Batas Negara Sebatik Bergeser, Lahan Indonesia Berkurang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat kerja Komisi II DPR RI dengan Sekretaris BNPP Komjen Pol Makhruzi Rahman, Rabu (21/1/2026). (Dwi R/detikcom)

Rapat kerja Komisi II DPR RI dengan Sekretaris BNPP Komjen Pol Makhruzi Rahman, Rabu (21/1/2026). (Dwi R/detikcom)

Jakarta, iNBrita.com  – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan menyatakan bahwa garis batas negara antara Indonesia dan Malaysia di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, bergeser. Pergeseran ini terjadi setelah kedua negara mencapai kesepakatan dalam forum Joint Indonesia-Malaysia Boundary Committee.

Ossy menjelaskan, “Hasil MOU OPB Pulau Sebatik dalam persidangan top 5 Joint Indonesia-Malaysia Boundary Committee menunjukkan sekitar 23 km segmen mengalami perubahan. Sebagian wilayah Indonesia berkurang, sebagian bertambah.” Pernyataan itu disampaikan saat rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

Indonesia memperoleh tambahan hak atas lahan seluas 127 hektare, sedangkan Malaysia mendapat 4,9 hektare. Meski Indonesia masih lebih luas, beberapa lahan warga kini masuk yurisdiksi Malaysia.

Ossy menambahkan, lima desa terdampak seluas 3,6 hektare. Setelah pemerintah menetapkan buffer zone sepanjang 10 meter, tambahan luas terdampak mencapai 2,4 hektare. Total lahan Indonesia yang kini masuk wilayah Malaysia menjadi 6,0 hektare.

Pemerintah mengidentifikasi 51 warga terdampak. Mereka terdiri dari 19 pemegang sertifikat resmi BPN, 1 pemegang sertifikat lain, 26 pemegang dokumen desa, dan 5 pemegang akta di bawah tanah.

Selain itu, pemerintah mencatat 57 bidang tanah terdampak. Bidang tersebut tersebar di beberapa desa: Desa Seberang segmen pertama 16 bidang, segmen kedua 24 bidang, dan Sebatik Utara 17 bidang.

Kementerian ATR/BPN bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk memverifikasi data. Mereka juga menyiapkan langkah relokasi bagi masyarakat terdampak.

Ossy menegaskan, “Kami telah mengidentifikasi semua bidang terdampak. Kami akan bekerja sama dengan BNPP untuk melindungi hak masyarakat, meski lahan mereka kini berada di wilayah yurisdiksi Malaysia.”

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Diperpanjang
Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
AMP Desak PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Guru PPPK Jadi PNS, Ini Syarat dan Mekanismenya
Mendagri Ungkap Empat Faktor Pendorong Ekonomi Daerah
BMKG Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem Indonesia
Abu Anak Krakatau Menyebar, Penerbangan Perlu Waspada
Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 22:00 WIB

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Diperpanjang

Senin, 14 September 2026 - 18:00 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Jumat, 11 September 2026 - 17:00 WIB

AMP Desak PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Jumat, 11 September 2026 - 12:00 WIB

Guru PPPK Jadi PNS, Ini Syarat dan Mekanismenya

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WIB

Mendagri Ungkap Empat Faktor Pendorong Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Sri Kartini Alfin menghadiri pembelajaran Sekolah Lansia Tangguh di Sungai Penuh.  (15/9/2026)

SUNGAI PENUH

Sri Kartini Alfin Ajak Lansia Hidup Sehat Produktif

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:00 WIB

Program BeZakat 2026 Kemenag memberikan bantuan pendidikan bagi mahasiswa baru.(Foto: Instagram/Literasi Zakat Wakaf)

Pendidikan

Beasiswa BeZakat 2026 Diperpanjang, Cek Syaratnya Sekarang

Selasa, 15 Sep 2026 - 23:00 WIB

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian, Selasa (15/9/2026).(Foto : www.liputan6.com)

Ekonomi

Pemerintah Temukan 25 Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar

Selasa, 15 Sep 2026 - 22:00 WIB

Yamaha Grand Filano menjadi bagian dari kolaborasi lifestyle bersama Roadgrills.Ina dan Se.tujuan Coffee & Eatery.(Foto : Ist/liputan6.com)

Teknologi

Yamaha Grand Filano Terbaru, Harga dan Spesifikasi Lengkap

Selasa, 15 Sep 2026 - 21:00 WIB

Ilustrasi becak listrik untuk pengemudi lansia.

Uncategorized

Prabowo Gagas Becak Listrik untuk Lansia, 7.000 Unit Disalurkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:00 WIB