Budidaya Sawi Cepat Panen dalam Ember Bekas

Kebun Sawi dari Ember Bekas: Cara Praktis yang Bisa Kamu Lakukan di Rumah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara Membuat Kebun Sawi Mini di Ember Bekas Cat. Foto: Gemini AI

Cara Membuat Kebun Sawi Mini di Ember Bekas Cat. Foto: Gemini AI

Jambi, iNBrita.com — Saat ini, banyak orang mulai memanfaatkan barang bekas untuk berkebun di rumah. Salah satunya, orang menggunakan ember bekas cat sebagai wadah menanam sawi karena cara ini terasa sederhana, murah, dan mudah dilakukan bahkan oleh pemula.

Selain itu, metode ini juga membantu orang memproduksi sayuran sendiri tanpa perlu lahan luas.

Menyiapkan Ember dan Perlengkapan Dasar

Pertama, kamu memilih ember bekas yang masih kuat dan tidak bocor. Setelah itu, kamu mencuci ember sampai benar-benar bersih untuk menghilangkan sisa cat dan bau kimia.

Kemudian, kamu menyiapkan tanah gembur, pupuk organik, sekam, serta benih sawi yang berkualitas agar proses tanam berjalan lancar sejak awal.

Selanjutnya, kamu melubangi bagian dasar ember agar air bisa keluar dengan lancar. Dengan begitu, kamu mencegah air menggenang di dalam media tanam.

Selain itu, kamu juga bisa membuat beberapa lubang kecil di bagian samping bawah ember untuk membantu sirkulasi air tetap stabil.

Menyiapkan Media Tanam

Setelah itu, kamu mencampurkan tanah, pupuk kandang, dan sekam sampai merata. Campuran ini akan menciptakan media tanam yang gembur dan kaya nutrisi.

Baca Juga :  Gerakan Ayah Ambil Rapor Dorong Peran Orang Tua

Kemudian, kamu memasukkan media tersebut ke dalam ember hingga setengah atau dua pertiga bagian agar tanaman memiliki ruang tumbuh yang cukup.

Menyemai Benih Sawi

Sebelum memindahkan ke ember, kamu menyemai benih sawi terlebih dahulu di wadah kecil. Cara ini membantu kamu memilih bibit yang paling sehat.

Biasanya, benih mulai berkecambah dalam 1–2 hari. Setelah itu, kamu merawatnya dengan menyiram secara ringan agar media tetap lembap.

Ketika bibit sudah memiliki dua daun, kamu memindahkannya ke wadah utama.

Memindahkan Bibit ke Ember

Kemudian, kamu memindahkan bibit sawi ke ember yang sudah berisi media tanam. Kamu melakukan proses ini dengan hati-hati agar akar tidak rusak.

Jika kamu menanam lebih dari satu bibit, kamu memberi jarak sekitar 20 cm agar tanaman tidak saling berebut ruang dan nutrisi.

Setelah itu, kamu langsung menyiram tanaman agar bibit cepat beradaptasi.

Merawat Tanaman Sawi

Setelah tanaman tumbuh, kamu melakukan perawatan secara rutin. Kamu menyiram tanaman dua kali sehari agar tanah tetap lembap.

Baca Juga :  Truk Migran Terbalik di Afar, 22 Orang Tewas

Selain itu, kamu menempatkan tanaman di area yang terkena sinar matahari pagi agar proses fotosintesis berjalan optimal.

Kemudian, kamu juga menambahkan pupuk secara berkala untuk menjaga kesuburan tanah, serta membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman.

Di sisi lain, kamu juga memeriksa tanaman secara rutin untuk mengendalikan hama seperti ulat daun.

Melakukan Panen Sawi

Setelah sekitar 30–40 hari, kamu mulai memanen sawi. Namun, waktu panen bisa lebih cepat tergantung jenis sawi yang kamu tanam.

Menariknya, kamu tidak mencabut seluruh tanaman saat panen. Sebaliknya, kamu memetik daun bagian luar terlebih dahulu agar bagian tengah tetap tumbuh.

Dengan cara ini, kamu bisa memanen sawi berulang kali dalam satu masa tanam.

Manfaat yang Kamu Dapatkan

Pada akhirnya, kamu tidak hanya menghasilkan sayuran segar dari rumah, tetapi juga memanfaatkan barang bekas agar tidak terbuang sia-sia.

Selain itu, kamu menciptakan lingkungan rumah yang lebih hijau dan sehat. Bahkan, kamu juga bisa menghemat pengeluaran dapur karena kamu memproduksi sayuran sendiri.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua OSIS dan MPK SMAN 1 Solsel Terbaik Nasional Ikuti ISLT
Aksi Mahasiswa UNP Hijaukan Wisata Koto Periang Kerinci
Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga
Cara Menanam Alstroemeria Agar Rajin Berbunga Indah
Cara Menanam Bunga Fuchsia Agar Rajin Berbunga Maksimal
Cara Menanam Candytuft untuk Taman Cantik Berwarna Cerah
Cara Menanam Biji Geranium Agar Cepat Berbunga Lebat
Cara Menanam Bunga Sakura dari Biji agar Cepat Tumbuh
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Ketua OSIS dan MPK SMAN 1 Solsel Terbaik Nasional Ikuti ISLT

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Aksi Mahasiswa UNP Hijaukan Wisata Koto Periang Kerinci

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Alstroemeria Agar Rajin Berbunga Indah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Bunga Fuchsia Agar Rajin Berbunga Maksimal

Berita Terbaru

Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS di Pegadaian kembali turun pada Sabtu (29/8/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Turun, Antam Masih Rp 2,71 Juta

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:00 WIB

Penyebab penumpukan kalsium di pembuluh darah. Foto: Getty Images/tussik13

Kesehatan

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:00 WIB

Bupati Kerinci Monadi membuka Kejuaraan Menembak Perbakin Tingkat Provinsi Jambi di Lapangan Tembak Sementara Kabupaten Kerinci, Jumat (28/8/2026). Foto Kerinci Satu

KERINCI

Kerinci Gelar Kejuaraan Menembak Tingkat Provinsi Jambi

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:00 WIB

Foto ilustrasi: Getty Images/Jajah-sireenut

Kesehatan

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Jumat, 28 Agu 2026 - 21:00 WIB

Toyota Innova Hycross facelift diperkirakan membawa desain eksterior baru yang lebih agresif.(Foto: Autocar India/Detik.com)

Teknologi

Toyota Innova Hycross Facelift Bawa Wajah Baru Agresif

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:00 WIB