Homo juluensis Manusia Purba Berotak Besar Ditemukan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H Juluensis. Foto: Adam Fagen via Greek Reporter

H Juluensis. Foto: Adam Fagen via Greek Reporter

Balik Papan, iNBrita.com — Di China, ilmuwan menemukan fosil 16 individu manusia purba dari spesies baru bernama Homo juluensis. Spesies ini diperkirakan punah sekitar 200.000 tahun lalu. Tengkorak mereka sangat besar, berkisar 103–109 inci kubik, lebih besar dari Neanderthal (88 inci kubik) dan manusia modern (82 inci kubik). Gigi geraham mereka juga besar, mirip dengan populasi Denisova di Siberia. Para peneliti menduga Denisova termasuk garis keturunan Homo juluensis.

Homo juluensis hidup di lingkungan keras dan mampu beradaptasi. Para ilmuwan menemukan alat batu, artefak, dan tulang hewan bersama fosil. Mereka berburu kuda liar dan memanfaatkan seluruh bagian hewan, termasuk daging, sumsum, dan tulang rawan. Mereka juga membuat pakaian dari kulit untuk menghadapi musim dingin.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi PJU Rp. 5,4 Milyar Dishub Kerinci Naik Penyidikan

Para peneliti menilai Homo juluensis muncul melalui percampuran genetik dengan manusia purba lain. Spesies ini beradaptasi dengan perubahan lingkungan selama Kuarter Akhir. Tantangan alam dan persaingan dengan manusia modern akhirnya menyebabkan mereka punah. Homo juluensis hidup dalam kelompok kecil dan terisolasi, sehingga lebih rentan. Ketika manusia modern bermigrasi keluar Afrika sekitar 120.000 tahun lalu, mereka kemungkinan kawin silang sekaligus menggantikan populasi asli, termasuk Homo juluensis dan Neanderthal.

Baca Juga :  Presiden Perintahkan BGN Tangani Keracunan MBG Nasional

Christopher Bae, salah satu penulis studi, mengatakan penelitian terbaru menunjukkan beberapa garis keturunan hominin hidup di Asia Timur selama Kuarter Akhir. Periode ini dimulai 300.000 tahun lalu dan mengalami perubahan iklim dramatis, termasuk periode glasial, yang mendorong kepunahan banyak spesies purba. Temuan Homo juluensis memperluas pemahaman tentang keragaman manusia purba, adaptasi mereka terhadap lingkungan ekstrem, dan sejarah evolusi manusia di Asia Timur.

(tim)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Dorong Gerakan Pilah Sampah di Daerah
Dua WN Singapura Diduga Tertimbun Erupsi Dukono
Presiden Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Gorontalo
Prabowo Jadi Presiden Kedua Kunjungi Miangas Talaud Sulut
Wamensos Ingatkan BMN Sekolah Rakyat Jangan Disalahgunakan
Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara Bertambah
Rini Widyantini Reformasi dan Kepemimpinan Perempuan Indonesia
Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penyerangan Wisatawan Malang
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:00 WIB

Pemerintah Dorong Gerakan Pilah Sampah di Daerah

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:00 WIB

Dua WN Singapura Diduga Tertimbun Erupsi Dukono

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Jadi Presiden Kedua Kunjungi Miangas Talaud Sulut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:00 WIB

Wamensos Ingatkan BMN Sekolah Rakyat Jangan Disalahgunakan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara Bertambah

Berita Terbaru

Sejumlah wilayah di Jambi diguyur hujan ringan sesuai prakiraan BMKG, Senin (11/5/2026).

Daerah

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Wilayah Jambi Hari Ini

Senin, 11 Mei 2026 - 07:00 WIB

Daftar kode redeem Free Fire terbaru 11 Mei 2026 yang bisa diklaim untuk mendapatkan hadiah gratis dari Garena.

Game

30 Kode Redeem Free Fire Terbaru 11 Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 06:00 WIB

Foto: dok. Ega Shepiani/detikcom

Nasional

Pemerintah Dorong Gerakan Pilah Sampah di Daerah

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:00 WIB

Kolom abu putih kelabu kehitaman erupsi Gunung Dukono, Sabtu (9/5/2026). (Dok. Pos PGA Dukono)

Nasional

Dua WN Singapura Diduga Tertimbun Erupsi Dukono

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:00 WIB

lustrasi orang makan meski sudah kenyang akibat food noise.( foto freepik)

Kesehatan

Food Noise Dorongan Otak yang Memicu Keinginan Makan

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:00 WIB