Home / Politik / Uncategorized

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 08:00 WIB

Hetifah Sesalkan Sanksi IOC, Indonesia Dukung Palestina

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan Indonesia tetap konsisten mendukung kemerdekaan Palestina usai ancaman sanksi dari IOC, Sabtu (25/10/2025).

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan Indonesia tetap konsisten mendukung kemerdekaan Palestina usai ancaman sanksi dari IOC, Sabtu (25/10/2025).

Jakarta, iNBrita.com  – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyesalkan ancaman sanksi Komite Olimpiade Internasional (IOC) terhadap Indonesia akibat penolakan atlet Israel. Ia menegaskan, Indonesia tetap konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

“Indonesia menolak sanksi IOC karena keputusan itu mengabaikan kedaulatan nasional dan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Sikap kami jelas: mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak penjajahan,” ujar Hetifah, Sabtu (25/10/2025).

Hetifah mendorong pemerintah, Kemenpora, dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) segera menempuh jalur diplomasi terbuka agar masalah ini diselesaikan secara adil tanpa merugikan atlet nasional.

Baca juga :   Tito Karnavian Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Dunia 2045

Ia menegaskan, Indonesia tetap menjunjung sportivitas dan perdamaian dunia, sekaligus menolak standar ganda dalam penerapan nilai kemanusiaan IOC.

“Penolakan terhadap Israel bukan diskriminasi terhadap atlet, tapi bentuk konsistensi moral bangsa dalam memperjuangkan kemanusiaan dan keadilan,” tegasnya.

Hetifah juga meminta pemerintah menyusun kebijakan terintegrasi antara Kemenpora, Kemlu, dan KOI agar kasus serupa tidak terulang.

“Indonesia harus menjaga kehormatan bangsa, posisi di dunia olahraga, dan amanat konstitusi untuk menegakkan kemerdekaan serta kemanusiaan,” tambahnya.

Baca juga :   Wasekjen Bidang Kemaritiman DPP KNPI Ajak Pemuda Kembalikan Kejayaan Maritim Indonesia

Sebelumnya, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menolak banding delegasi Israel terkait penolakan visa untuk atlet senam mereka. Akibatnya, atlet Israel tetap tidak bisa ikut Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta.

Menanggapi hal itu, IOC menilai Indonesia melanggar prinsip dasar Olimpiade dan memutuskan menghentikan semua dialog dengan KOI terkait pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah ajang Olimpiade.

IOC menyatakan akan mencabut keputusan tersebut jika pemerintah Indonesia menjamin pemberian visa bagi semua peserta Olimpiade.

(VVR)

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Politik

Al Azhar Dinilai Masyarakat Sebagai Calon Kuat Menang Pilwako 2024-2029
Humas KMH H. Aslori Ilham memberikan penjelasan terkait kompensasi warga terdampak pembangunan PLTA di Kerinci.

Uncategorized

KMH Tegaskan Kompensasi Sesuai Data Dukcapil Resmi

Uncategorized

“PJ Bupati Kerinci Asraf: Terima Kasih Kepada Semua Pihak Atas Suksesnya MTQ ke-53 di Kerinci

Politik

Dukungan untuk Monadi Terus Mengalir dari Desa Semumu”

Politik

Dukungan Masyarakat Koto Padang, Al Azhar Diberi Hadiah Pedang Samurai

Uncategorized

DPC Partai Gerindra Sungai Penuh Usulkan Gibran Rakabuming Raka Jadi Cawapres Prabowo

Uncategorized

Brando Susanto Meninggal Dunia,Ambruk Saat Pidato

Uncategorized

Pendaftaran Bakal Calon Walikota Sungai Penuh, Partai Gerindra Ditutup