Cara Cek Desil Bansos PKH BNPT 2026 Mudah

Cara Cek Desil Bansos PKH BNPT 2026 Mudah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bansos. /Generate AI

Ilustrasi bansos. /Generate AI

Jakarta, iNBrita.com  – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk Triwulan II tahun 2026 yang mencakup April hingga Juni. Selain itu, Kemensos mulai menyalurkan bantuan ini secara bertahap sejak 10 April 2026.

Seiring dengan itu, Kemensos menghadirkan terobosan baru dalam sistem pengecekan bansos yang kini semakin mudah. Masyarakat kini dapat memeriksa status penerima hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dengan demikian, sistem baru ini menggantikan metode lama yang mengharuskan masyarakat mengisi data lengkap seperti nama dan alamat domisili.

Lebih lanjut, Kemensos mengintegrasikan sistem ini ke dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Oleh karena itu, sistem berbasis NIK ini meningkatkan akurasi data penerima bansos. Di samping itu, pemerintah juga mendorong transparansi serta ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan.

Cek Status Bansos Lebih Mudah

Untuk itu, pemerintah mengimbau masyarakat segera mengecek status penerima bansos secara mandiri. Misalnya, masyarakat dapat melihat status pada program PKH atau Bantuan Pangan Non Tunai (Sembako). Apabila sistem menampilkan status “Ya” untuk periode April–Juni 2026, maka pemerintah segera menyalurkan bantuan tersebut.

Baca Juga :  Rayakan Imlek 2026, Warga Manfaatkan Libur Panjang

Cara Mengecek Desil dan Status Bansos

Pemerintah menyediakan dua cara utama untuk mengecek status bansos:

  1. Melalui situs resmi
    Pertama, masyarakat membuka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser. Kemudian, mereka memasukkan NIK sesuai KTP. Setelah itu, mereka mengetik kode verifikasi yang muncul di layar. Selanjutnya, mereka menekan tombol “Cari Data”. Dengan cara ini, sistem menampilkan informasi nama, desil, dan status penerima.
  2. Melalui aplikasi Cek Bansos
    Selain itu, masyarakat menggunakan aplikasi Cek Bansos untuk mengecek data. Pengguna memasukkan NIK atau nama sesuai KTP. Lalu, mereka memilih wilayah domisili dan menekan tombol “Cek Data”. Tidak hanya itu, aplikasi ini juga menyediakan fitur usul dan sanggah agar masyarakat dapat memperbaiki data yang tidak sesuai.
Baca Juga :  Wako Alfin, SH Promosikan Sungai Penuh di Forum Nasional APEKSI 2025

Apa Itu Sistem Desil?

Sementara itu, Kemensos menjelaskan bahwa sistem desil membagi seluruh keluarga di Indonesia ke dalam 10 kelompok berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Sistem ini menilai berbagai aspek seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, dan kepemilikan aset.

Dengan kata lain, desil 1 menunjukkan kelompok paling tidak sejahtera, sedangkan desil 10 menunjukkan kelompok paling sejahtera. Oleh sebab itu, sistem ini menentukan prioritas penerima bantuan sosial.

Sebagai contoh, keluarga pada desil 1 hingga 4 masuk prioritas penerima PKH dan bantuan sembako. Namun demikian, keluarga pada desil 5 masih berpeluang menerima bantuan melalui program PBI-JK.

Koreksi Data Desil
Di sisi lain, masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data dapat mengajukan koreksi. Mereka mengajukan perubahan melalui kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat. Selain itu, mereka juga dapat memperbaiki data langsung melalui aplikasi Cek Bansos.

Akhirnya, BPS memperbarui data secara berkala berdasarkan kondisi terbaru masyarakat.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.
Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK
Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara
Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil
KPK Lelang Barang Mewah Koruptor Eks Sekda Pekanbaru
BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat
Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:00 WIB

BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK

Senin, 8 Juni 2026 - 21:00 WIB

Resmi Tangani Persija Shin Tae-yong Siap Rebut Juara

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:00 WIB

Waspada! Penipuan Berkedok Nonton Dracin Makin Marak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Berita Terbaru

Bongkahan amber seberat 3,5 kilogram ini tercatat sebagai potongan rumanit terbesar yang pernah ditemukan. (Dok. Museum Kabupaten Buzău)

Teknologi

Batu Ganjalan Pintu Ini Ternyata Bernilai Rp20 Miliar

Senin, 22 Jun 2026 - 09:00 WIB

Ilustrasi rumah. (Foto: Pexels)

Ekonomi

Gaji Rp14 Juta Bisa Ajukan Rumah Subsidi

Senin, 22 Jun 2026 - 08:00 WIB

Spanyol menang telak atas Arab Saudi di Piala Dunia 2026. (REUTERS/Claudia Greco)

Internasional

Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi

Senin, 22 Jun 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi kanker tiroid dan gejalanya pada leher.(Dok. Mayapada Hospital)

Kesehatan

Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi

Senin, 22 Jun 2026 - 06:00 WIB

Bupati Monadi menghadiri Kenduri Sko Belui 2026 dan mengajak masyarakat menjaga adat serta melestarikan budaya Kerinci. ( Foto Kerinci Satu)

KERINCI

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Belui.

Senin, 22 Jun 2026 - 05:00 WIB