Sungai Penuh, iNBrita,com – Perum BULOG Kantor Cabang Sungai Penuh kembali memulai program penyerapan gabah petani untuk Tahun Anggaran 2026. Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga di tingkat produsen. BULOG juga ingin memastikan stok cadangan pangan nasional tetap aman setelah pemerintah mengumumkan swasembada beras.
Pimpinan Perum BULOG KC Sungai Penuh, Afrinaldi Sinaga, menyampaikan bahwa pemerintah masih memberlakukan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen. Harga GKP ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram. Menurutnya, kebijakan ini melindungi petani agar harga gabah tidak turun saat panen melimpah.
Dalam pelaksanaan penyerapan, Perum BULOG bekerja sama dengan mitra penggilingan. Kerja sama ini bertujuan memperlancar proses pengolahan yang diserap dari petani. Afrinaldi menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi pada Sabtu (24/01).
Ia menjelaskan bahwa petani dapat menjual gabah langsung ke BULOG. Penjualan tidak harus melalui kelompok tani atau gabungan kelompok tani. BULOG mengambil langkah ini untuk mempercepat penyerapan gabah dan memotong rantai distribusi.
Selain itu, BULOG melibatkan penyuluh pertanian lapangan dari Kementerian Pertanian. BULOG juga bekerja sama dengan Babinsa Kodim 0417 Kerinci. Kolaborasi ini mendukung kelancaran pelaksanaan program di lapangan.
Afrinaldi berharap kerja sama yang telah terjalin dapat mempermudah penyampaian informasi kepada petani. Ia menilai program ini dapat meningkatkan pendapatan petani. Program ini juga memperkuat cadangan pangan pemerintah.
Ia mengimbau petani di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh agar tidak ragu menjual gabah ke BULOG. Petani dapat menghubungi kantor BULOG atau tim yang turun langsung ke desa.
(tim)












