Bocah Meninggal Terjebak di Mobil Saat Panas Ekstrem

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bocah meninggal di dalam mobil (Foto Screenshot)

Ilustrasi bocah meninggal di dalam mobil (Foto Screenshot)

Jakarta, iNBrita.com — Seorang bocah lelaki di Italia berusia empat tahun , mengembuskan napas terakhir beberapa hari setelah ditemukan tak sadarkan diri di dalam mobil keluarga di Sardinia.

Menurut laporan AFP pada Senin (11/8), bocah tersebut sempat diterbangkan ke rumah sakit di Roma. Namun, nyawanya tak tertolong akibat kerusakan otak yang tidak dapat disembuhkan.

L’Unione Sarda melaporkan, bocah itu adalah anak pasangan asal Rumania yang sedang berlibur di Olmedo, Sardinia.

Saat kejadian, ia pergi sendirian ketika kedua orang tuanya tengah beristirahat. Begitu menyadari anaknya tidak ada, orang tua itu langsung melakukan pencarian. Mereka akhirnya menemukannya di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari.

Ketika ditemukan, sang anak sudah tidak sadarkan diri. Ia segera dibawa ke RS Santissima Annunziata Sassari pada Rabu (6/8), lalu diterbangkan ke RS Gemelli di Roma pada Jumat (8/8). Meski telah mendapat perawatan intensif, ia dinyatakan meninggal dunia pada Senin (11/8).

Hingga kini, Carabinieri masih menyelidiki penyebab pasti kematian. Sengatan panas memang menjadi dugaan utama, tetapi belum dapat dipastikan. Kasus ini telah diserahkan kepada Kejaksaan Umum Roma.

Tragedi tersebut terjadi bersamaan dengan peringatan siaga merah dari Kementerian Kesehatan Italia terkait gelombang panas ekstrem di tujuh kota besar, termasuk Bologna dan Florence. Pada Selasa (12/8), jumlah kota yang berada dalam siaga merah meningkat menjadi 11, dan bertambah lagi menjadi 16 pada Rabu (13/8).

Di saat yang sama, sekitar 190 petugas pemadam kebakaran dan tentara berupaya memadamkan kebakaran hutan di Gunung Vesuvius. Akibatnya, taman nasional di kawasan itu terpaksa ditutup untuk wisatawan.

Italia merupakan salah satu dari beberapa negara Eropa yang mengalami gelombang panas dalam beberapa waktu terakhir. Di Prancis, cuaca ekstrem membuat lebih dari setengah wilayah negara itu berada dalam peringatan gelombang panas pada Senin pagi. Bahkan, 12 dari 96 wilayah administratif di daratan utama masuk dalam status siaga merah tertinggi. (*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zohran Mamdani Umumkan Tim Transisi Perempuan New York
Menteri Israel Kecam Wali Kota Muslim New York
Perampokan Cepat Guncang Museum Louvre di Paris
Indonesia dan Pakistan Perkuat Kerja Sama Dagang 2025
Google Investasi Rp 248 Triliun Bangun Pusat AI India
Jaksa Tuntut Hukuman Mati untuk Sheikh Hasina
Elon Musk Ungkap Rahasia Daya Ingat Kuat
Krisdayanti Wakili Indonesia dalam Kejuaraan Wushu Internasional
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 November 2025 - 07:00 WIB

Zohran Mamdani Umumkan Tim Transisi Perempuan New York

Rabu, 5 November 2025 - 18:00 WIB

Menteri Israel Kecam Wali Kota Muslim New York

Senin, 20 Oktober 2025 - 06:03 WIB

Perampokan Cepat Guncang Museum Louvre di Paris

Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:30 WIB

Indonesia dan Pakistan Perkuat Kerja Sama Dagang 2025

Jumat, 17 Oktober 2025 - 11:21 WIB

Google Investasi Rp 248 Triliun Bangun Pusat AI India

Berita Terbaru

Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah saat membuka Open Turnamen Domino ORADO Fans Club dalam rangka HUT ke-18 Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Wawako Azhar Buka Turnamen Domino ORADO Sungai Penuh

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:00 WIB

Harga emas Antam menguat Rp 10.000 menjadi Rp 2.541.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 per Gram

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:00 WIB

Mobil JUARA MAS siap mendekatkan layanan Dukcapil kepada masyarakat.

SUNGAI PENUH

JUARA MAS Hadir, Urus Dokumen Kependudukan Makin Mudah

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:00 WIB