Fenomena Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi gerhana matahari cincin.(Getty Images/iStockphoto/kdshutterma

Foto: Ilustrasi gerhana matahari cincin.(Getty Images/iStockphoto/kdshutterma

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026: Tidak Terlihat dari Indonesia

Jakarta, iNBrita.com — Fenomena langit langka berupa gerhana matahari akan kembali terjadi pada 17 Februari 2026. Kali ini, gerhana yang muncul adalah gerhana matahari cincin — momen ketika Bulan melintas di depan Matahari, namun tidak sepenuhnya menutupinya. Hasilnya, cahaya Matahari masih terlihat di tepi, membentuk bentuk khas yang disebut “cincin api”.

Gerhana jenis ini terjadi ketika Bulan berada pada posisi lebih jauh dari Bumi, sehingga ukurannya terlihat sedikit lebih kecil dibandingkan Matahari. Akibatnya, Matahari tidak sepenuhnya tertutupi. Fase maksimum gerhana menampilkan piringan Matahari yang dikelilingi cahaya terang, atau annular eclipse (dari kata Latin annulus yang berarti cincin).

Berbeda dengan gerhana total, yang membuat langit gelap sejenak, gerhana cincin tetap memancarkan cahaya di sekitarnya. Secara teknis, fenomena ini tergolong gerhana sebagian, meskipun efek “cincin api” menjadi pemandangan ikonik saat fase puncak.

Baca Juga :  Trump Hentikan Keterlibatan AS di 66 Organisasi Global

Apakah Bisa Dilihat dari Indonesia?

Sayangnya, Indonesia tidak akan dapat menyaksikan gerhana ini, baik sebagai gerhana cincin maupun gerhana sebagian. Jalur cincin api hanya melintasi wilayah terpencil Antartika dan lautan di sekitarnya.

Fase gerhana sebagian dapat diamati hanya dari belahan selatan Bumi, termasuk:

  • Ujung selatan Amerika Selatan

  • Bagian selatan Afrika

  • Area tertentu di Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia

  • Sebagian besar Antartika

Indonesia berada jauh di luar jalur bayangan Bulan, sehingga fenomena ini tidak akan terlihat di Nusantara.

Durasi dan Puncak Gerhana

Peristiwa gerhana ini berlangsung sekitar 271 menit dari awal hingga akhir. Di lokasi terbaik untuk melihat cincin api, durasinya hanya sekitar 2 menit 20 detik, sebelum Matahari kembali terlihat normal. Puncak gerhana menutupi hingga 96 persen diameter Matahari bagi pengamat yang berada tepat di jalur cincin.

Baca Juga :  Barcelona Sepakat Permanenkan Marcus Rashford Musim Depan

Berikut jadwal fase gerhana pada 17 Februari 2026 (WIB):

  • Gerhana sebagian mulai: 16:56 WIB

  • Gerhana cincin mulai: 18:42 WIB

  • Puncak gerhana: 19:12–19:13 WIB

  • Gerhana cincin berakhir: 19:41 WIB

  • Gerhana sebagian berakhir: 21:27 WIB

Gerhana Matahari Cincin Berikutnya

Setelah 17 Februari 2026, berikut beberapa gerhana matahari cincin yang akan terjadi di dunia:

  • 6 Februari 2027: Chili, Argentina, Uruguay, Brasil, Ghana, Togo, Benin, Nigeria

  • 26 Januari 2028: Galápagos, Ekuador, Peru, Brasil, Suriname, Guyana Prancis, Maroko, Spanyol

  • 1 Juni 2030: Aljazair, Tunisia, Libya, Yunani, Turki, Rusia, Kazakhstan, Tiongkok, Jepang

  • 21 Mei 2031: Angola, Zambia, Kongo, Tanzania, India, Sri Lanka, Kepulauan Nicobar, Thailand, Malaysia, Indonesia

  • 9 Mei 2032: Samudra Selatan

  • 12 September 2034: Chili, Bolivia, Argentina, Paraguay, Brasil, Pulau Gough

  • 9 Maret 2035: Selandia Baru, Atol Reao (Tuamotos)

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa FIFA Larang Nama Sponsor Stadion Piala Dunia
Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan
OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis
Pengadilan Yordania Vonis Mati Pembunuh Tiga Polisi Narkoba
Forbes Nobatkan Taylor Swift Musisi Wanita Terkaya Dunia
Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur
Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 02:00 WIB

Mengapa FIFA Larang Nama Sponsor Stadion Piala Dunia

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:00 WIB

Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Target Produksi Minyak di Tengah Krisis

Senin, 8 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pengadilan Yordania Vonis Mati Pembunuh Tiga Polisi Narkoba

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

Forbes Nobatkan Taylor Swift Musisi Wanita Terkaya Dunia

Berita Terbaru

Harga emas Pegadaian hari ini untuk produk UBS dan Galeri 24. (Dok. Pegadaian)

Ekonomi

Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sebelum Membeli

Senin, 15 Jun 2026 - 13:15 WIB

Ilustrasi berdoa. Foto: Freepik/jcomp

Khasanah

Bacaan Doa Akhir Tahun Islam Arab Latin Artinya

Senin, 15 Jun 2026 - 04:00 WIB

Skoliosis bukan sekadar masalah postur. Kenali gejalanya sejak dini untuk mencegah risiko yang lebih serius.(dok. MAGNIFIC/jcomp)

Kesehatan

Gejala Skoliosis yang Wajib Diwaspadai Sejak Dini Sekarang

Senin, 15 Jun 2026 - 03:00 WIB

Tampilan San Francisco Bay Arena, nama sementara Levi's Stadium selama Piala Dunia 2026, di Santa Clara, California, AS, pada 7 Juni 2026. (AFP/Josh Edelson)

Internasional

Mengapa FIFA Larang Nama Sponsor Stadion Piala Dunia

Senin, 15 Jun 2026 - 02:00 WIB

Bunga ageratum biru mekar di taman ( Foto Pexels)

Pendidikan

Tips Menanam Bunga Ageratum di Pekarangan Rumah Sehat

Senin, 15 Jun 2026 - 00:00 WIB