Setelah Gratis Internet, Iran Ganggu Starlink Elon Musk

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Elon Musk. (Patrick Pleul/Pool via REUTERS/File Photo)

Foto: Elon Musk. (Patrick Pleul/Pool via REUTERS/File Photo)

iNBrita.com — SpaceX menghadapi tantangan keamanan terbesar di Iran setelah pemerintah menindak keras para demonstran. Akibatnya, layanan internet satelit mereka, Starlink, kini menjadi sorotan global.

Starlink sebagai Jalur Komunikasi Alternatif

Sejak diluncurkan, warga memanfaatkan Starlink sebagai jalur komunikasi alternatif setiap kali pemerintah memutus internet. Misalnya, mereka menggunakannya selama konflik di Ukraina. Awal pekan ini, Elon Musk menyediakan layanan ini gratis bagi warga Iran. Dengan begitu, SpaceX langsung berada di tengah ketegangan geopolitik baru.

Tekanan bagi Insinyur dan Pengawasan Militer Iran

Para insinyur SpaceX di AS menghadapi tekanan dari upaya Iran yang mengganggu sinyal satelit dan menyiarkan sinyal palsu (spoofing). Selain itu, militer AS dan badan intelijen menggunakan Starlink dan varian militernya, Starshield, untuk memantau situasi. Sementara itu, China mempercepat pengembangan konstelasi satelit internetnya untuk menyaingi Starlink dalam beberapa tahun mendatang.

Baca Juga :  Pantai Sungai Suci, Wisata Fotogenik di Bengkulu

Momen Strategis bagi SpaceX

SpaceX juga memanfaatkan situasi ini untuk meningkatkan profil Starlink di mata investor menjelang kemungkinan pencatatan saham publik. John Plumb, mantan kepala kebijakan ruang angkasa Pentagon di era Presiden Joe Biden, menyatakan, “SpaceX kini menjadi satu-satunya penyedia komunikasi skala besar di luar angkasa. Rezim-rezim represif mungkin berpikir bisa mematikan komunikasi, tapi mereka akan gagal.”

Baca Juga :  Putin Puji Keberanian Iran Hadapi Serangan AS Israel

Starlink dan Perlindungan Informasi

Starlink lebih sulit diganggu dibanding jaringan kabel atau menara seluler. Oleh karena itu, warga dapat mengirim video dan informasi tentang aksi aparat Iran terhadap demonstran. Amnesty International mencatat banyak rekaman kekerasan dikirim langsung oleh pengguna Starlink.

Upaya Iran Mengganggu Starlink

Para pakar, termasuk Holistic Resilience dan aktivis oposisi Nariman Gharib, menilai Iran sengaja menggunakan pengacau sinyal dan spoofing GPS untuk menonaktifkan terminal Starlink. Teknik ini mengacaukan koneksi dan memperlambat internet. Dengan demikian, pengguna masih dapat mengirim pesan teks, tetapi panggilan video hampir mustahil dilakukan.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

BRI membuka lowongan kerja melalui program BBAP 2026 untuk lulusan D3 dan S1 dengan berbagai posisi di sejumlah kantor regional.

Ekonomi

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan desain modern dan teknologi hybrid yang efisien.

Teknologi

Veloz Hybrid Irit BBM 28,9 Km Per Liter

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:00 WIB

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan akhir Juli(Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Ekonomi

Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Ekonomi

Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:00 WIB