Iran Eksekusi Mati Pria yang Dituduh Mata-mata Israel

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para demonstran menggelar aksi unjuk rasa di Jerman untuk memprotes praktik hukuman mati dengan cara gantung yang dilakukan otoritas Iran terhadap warga yang dituduh melakukan spionase.

Para demonstran menggelar aksi unjuk rasa di Jerman untuk memprotes praktik hukuman mati dengan cara gantung yang dilakukan otoritas Iran terhadap warga yang dituduh melakukan spionase.

Teheran, iNBrita.com — Otoritas Iran kembali mengeksekusi mati seorang pria yang mereka tuduh menjadi mata-mata Israel pada Rabu (28/1) waktu setempat. Otoritas Iran menduga pria warga negara Iran itu menjalin kerja sama intelijen dengan badan intelijen Israel, Mossad.

Iran telah terlibat perang bayangan dengan Israel selama beberapa dekade. Dalam periode tersebut, pemerintah Iran mengeksekusi banyak orang yang mereka tuduh memiliki hubungan dengan dinas intelijen Israel dan membantu operasi intelijen di wilayah Iran.

Media Mizan, yang berada di bawah otoritas kehakiman Iran, melaporkan peristiwa tersebut dengan mengutip Reuters pada Rabu (28/1/2026). Mizan mengidentifikasi pria yang dieksekusi sebagai Hamidreza Sabet Esmaeilipour.

Baca Juga :  Serangan Udara Junta Myanmar Hantam Pasar Rakhine

Pihak berwenang menggantung Esmaeilipour pada Rabu (28/1) setelah Mahkamah Agung Iran menguatkan vonis hukuman mati yang pengadilan jatuhkan kepadanya.

Dalam laporannya, Mizan menjelaskan bahwa aparat keamanan menangkap Esmaeilipour pada 29 April 2025. Pengadilan kemudian menghukumnya mati karena ia melakukan spionase dan kerja sama intelijen untuk kepentingan Mossad. Ia mentransfer dokumen serta informasi rahasia kepada dinas intelijen Israel.

Sejak tahun lalu, pemerintah Iran secara signifikan meningkatkan eksekusi mati terhadap warga negara yang mereka tuduh menjadi mata-mata Israel. Peningkatan ini terjadi setelah Iran dan Israel terlibat perang selama 12 hari. Amerika Serikat ikut terlibat dengan membombardir fasilitas nuklir Iran.

Baca Juga :  Radio Caroline Keliru Siarkan Kabar Wafat Raja Charles

Setelah perang tersebut, pemerintah Iran berjanji akan mempercepat proses persidangan terhadap orang-orang yang mereka tangkap karena dicurigai berkolaborasi dengan Israel.

Iran tidak mengakui Israel dan telah lama menuduh Tel Aviv melakukan sabotase terhadap fasilitas nuklir Iran serta membunuh para ilmuwan nuklirnya.

Pada Oktober tahun lalu, pemerintah Iran memperketat undang-undang dan hukuman bagi orang yang mereka tuduh sebagai mata-mata Israel dan Amerika Serikat. Aturan baru itu memungkinkan negara menyita seluruh aset terpidana dan menjatuhkan hukuman mati. Sebelumnya, undang-undang lama tidak secara khusus menargetkan negara tertentu, dan pengadilan tidak selalu menjatuhkan hukuman mati untuk kasus spionase.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Berita Terbaru

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan desain modern dan teknologi hybrid yang efisien.

Teknologi

Veloz Hybrid Irit BBM 28,9 Km Per Liter

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:00 WIB

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan akhir Juli(Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Ekonomi

Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Ekonomi

Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:00 WIB

Ilustrasi menunjukkan peran kalsium (Ca) dalam menjaga kekuatan dan kepadatan tulang manusia.( Foto : iStockphoto/~UserGI15994093)

Kesehatan

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari

Kamis, 30 Jul 2026 - 23:00 WIB

Mendagri Tito Karnavian saat rapat kerja dengan DPR membahas revisi PP 59/2000.(Foto: dok. Kemendagri)

Ekonomi

Mendagri Buka Revisi Gaji Kepala Daerah 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 22:00 WIB