Fakta Menarik di Balik Lima Saus Populer Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aneka jenis saus populer dunia tersaji dalam wadah kecil.

Aneka jenis saus populer dunia tersaji dalam wadah kecil.

Jakarta, iNBrita.com – Saus selalu melengkapi cita rasa hidangan. Kini, berbagai jenis saus hadir di pasaran, masing-masing memiliki keunikan dan cerita menarik di baliknya.

Saus bukan hanya sekadar pelengkap, tetapi juga penyempurna rasa sebuah masakan. Cairan atau pasta kental ini menambah kelembapan dan kelezatan makanan, dengan cita rasa yang bisa gurih, asam, pedas, atau bahkan manis untuk hidangan penutup.

Beragam saus kini digunakan dalam berbagai masakan. Setiap saus menawarkan kenikmatan dan sensasi yang berbeda. Menariknya, di balik kelezatan itu, ada fakta-fakta unik yang jarang diketahui. Beberapa bahkan bisa membantu mencegah keracunan makanan!

Penasaran? Berikut lima fakta menarik tentang saus populer di dunia, dilansir dari ranker.com pada Rabu (15/10/2025).

1. Mayones Bisa Melindungi dari Keracunan Makanan

Asal-usul mayones masih menjadi perdebatan. Banyak yang percaya saus ini berasal dari Spanyol, meski namanya diambil dari bahasa Prancis. Kata “mayones” dikaitkan dengan Mahón, ibu kota Menorca, kepulauan Spanyol yang pernah diduduki Prancis pada abad ke-18.

Mayones dibuat dari tiga bahan utama: telur mentah, minyak, dan cuka. Banyak orang mengira telur mentah dalam mayones bisa menyebabkan keracunan makanan, padahal itu tidak benar.

Menurut ahli yang dikutip dari ranker.com, produk mayones komersial memiliki tingkat pH tinggi sehingga bakteri tidak dapat bertahan hidup. Bahkan penelitian menunjukkan bahwa mayones justru bisa menghambat pertumbuhan bakteri yang bisa memicu keracunan makanan.

2. Jamur Koji pada Soy Sauce Tidak Boleh Dibuat Sendiri

Saus soy sauce atau kecap asin menjadi pelengkap penting dalam masakan Asia, terutama Cina dan Jepang.

Proses pembuatannya cukup panjang, sekitar enam bulan hingga satu tahun. Campuran kedelai dan gandum difermentasi hingga tumbuh jamur Aspergillus, atau dikenal sebagai jamur koji.

Koji sangat penting dalam proses fermentasi kecap, tetapi tetap tergolong jamur yang berisiko jika tidak dikontrol dengan benar. Karena itu, para chef tidak disarankan membuat koji sendiri di rumah.

3. Wasabi yang Kamu Makan Belum Tentu Wasabi Asli

Saat makan sushi, kamu mungkin mengenal saus hijau pekat bernama wasabi. Namun, wasabi yang disajikan di banyak restoran bukan wasabi asli.

Sebagian besar wasabi di restoran hanyalah campuran lobak, bubuk mustard, dan pewarna hijau, dengan sedikit tambahan wasabi asli.

Menurut Chef Ce Bian, wasabi asli berasal dari tanaman Wasabia japonica yang tumbuh di Jepang. Harga wasabi segar sangat mahal — sekitar $200 atau Rp 3,3 juta per kilogram — dan sulit ditemukan. Karena itu, kebanyakan restoran lebih memilih versi tiruannya.

4. Terlalu Sering Konsumsi Saus Pedas Bisa Berbahaya

Makanan pedas memang menggugah selera, tapi tidak semua orang bisa menoleransinya. Saus pedas seperti tabasco dibuat dari paprika merah tua, garam, dan cuka.

Meskipun terlihat tidak terlalu pedas, banyak produk saus cabai di pasaran yang mengandung cabai asli, garam tinggi, dan pengawet. Konsumsi berlebihan bisa menimbulkan risiko bagi pencernaan dan tekanan darah. Karena itu, gunakan saus pedas secukupnya saja.

5. Banyak Saus Barbeque Mengandung Jamur dan Serangga

Komposisi saus barbeque bervariasi di setiap negara, tetapi bahan utamanya tetap tomat.

Beberapa produsen menggunakan pasta tomat kalengan atau tomat puree yang mungkin mengandung sisa telur lalat atau belatung. Hal ini bisa terjadi karena proses panen atau pengolahan yang kurang higienis.

Lalat sering bertelur di tomat yang rusak atau sisa tomat di kebun dan pabrik. Karena itu, penting memilih produk dari produsen yang terpercaya dan menjaga penyimpanan dengan baik.

Kesimpulan

Dari mayones hingga saus barbeque, setiap saus menyimpan fakta menarik di balik rasanya. Selain menambah kelezatan, beberapa saus bahkan bisa memberikan manfaat tak terduga — asalkan digunakan dengan bijak.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

7 Cara Menyimpan Nasi agar Tidak Cepat Basi
Rekomendasi Kuliner Sungai Penuh, Nasi Goreng Petai Annisa
5 Ayam Goreng Legendaris Solo yang Wajib Dicoba
11 Makanan Pembawa Rezeki Menurut Tradisi Berbagai Negara
Perbedaan Rendang Darek dan Pesisir Khas Minang Asli
Rahasia Sukses Kampung Lontong Surabaya Puluhan Tahun
Diskon Makanan Jamtos Bikin Pengunjung Antre Panjang
Tips Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Awet
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 02:00 WIB

7 Cara Menyimpan Nasi agar Tidak Cepat Basi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Rekomendasi Kuliner Sungai Penuh, Nasi Goreng Petai Annisa

Sabtu, 12 September 2026 - 14:00 WIB

5 Ayam Goreng Legendaris Solo yang Wajib Dicoba

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:00 WIB

11 Makanan Pembawa Rezeki Menurut Tradisi Berbagai Negara

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:00 WIB

Perbedaan Rendang Darek dan Pesisir Khas Minang Asli

Berita Terbaru

Cara Atasi Rayap di Rumah. (AI Generated)

Pendidikan

8 Cara Membasmi Rayap di Rumah Secara Efektif

Jumat, 2 Okt 2026 - 03:00 WIB

Cara sederhana menjaga nasi tetap segar, pulen, dan tidak cepat kering.

Kuliner

7 Cara Menyimpan Nasi agar Tidak Cepat Basi

Jumat, 2 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi Game Free Fire.

Game

10 Kode Redeem Free Fire Oktober 2026 Masih Aktif

Jumat, 2 Okt 2026 - 01:00 WIB

Timnas Indonesia lolos ke final ASEAN Cup 2026.

Nasional

Indonesia vs Thailand: Jadwal Final ASEAN Cup 2026

Jumat, 2 Okt 2026 - 00:00 WIB

Nasi goreng petai khas Cafe Annisa, Sungai Penuh.

Kuliner

Rekomendasi Kuliner Sungai Penuh, Nasi Goreng Petai Annisa

Kamis, 1 Okt 2026 - 23:00 WIB