BGN Temukan SPPG Gunakan Dua Virtual Account Dana Negara

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengungkap temuan SPPG yang memiliki dua rekening virtual saat konferensi pers di Jakarta.(Foto : CNN Indonesia/ Dela Naufalia)

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengungkap temuan SPPG yang memiliki dua rekening virtual saat konferensi pers di Jakarta.(Foto : CNN Indonesia/ Dela Naufalia)

Jakarta, iNBrita.com — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkap temuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memiliki dua rekening virtual untuk mencairkan dana dari pusat.

Kebingungan Data SPPG

Agustina mengaku sempat bingung saat awal menjabat. Ia kesulitan memastikan jumlah SPPG yang menjalankan program makan bergizi gratis (MBG).

Setiap kedeputian bekerja sendiri dan merilis data berbeda. Akibatnya, data SPPG tidak sinkron.

Temuan Dua Virtual Account

BGN bersama Biro Umum dan Keuangan, Pusdatin, Deputi Sistakol, dan Kementerian Keuangan menelusuri rekening bermasalah.

Tim menemukan beberapa SPPG memiliki dua virtual account.

Temuan ini menunjukkan lemahnya pengawasan keuangan.

Dana Rp311 Miliar Dikembalikan

BGN langsung bertindak cepat. Mereka mengembalikan dana sekitar Rp311 miliar ke kas negara.

Dana tersebut sebelumnya mengendap di rekening terkait. Lili Khamiliyah menyetorkan dana itu saat menjabat Kepala Biro Umum dan Keuangan.

Sistem Baru untuk Cegah Penyimpangan

BGN akan merombak sistem pencairan dan pertanggungjawaban anggaran.

Selama ini, validasi masih manual dan bergantung pada kepala SPPG. Cara ini dinilai tidak akuntabel.

BGN kini menyiapkan sistem otomatis. Sistem ini akan memantau penggunaan anggaran secara langsung.

Langkah ini juga bertujuan menekan potensi korupsi.

Temuan Sekolah Terima Pasokan Ganda

BGN juga menemukan satu sekolah menerima makanan dari lebih dari satu SPPG.

Hal ini terjadi karena data penerima belum terintegrasi.

Target Data Terpadu Nasional

BGN akan membangun sistem terpadu berbasis by name dan by address.

Sistem ini mencakup perencanaan, penetapan target, distribusi, hingga pencatatan penerima.

Dengan sistem ini, BGN menargetkan tidak ada lagi duplikasi SPPG maupun penerima manfaat.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam, UBS, Galeri24
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 13.000
Harga Emas Dunia Anjlok, Investor Waspadai Kebijakan The Fed
IHSG Anjlok 3,49%, Rupiah Tembus Rp 18.136
IHSG Anjlok 2,64%, Investor Asing Tarik Dana Rp 5,5 Triliun
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam dan UBS
Harga Perak Antam Hari Ini Turun, Simak Rinciannya
Rupiah Menguat Hari Ini, Simak Prediksi Nilai Tukar Terbaru
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam, UBS, Galeri24

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 13.000

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Anjlok, Investor Waspadai Kebijakan The Fed

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:00 WIB

IHSG Anjlok 3,49%, Rupiah Tembus Rp 18.136

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:00 WIB

IHSG Anjlok 2,64%, Investor Asing Tarik Dana Rp 5,5 Triliun

Berita Terbaru

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam, UBS, Galeri24

Jumat, 30 Okt 2026 - 14:00 WIB

Harga emas Antam turun Rp 13.000 per gram pada Jumat (30/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 13.000

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas dunia melemah 1% di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga AS.

Ekonomi

Harga Emas Dunia Anjlok, Investor Waspadai Kebijakan The Fed

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:00 WIB

Polisi mengamankan delapan orang terkait insiden di Kabupaten Merangin, Jambi.

Daerah

Penyerangan Polres Merangin, Delapan Orang SAD Ditangkap

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:00 WIB