Home / Nasional

Jumat, 26 Desember 2025 - 01:00 WIB

Homo juluensis Manusia Purba Berotak Besar Ditemukan

H Juluensis. Foto: Adam Fagen via Greek Reporter

H Juluensis. Foto: Adam Fagen via Greek Reporter

Balik Papan, iNBrita.com — Di China, ilmuwan menemukan fosil 16 individu manusia purba dari spesies baru bernama Homo juluensis. Spesies ini diperkirakan punah sekitar 200.000 tahun lalu. Tengkorak mereka sangat besar, berkisar 103–109 inci kubik, lebih besar dari Neanderthal (88 inci kubik) dan manusia modern (82 inci kubik). Gigi geraham mereka juga besar, mirip dengan populasi Denisova di Siberia. Para peneliti menduga Denisova termasuk garis keturunan Homo juluensis.

Homo juluensis hidup di lingkungan keras dan mampu beradaptasi. Para ilmuwan menemukan alat batu, artefak, dan tulang hewan bersama fosil. Mereka berburu kuda liar dan memanfaatkan seluruh bagian hewan, termasuk daging, sumsum, dan tulang rawan. Mereka juga membuat pakaian dari kulit untuk menghadapi musim dingin.

Baca juga :   Jenis Kopi Populer yang Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan

Para peneliti menilai Homo juluensis muncul melalui percampuran genetik dengan manusia purba lain. Spesies ini beradaptasi dengan perubahan lingkungan selama Kuarter Akhir. Tantangan alam dan persaingan dengan manusia modern akhirnya menyebabkan mereka punah. Homo juluensis hidup dalam kelompok kecil dan terisolasi, sehingga lebih rentan. Ketika manusia modern bermigrasi keluar Afrika sekitar 120.000 tahun lalu, mereka kemungkinan kawin silang sekaligus menggantikan populasi asli, termasuk Homo juluensis dan Neanderthal.

Baca juga :   Ombudsman RI dan Sekretaris Komisi 1 Fery Ariasandi Menjadi Perhatian Serius Pelayanan RSU MH Athalib

Christopher Bae, salah satu penulis studi, mengatakan penelitian terbaru menunjukkan beberapa garis keturunan hominin hidup di Asia Timur selama Kuarter Akhir. Periode ini dimulai 300.000 tahun lalu dan mengalami perubahan iklim dramatis, termasuk periode glasial, yang mendorong kepunahan banyak spesies purba. Temuan Homo juluensis memperluas pemahaman tentang keragaman manusia purba, adaptasi mereka terhadap lingkungan ekstrem, dan sejarah evolusi manusia di Asia Timur.

(tim)

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Gedung Rusunawa I Tebing Tinggi dengan tarif sewa Rp 2.000 per hari

Nasional

Viral Rusunawa Tebing Tinggi, Sewa Cuma Rp 2.000
Tampak depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Nasional

KPK Kirim Tim ke Arab Saudi Usut Korupsi Kuota Haji
Aurellie Moremans memegang bukunya sambil tersenyum, menceritakan pengalaman hidup penuh tantangan dan inspirasi.

Nasional

Aurellie Moremans Bagikan Kisah Hidup Penuh Inspirasi
Nurul Anggraini Pratiwi bersama tim saat proses mediasi penyelamatan Bilqis dari komunitas Orang Rimba di Merangin, Jambi.

Nasional

Nurul Selamatkan Bilqis Lewat Mediasi dengan Orang Rimba
Polisi ungkap Wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus terekam CCTV

Nasional

Polisi Ungkap Wajah Pelaku Penyiraman Air Keras
Honda Vario dan Yamaha Aerox Alpha model 2025 tampil dengan desain sporty dan modern, menjadi pilihan utama skutik bergaya anak muda di Indonesia.

Nasional

Honda Vario Tampil Elegan, Aerox Alpha Lebih Sporty
Ilustrasi emas batangan dengan kilau logam mulia

Nasional

Emas Jadi Aset Berisiko Harga Turun Tajam 2026
Harga emas PT Aneka Tambang Tbk naik Rp 50.000 per gram dalam sepekan meski sempat berfluktuasi

Nasional

Harga Emas Antam Sepekan Naik Meski Fluktuatif