DK PBB Gelar Rapat Darurat Bahas Serangan AS

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat militer Venezuela berjaga di sekitar fasilitas strategis minyak nasional di tengah meningkatnya konflik dengan Amerika Serikat, menyusul penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan digelarnya rapat darurat Dewan Keamanan PBB.

Aparat militer Venezuela berjaga di sekitar fasilitas strategis minyak nasional di tengah meningkatnya konflik dengan Amerika Serikat, menyusul penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan digelarnya rapat darurat Dewan Keamanan PBB.

New York, iNBrita.comDewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan menggelar pertemuan darurat di New York pada Senin (5/1/2026). Pertemuan ini berlangsung atas dorongan Venezuela menyusul serangan militer Amerika Serikat dan penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Langkah tersebut menandai eskalasi serius dalam hubungan kedua negara dan memicu kekhawatiran luas di tingkat internasional.

Sekjen PBB Nilai Serangan AS Berbahaya

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menilai serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela sebagai tindakan berbahaya. Menurutnya, langkah militer tersebut berpotensi memperburuk konflik internasional dan mengancam stabilitas kawasan Amerika Latin.

Karena itu, Guterres mendorong semua pihak menahan diri dan mengutamakan penyelesaian melalui jalur diplomasi.

Venezuela Tuduh AS Lakukan Agresi Kriminal

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil secara resmi meminta Dewan Keamanan PBB segera bersidang. Ia secara tegas menuduh Amerika Serikat melakukan agresi kriminal terhadap kedaulatan negaranya.

“Pemerintah Amerika Serikat telah melakukan agresi kriminal terhadap Venezuela. Oleh karena itu, kami meminta Dewan Keamanan PBB, sebagai penjaga hukum internasional, untuk segera bertindak,” kata Gil.

Lebih lanjut, Gil menegaskan bahwa rakyat Venezuela tidak akan tunduk pada tekanan militer asing. “Tidak ada serangan pengecut yang mampu mengalahkan kekuatan rakyat kami. Pada akhirnya, kami akan keluar sebagai pemenang,” ujarnya.

Baca Juga :  Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap Stabil

Status Darurat Nasional Ditetapkan

Selain itu, pemerintah Venezuela menuduh Amerika Serikat menyerang fasilitas sipil dan militer di sejumlah negara bagian. Menyikapi situasi tersebut, pemerintah di Caracas menetapkan status darurat nasional.

Pada saat yang sama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi serangan berskala besar tersebut. Trump juga menyatakan bahwa pasukan Amerika Serikat telah menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya.

Kolombia, Rusia, dan China Dorong Rapat DK PBB

Tak hanya Venezuela, Kolombia juga meminta Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat. Permintaan Kolombia itu mendapat dukungan dari Rusia dan China.

Sebelumnya, Dewan Keamanan PBB telah dua kali bersidang pada Oktober dan Desember 2025 untuk membahas meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela.

Venezuela Sebut AS Lakukan Perang Kolonial

Lebih jauh, Duta Besar Venezuela untuk PBB Samuel Moncada menuduh Amerika Serikat melancarkan perang kolonial. Ia menilai Washington berupaya menghancurkan pemerintahan republik Venezuela yang dipilih secara demokratis.

Menurut Moncada, Amerika Serikat ingin memaksakan pemerintahan boneka demi menguasai sumber daya alam Venezuela, termasuk cadangan minyak terbesar di dunia.

Moncada juga menegaskan bahwa Amerika Serikat telah melanggar Piagam PBB. Piagam tersebut secara tegas melarang ancaman atau penggunaan kekuatan terhadap integritas wilayah dan kemerdekaan politik negara lain.

Baca Juga :  Pengungsian Gaza Dilanda Banjir, Kondisi Memprihatinkan

AS Perkuat Kehadiran Militer dan Blokade Laut

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintahan Trump secara aktif menargetkan kapal-kapal yang dituduh terlibat perdagangan narkoba di perairan Venezuela dan pesisir Pasifik Amerika Latin.

Selain itu, Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militernya di kawasan tersebut dan memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang terkena sanksi. Bahkan, pasukan AS mencegat dua kapal tanker yang mengangkut minyak mentah Venezuela.

AS Klaim Bertindak untuk Bela Diri

Sebagai pembenaran, Amerika Serikat merujuk pada Pasal 51 Piagam PBB. Pasal ini mengizinkan negara melakukan pembelaan diri atas serangan bersenjata, dengan kewajiban segera melaporkan tindakannya kepada Dewan Keamanan PBB.

Sementara itu, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Mike Waltz menegaskan bahwa Washington tidak berniat melakukan perubahan rezim.

“Ini bukan perubahan rezim. Ini adalah keadilan. Maduro adalah diktator tidak sah yang memimpin organisasi teror narkoba dan bertanggung jawab atas pembunuhan warga Amerika,” tulis Waltz di platform X.

Penangkapan Maduro Jadi Puncak Ketegangan

Sebagai informasi, pasukan Amerika Serikat menangkap Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1) dini hari. Penangkapan ini menjadi puncak ketegangan panjang antara Presiden Donald Trump dan Maduro, yang selama ini dituduh Washington mendukung kartel narkoba internasional.

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Berita Terbaru

Gerai KDMP Desa Wonokerto yang kini berkembang menjadi ritel modern.(Foto : Kompas.com/MOH.ANAS)

Ekonomi

Modal Rp2 Juta, KDMP Raup Omzet Rp260 Juta

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:00 WIB

BCA dan Pegadaian meluncurkan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi dan situs web myBCA.(Foto : kompas.com/PEXELS/ZLATAKY.CZ)

Ekonomi

Tabungan Emas BCA Mulai Rp10.000, Cek Keuntungannya

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:00 WIB

Prabowo kecam korupsi program MBG. (TV Parlemen)

Nasional

Prabowo Kecam Korupsi MBG, Tegaskan Anak Wajib Bergizi

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:00 WIB

DPRD Kota Sungai Penuh menggelar rapat paripurna membahas perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan KUA dan PPAS 2026

Jumat, 14 Agu 2026 - 11:00 WIB

Bulog sosialisasikan penyaluran beras bantuan pangan tahap II 2026. (Foto Alfatimenewa,com)

KERINCI

Bulog Pastikan Bantuan Beras Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 14 Agu 2026 - 10:00 WIB