Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Perketat Pelayaran

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gunung Anak Krakatau (dok.Istimewa)

Foto: Gunung Anak Krakatau (dok.Istimewa)

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Siaga, KSOP Perketat Pelayaran

Jakarta, iNBrita.com  – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Menyusul keputusan itu, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten meminta seluruh kapal meningkatkan kewaspadaan.

Kepala KSOP Kelas I Banten, Raden Yogie Nugraha, mengatakan aktivitas vulkanik dapat mengganggu keselamatan pelayaran. Karena itu, seluruh pelaku pelayaran diminta mematuhi arahan pemerintah.

KSOP Terbitkan Enam Arahan

KSOP mengeluarkan enam arahan bagi kapal yang melintasi Selat Sunda.

Baca Juga :  FF 12 Februari 2026 Hadirkan AK47

Pertama, nakhoda diminta mewaspadai potensi letusan, hujan abu, lontaran material vulkanik, dan gangguan navigasi.

Kedua, seluruh kapal wajib memantau informasi resmi dari PVMBG, BMKG, dan instansi terkait.

Selanjutnya, KSOP melarang kapal memasuki radius lima kilometer dari kawah aktif selama status Siaga masih berlaku.

Selain itu, nakhoda harus menyusun rencana pelayaran dengan mempertimbangkan cuaca, arah sebaran abu vulkanik, dan informasi keselamatan terbaru.

Jika muncul potensi bahaya, nakhoda harus segera menghindar dan melapor kepada Vessel Traffic Service (VTS), Stasiun Radio Pantai, syahbandar terdekat, atau instansi terkait.

Baca Juga :  Defisit BPJS Dorong Pemerintah Naikkan Iuran Peserta

Terakhir, seluruh penyelenggara pelayaran wajib mengutamakan keselamatan sesuai peraturan yang berlaku.

Aktivitas Vulkanik Meningkat

Sementara itu, Badan Geologi menaikkan status gunung setelah pemantauan visual dan instrumental menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengatakan suplai magma ke permukaan meningkatkan potensi erupsi. Karena itu, pemerintah melarang masyarakat, wisatawan, dan nelayan beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah aktif hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Pemerintah juga meminta masyarakat mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan BMKG agar dapat mengantisipasi perkembangan aktivitas gunung tersebut.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah
Sungai Barito Surut, Transportasi Kalteng Terancam Lumpuh
Freeport Terus Perkuat Gizi Siswa Sekolah Asrama Papua
Pembatasan Pertalite Segera Berlaku, Cek Kriteria Penerimanya
Polusi Udara Kalteng Picu Puluhan Ribu Kasus ISPA
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Ini Aturan Terbarunya
Jalan NTT Pulih, Listrik Kembali Normal Pascagempa
Kemensos Kirim 48 Ton Beras untuk Korban Gempa NTT
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Freeport Terus Perkuat Gizi Siswa Sekolah Asrama Papua

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Pembatasan Pertalite Segera Berlaku, Cek Kriteria Penerimanya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Polusi Udara Kalteng Picu Puluhan Ribu Kasus ISPA

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Ini Aturan Terbarunya

Berita Terbaru

Ilustrasi aplikasi penghasil uang dari menonton drama.

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026 Tawarkan Dua Koin Reward.

Minggu, 23 Agu 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi pengguna mengecek fitur Dana Kaget melalui aplikasi DANA di ponsel.

Teknologi

Link Dana Kaget Hari Ini 23 Agustus 2026 Terbaru

Minggu, 23 Agu 2026 - 14:00 WIB

Foto: Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 Joko Widodo menjadi saksi pernikahan Kepala Sekretaris Presiden (Kasespri) Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovi. (dok istimewa)

Nasional

Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:00 WIB

Harga emas Antam kembali naik Rp15.000 menjadi Rp2.740.000 per gram pada Sabtu (22/8/2026).(Ilustrasi Foto: Andhika Prasetia/detik.com)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik, Investor Wajib Cek Hari Ini

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:00 WIB

Foto Kabid Perekonomian, Sumber Daya Alam, Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Kota Sungai Penuh, Efa Marni, ST, MT, M.Eng,

SUNGAI PENUH

Sungai Penuh Siapkan Program Sanitasi Sehat Menuju Adipura

Sabtu, 22 Agu 2026 - 12:00 WIB