Jakarta, iNBrita.com — Hari pertama Swiss Stage M7 World Championship pada Sabtu, 10 Januari 2026 tidak hanya menyorot perjuangan tim Indonesia, tetapi juga menyajikan rivalitas sengit antarsesama negara. Jika wakil tuan rumah harus berjuang hingga fase akhir laga, dua raksasa dari Filipina dan Malaysia justru tampil sangat dominan saat menghadapi rival domestik mereka.
TLPH Terlalu Tangguh bagi Aurora PH
Derby Filipina antara Team Liquid PH (TLPH) dan Aurora PH berakhir dengan kemenangan telak sang juara bertahan. TLPH hanya membutuhkan waktu sekitar 16 menit 55 detik untuk menuntaskan pertandingan.
Sejak early game, TLPH langsung menekan lewat permainan agresif yang dipimpin Sanji menggunakan hero Lou Yi. Aurora PH nyaris tidak mendapat ruang untuk berkembang. TLPH unggul dalam rotasi, menguasai map, dan memenangkan setiap perebutan objektif penting.
Keunggulan itu semakin terlihat saat TLPH mengamankan Lord lebih awal dan memanfaatkannya secara maksimal untuk menghancurkan struktur pertahanan Aurora PH dari berbagai lane. Eksekusi rapi dan disiplin membuat TLPH menutup laga dengan kemenangan meyakinkan sekaligus menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara M7 berkat kekuatan strategi makro yang matang.
SRG Gilas CG Esports di Derby Malaysia
Selangor Red Giants (SRG) juga menunjukkan dominasi penuh dalam Derby Malaysia melawan CG Esports. Juara MSC 2024 tersebut mengakhiri pertandingan hanya dalam 14 menit.
Sejak menit pertama, SRG langsung mengontrol tempo permainan melalui rotasi cepat dan tekanan konsisten di seluruh lane. CG Esports kesulitan merespons dan terus berada dalam posisi bertahan. Perbedaan kualitas terlihat jelas, baik dari sisi mekanik individu maupun koordinasi team fight.
SRG mencatatkan skor eliminasi mencolok 23–5, mencerminkan betapa timpangnya pertandingan. Permainan solid Innocent dan rekan-rekannya membuat CG hampir tidak memiliki peluang untuk bangkit.
Rekap Hasil Swiss Stage Round 1
(10 Januari 2026)
ONIC (ID) 1–0 Boostgate (TR)
Black Sentence (LATAM) 1–0 CFU Gaming (KH)
Team Zone (MN) 0–1 Yangon Galacticos (MM)
DFYG (CN) 0–1 Team Falcons (SA)
Evil (SG) 0–1 Team Spirit (EECA)
Selangor Red Giants (MY) 1–0 CG Esports (MY)
Aurora PH (PH) 0–1 Team Liquid PH (PH)
Alter Ego (ID) 1–0 Aurora Türkiye (TR)
Dengan hasil ini, Team Liquid PH dan Selangor Red Giants menyusul wakil Indonesia ke High Bracket ronde kedua dengan rekor 1–0. Keduanya sekaligus mengirim pesan kuat bahwa Filipina dan Malaysia masih menjadi kekuatan besar di panggung dunia M7.
(Ven*)














