Jakarta , iNBrita.com – Jay Idzes, bek Timnas Indonesia, semakin dekat dengan AC Milan atau Inter Milan. Setelah tampil gemilang di Sassuolo, klub-klub top Serie A menaruh perhatian padanya. Nilai pasarnya yang kini menembus Rp 173 miliar membuat kepindahan ini semakin realistis.
Saat ini, Idzes menerima gaji €800 ribu hingga €1 juta per musim (Rp 13,6–17 miliar) di Sassuolo. Di Venezia, gajinya hanya €450 ribu (Rp 7,6 miliar). Jika ia resmi pindah ke San Siro pada Januari 2026, Capology memperkirakan gajinya akan naik menjadi €1,8–2,5 juta per musim (Rp 30–42,5 miliar) dengan kontrak 4–5 tahun. Angka ini menempatkannya sejajar atau melampaui beberapa bek tengah utama di Milan dan Inter.
Performa Idzes musim ini sangat meyakinkan. Ia memimpin lini belakang dengan tenang dan membangun serangan dari belakang. Klub-klub top mencari kualitas seperti ini. Kenaikan gaji dari klub papan tengah ke top 3 Italia biasanya 80–120%, sehingga angka €2 juta per musim sangat realistis.
Transfer ini juga membawa efek komersial besar. Jay Idzes akan menjadi atlet Indonesia dengan pendapatan tahunan tertinggi di Eropa. Ia juga berpotensi menjadi pemain Indonesia dengan nilai pasar tertinggi.
Jika langkah ini terwujud, “Bang Jay” akan menorehkan sejarah baru. Ia naik kelas dari bek muda berbakat di Sassuolo menjadi pemain elite di AC Milan atau Inter Milan. Jay Idzes siap menjadi simbol kebanggaan nasional dan pionir generasi baru pesepakbola Indonesia di Eropa.
(eni)














