Jakarta, iNBrita.com – Banjir kembali merendam kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu malam (28/1/2026). Air setinggi 90 sentimeter menggenangi permukiman warga setelah Bendung Katulampa berstatus Siaga Tiga, yang menandakan peningkatan debit air dari wilayah hulu.
Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Sanusi, mengatakan ketinggian air di wilayahnya terus meningkat sejak sore hari. Ia mencatat air mulai naik sekitar pukul 16.00 WIB dengan ketinggian 75 sentimeter, lalu terus bertambah hingga malam hari.
“Bendung Katulampa sudah berstatus Siaga Tiga. Air di RT 13/RW 04 terus naik dan kini mencapai 90 sentimeter,” kata Sanusi, dikutip dari Antara.
Sanusi menjelaskan, banjir melanda meski hujan tidak turun di Jakarta. Ia menyebut curah hujan tinggi di wilayah Bogor memicu kenaikan debit air Sungai Ciliwung yang kemudian mengalir ke Jakarta dan merendam permukiman warga di daerah bantaran sungai.
“Hujan terjadi di Bogor. Dari sore air sudah 75 sentimeter, lalu terus naik sampai sekarang,” katanya.
Menurut Sanusi, genangan air mulai masuk ke rumah warga dan merendam perabotan di lantai dasar. Meski demikian, Hingga malam hari, petugas belum mengevakuasi warga dan belum menerima laporan korban jiwa
Warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing karena kondisi masih dianggap aman. Aparat lingkungan setempat terus memantau perkembangan ketinggian air dan berkoordinasi dengan pihak kelurahan serta instansi terkait.
Sanusi menambahkan, pihak RT telah mengimbau warga untuk tetap waspada dan menyiapkan barang-barang penting jika sewaktu-waktu air kembali naik. Ia juga meminta warga mematikan aliran listrik di rumah yang sudah tergenang guna menghindari risiko korsleting.
Sanusi mengingatkan ketinggian air masih berpotensi bertambah apabila hujan deras kembali turun dengan intensitas tinggi dan durasi panjang di wilayah hulu, khususnya Bogor dan sekitarnya. Ia berharap warga tetap siaga dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
(Tim*)










