Home / Nasional

Jumat, 11 Juli 2025 - 21:07 WIB

Fenomena Bediding Landa Kerinci dan Sungai Penuh

Kepala BMKG Depati Parbo Kerinci, Kurnia Ningsih,  menjelaskan penyebab suhu dingin ekstrem di Kerinci dan Sungai Penuh.( Foto inbrita)

Kepala BMKG Depati Parbo Kerinci, Kurnia Ningsih, menjelaskan penyebab suhu dingin ekstrem di Kerinci dan Sungai Penuh.( Foto inbrita)

BMKG: Musim Kemarau dan Monsun Australia Penyebab Suhu Dingin

iNBrita.com – Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci saat ini tengah memasuki musim kemarau.

Kondisi ini ditandai dengan fenomena bediding, yaitu munculnya suhu udara yang sangat dingin, terutama pada malam hingga dini hari.

Kepala BMKG Depati Parbo Kerinci, Kurnia Ningsih, menjelaskan bahwa fenomena bediding umum terjadi pada musim kemarau. Suhu udara turun drastis karena pengaruh monsun Australia yang membawa massa udara dingin dari Benua Australia ke wilayah Indonesia.

Baca juga :   BNPB Ungkap Penetapan Transisi Darurat Banjir Sumatera

“Angin monsun Australia yang menguat selama musim kemarau membawa udara dingin dan kering ke wilayah Sumatra, termasuk Kerinci dan Sungai Penuh,” jelas Kurnia, Kamis (11/7/2025).

Fenomena udara dingin ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan. BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai gangguan pernapasan, alergi, dan flu akibat paparan suhu rendah.

Baca juga :   Kapolres Kerinci Pimpin Apel Operasi Patuh Siginjai 2025

“Gunakan pakaian hangat, seperti jaket tebal, selimut, dan kaos kaki, terutama saat malam hari,” saran Kurnia.

Ia juga mengingatkan warga agar menjaga daya tahan tubuh, cukup istirahat, dan mengonsumsi makanan bergizi selama periode cuaca ekstrem ini berlangsung. (Eni Syamsir)

 

Berita ini 224 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Polisi menunjukkan tabung Whip Pink berisi gas N2O dalam konferensi pers kasus Lula Lahfah

Nasional

Polisi Susun Regulasi Whip Pink Usai Kasus Lula
Pelaku curanmor menembak warga di Jalan Andong II, Palmerah, Jakarta Barat.

Nasional

Polisi Bekuk Duo Curanmor Bersenjata di Jakarta Barat
Atalia Praratya menghadiri sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Bandung.

Nasional

Atalia Praratya Hadiri Sidang Cerai Ridwan Kamil
Morico Harda ditunjuk PBSI sebagai asisten pelatih tunggal putra utama

Nasional

PBSI Tunjuk Morico Harda Gantikan Harry Hartono
Peta BMKG menunjukkan pergerakan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon di sekitar wilayah Indonesia.

Nasional

BMKG Waspadai Siklon Tropis dan Bibit Siklon
Atalia Praratya meninggalkan Bandara Husein Sastranegara Bandung usai menghadiri peresmian rute penerbangan di tengah proses gugatan cerai

Nasional

Atalia Praratya Mengakhiri Pernikahan dengan Ridwan Kamil

Nasional

Ini Daftar Libur Nasional 18 April Ada Weekend Juga ..!

Nasional

Usia dan Penampilan Menarik di Lowongan Kerja Dihapus!