Jakarta, iNBrita.com – Seekor hiu menggigit seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun di Pelabuhan Sydney, Australia, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Orang tua Nico Antic menyampaikan bahwa putra mereka meninggal akibat luka parah yang dideritanya setelah seekor hiu besar menyerangnya pekan lalu. Saat itu, Nico melompat ke air bersama teman-temannya.
“Kami sangat sedih menyampaikan bahwa putra kami, Nico, telah meninggal dunia,” ujar Lorena dan Juan Antic dalam pernyataan resmi mereka, seperti dikutip AFP, Sabtu (24/1/2026).
Pada saat kejadian, Nico dan teman-temannya melompat ke laut dari sebuah batu setinggi sekitar enam meter di kawasan Vaucluse, pinggiran timur Sydney.
Tak lama setelah itu, hiu menyerang Nico dan menyebabkan pendarahan hebat. Petugas kemudian menarik Nico ke perahu polisi dan segera membawanya ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
“Nico adalah anak yang ceria, ramah, dan gemar berolahraga. Ia memiliki hati yang sangat baik dan murah hati. Ia selalu penuh semangat, dan itulah cara kami akan mengenangnya,” kata kedua orang tuanya.
Serangan tersebut menambah daftar empat serangan hiu yang terjadi di Sydney dalam kurun waktu dua hari. Akibatnya, pihak berwenang menutup puluhan pantai di kota tersebut.
Dengan kejadian ini, kematian Nico tercatat sebagai kematian ketiga akibat serangan hiu di wilayah Sydney dalam beberapa waktu terakhir.
Sebelumnya, pada September lalu, seekor hiu putih besar menewaskan peselancar Mercury Psillakis di pantai utara Sydney yang populer. Kemudian, dua bulan setelahnya, seekor hiu banteng menyerang dan menewaskan seorang wanita yang sedang berenang di perairan terpencil di utara Sydney.
Menurut para ilmuwan Australia, meningkatnya kepadatan aktivitas manusia di laut serta naiknya suhu air laut memengaruhi pola migrasi hiu. Oleh karena itu, kondisi tersebut diduga berkontribusi terhadap meningkatnya jumlah serangan hiu.
(Ven*)














