Jakarta, iNBrita.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah Sumatera mulai memasuki kondisi cuaca yang lebih kering pada Februari. Namun, BMKG menegaskan curah hujan berpotensi kembali meningkat pada Maret dan April.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja Komisi V DPR bersama mitra kerja di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca mulai mengering pada Februari, terutama di wilayah utara dan timur Sumatera.
“Sebagian wilayah Sumatera mulai mengalami kondisi lebih kering pada Februari, sebelum hujan kembali turun pada Maret dan April,” ujar Faisal.
Faisal menjelaskan, wilayah Aceh mulai memasuki fase kering pada Februari, khususnya di bagian utara dan timur. Sementara itu, wilayah barat Aceh masih berpotensi mengalami hujan ringan.
Pada Maret hingga April, hujan kembali turun, terutama di wilayah barat dan selatan Aceh. Setelah itu, kondisi kembali mengering pada Mei, Juni, dan Juli. Faisal menambahkan, periode hujan berikutnya dengan intensitas lebih tinggi diperkirakan terjadi pada Oktober, November, hingga Januari.
Untuk wilayah Sumatera Utara, Faisal menyebut kondisi saat ini cenderung kering. Namun, hujan berpotensi kembali meningkat pada April dan Mei, sebelum kembali mengering pada Juni dan Juli.
Ia menekankan bahwa wilayah Tapanuli Raya perlu mendapat perhatian khusus. Pada Maret dan April, wilayah tersebut berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.
“Di Tapanuli Raya, potensi hujan sedang sampai tinggi muncul pada Maret dan April,” kata Faisal.
Ia menilai Februari hingga Maret menjadi waktu yang paling tepat untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Pasalnya, kondisi cuaca pada Maret dan April dinilai kurang mendukung, terutama akibat meningkatnya curah hujan.
Faisal juga menyampaikan bahwa Sumatera Barat menunjukkan pola cuaca yang hampir serupa. Wilayah tersebut mulai mengalami kondisi lebih kering pada Februari.
“Pada Maret dan April, curah hujan cukup tinggi di beberapa daerah, lalu kembali mengering pada Juni dan Juli,” tutupnya.
(Tim*)














