Jakarta, iNBrita.com – Pemerintah Indonesia menolak pengakuan Israel terhadap kedaulatan Somaliland, yang selama ini menjadi bagian dari Republik Federal Somalia. Selain itu, pemerintah menilai langkah ini berpotensi mengganggu stabilitas di Tanduk Afrika dan Laut Merah.
Selain Indonesia, 21 negara lain, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) juga menyepakati pernyataan bersama pada 26 Desember 2025. Dalam pernyataan tersebut, mereka menekankan bahwa pengakuan kedaulatan Somaliland dapat mengancam perdamaian dan keamanan internasional. Lebih jauh lagi, pengakuan itu bertentangan dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa yang melindungi kedaulatan dan integritas wilayah negara.
Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan bahwa Somaliland tetap menjadi bagian integral dari Somalia. Oleh karena itu, pemerintah menilai pengakuan Israel sebagai bentuk ekspansionisme yang berpotensi menimbulkan konflik. Selain itu, negara-negara peserta pernyataan menolak semua upaya yang dapat merongrong persatuan Somalia.
Mereka juga memperingatkan kemungkinan pengakuan Somaliland digunakan untuk mendukung pengusiran warga Palestina dari wilayah mereka. Karena itu, Indonesia dan negara-negara mitra menegaskan kembali dukungan penuh terhadap kedaulatan Somalia. Selain itu, mereka menolak semua tindakan yang dapat mengancam stabilitas negara tersebut.
Sementara itu, Israel mengakui Somaliland sebagai negara merdeka dan menandatangani perjanjian diplomatik. Sebagai hasilnya, Somaliland menyambut pengakuan ini sebagai pengakuan internasional pertama sejak memproklamasikan kemerdekaan pada 1991. Presiden Somaliland, Abdirahman Mohamed Abdullahi, menempatkan pengakuan internasional sebagai prioritas sejak menjabat tahun lalu.
Selain itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan pengakuan tersebut, menjadikan Israel negara pertama yang secara resmi mengakui Somaliland. Banyak pihak melihat pengakuan ini sebagai manuver geopolitik yang berpotensi menimbulkan ketegangan. Namun, Indonesia dan sekutunya menekankan pentingnya menjaga integritas Somalia dan perdamaian di Tanduk Afrika.
(eni)














