Kerinci Sungai Penuh Paling Sedikit Bantuan Bedah Rumah 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Sungai Penuh, iNBrita.com — Pemerintah Provinsi Jambi telah menyalurkan Rp11 miliar untuk program bedah rumah tahun 2025.

Sementara Kabupaten Kerinci hanya mendapat 31 unit senilai Rp 620 juta. Kota Sungai Penuh bahkan menjadi yang paling sedikit di seluruh Jambi hanya 30 unit senilai Rp600 juta.

Sebaliknya, Kabupaten Merangin—kampung halaman Gubernur Al Haris—mendapat jatah terbesar. Daerah ini menerima 86 unit bantuan dengan total anggaran Rp1,72 miliar.

Kuota Program Bedah Rumah 2025:

Merangin: 86 unit (Rp1,72 miliar)

Muaro Jambi: 61 unit (Rp1,22 miliar)

Sarolangun: 56 unit (Rp1,12 miliar)

Kota Jambi: 50 unit (Rp1 miliar)

Baca Juga :  BSSN Serahkan Registrasi Tim Siber ke Pemkot Sungai Penuh

Tebo: 50 unit (Rp1 miliar)

Batanghari: 44 unit (Rp880 juta)

Tanjab Timur: 51 unit (Rp1,02 miliar)

Tanjab Barat: 51 unit (Rp1,02 miliar)

Bungo: 40 unit (Rp800 juta)

Kerinci: 31 unit (Rp620 juta)

Sungai Penuh: 30 unit (Rp600 juta)

Perbedaan alokasi ini memicu kekecewaan masyarakat. Warga menilai perlakuan pemerintah provinsi tidak adil.

“Gubernur datang, kami sambut dengan adat dan penghormatan,” kata Ruslan, tokoh masyarakat Kerinci-Sungai Penuh. “Tapi ketika pembagian anggaran, kami seperti anak tiri.”

Jul, warga Sungai Penuh, juga mengeluhkan kondisi infrastruktur. “Bukan hanya soal bedah rumah,” ujarnya. “Jalan provinsi di Danau Kerinci dan Keliling Danau rusak bertahun-tahun. Tidak pernah diperbaiki. Di mana keadilan untuk Kerinci?

Baca Juga :  Waspada Uang Palsu Beredar di Kerinci

Ketimpangan yang Berulang

Ketimpangan anggaran ini bukan hal baru. Pada pembahasan APBD 2025 sebelumnya, Kerinci dan Sungai Penuh juga menerima porsi kecil dibanding daerah lain.

Kebutuhan masyarakat terhadap rumah layak huni, jalan yang baik, dan fasilitas dasar tetap tinggi. Namun, perhatian pemerintah provinsi terhadap dua daerah ini terus tertinggal.

Hingga berita ini ditulis, Gubernur Al Haris dan Pemerintah Provinsi Jambi belum menjelaskan dasar penentuan alokasi program tersebut.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Sambut 128 Jamaah Haji Sungai Penuh
CPNS 2026 Kota Jambi Usulkan 330 Formasi Baru
Peredaran Emas Ilegal Bungo Mengalir ke Sumut
Pemesanan Es Di Jambi Meningkat Saat Listrik Padam
Ketua Umum PWI Pusat Ajak Tertibkan Organisasi dan KTA
Kapolda Jambi Pimpin Patroli KRYD Malam Minggu
Anggota DPR Desak Investigasi Kematian Dokter Jambi
Pemprov Jambi Dukung Penuh Program MBG Nasional
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:00 WIB

Wakil Wali Kota Sambut 128 Jamaah Haji Sungai Penuh

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

CPNS 2026 Kota Jambi Usulkan 330 Formasi Baru

Senin, 25 Mei 2026 - 21:00 WIB

Peredaran Emas Ilegal Bungo Mengalir ke Sumut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:00 WIB

Pemesanan Es Di Jambi Meningkat Saat Listrik Padam

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:00 WIB

Ketua Umum PWI Pusat Ajak Tertibkan Organisasi dan KTA

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

BRI membuka lowongan kerja melalui program BBAP 2026 untuk lulusan D3 dan S1 dengan berbagai posisi di sejumlah kantor regional.

Ekonomi

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan desain modern dan teknologi hybrid yang efisien.

Teknologi

Veloz Hybrid Irit BBM 28,9 Km Per Liter

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:00 WIB

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan akhir Juli(Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Ekonomi

Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Ekonomi

Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:00 WIB