Home / Internasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:00 WIB

Konsolidasi Harga Bitcoin Isyaratkan Kenaikan Berikutnya

Sejarah Bitcoin menunjukkan pola berulang, di mana fase konsolidasi harga kerap mendahului reli besar. Ilustrasi Bitcoin (iStockPhoto).

Sejarah Bitcoin menunjukkan pola berulang, di mana fase konsolidasi harga kerap mendahului reli besar. Ilustrasi Bitcoin (iStockPhoto).

Jakarta, iNBrita.com — Bitcoin kembali memasuki fase penting dalam siklus pergerakan harganya. Harga yang bergerak stabil justru menunjukkan bahwa pasar sedang membangun fondasi baru untuk kenaikan berikutnya.

Selama lebih dari satu dekade, Bitcoin berulang kali mengikuti pola yang sama. Pasar memulai siklus dengan fase akumulasi, lalu mendorong harga naik tajam, sebelum akhirnya memasuki koreksi. Investor jangka panjang biasanya mulai membeli saat volatilitas rendah dan sentimen masih ragu.

Saat momentum menguat, Bitcoin melesat cepat dan menarik minat investor ritel. Euforia pun muncul. Setelah harga mencapai puncak, pasar melakukan koreksi sebagai proses penyesuaian alami.

Baca juga :   Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Bengkulu Selatan Hari Ini

Saat ini, Bitcoin bertahan di kisaran USD 90.000–92.000 setelah mencetak puncak di area USD 94.000–95.000. Pembeli aktif mempertahankan level tersebut, sementara investor jangka panjang terus menambah kepemilikan. Tekanan jual hanya datang dari pelaku pasar jangka pendek.

Harga yang berulang kali memantul dari area USD 90.000 menunjukkan daya tahan pasar. Volatilitas yang menyempit memperkuat sinyal bahwa tren utama masih bergerak naik.

Baca juga :   Ilmuwan Temukan Mikroba Hidup Dalam Batu Purba Kuno

Selama Bitcoin menjaga struktur harga di atas level kunci, peluang kenaikan tetap terbuka. Fase konsolidasi ini memberi ruang bagi pasar untuk menyiapkan reli berikutnya.

Berdasarkan pola historis, pertumbuhan logaritmik, dan dampak pasca-halving, analis melihat potensi Bitcoin menuju kisaran USD 250.000 hingga USD 300.000. Pasokan yang semakin terbatas dan meningkatnya partisipasi investor institusional terus mendorong prospek jangka panjang.

Stabilitas harga saat ini bukan tanda pelemahan. Bitcoin sedang mengumpulkan tenaga untuk melangkah ke fase bullish berikutnya.

(tim)

Berita ini 13 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jonatan Christie beraksi saat laga India Open 2026 di New Delhi.

Internasional

Jonatan Christie Melaju ke Semifinal India Open
Sejumlah orang duduk menghangatkan diri di sekitar api unggun di area perkemahan pada malam hari.

Internasional

Thailand Berlakukan Jam Malam Usai Bentrok Kamboja
ilustrasi kepadatan penduduk di perkotaan.

Internasional

Jakarta Geser Tokyo Jadi Metropolitan Terpadat Dunia
Kepulan asap tebal di langit Iran usai serangan di fasilitas petrokimia

Internasional

Israel Gempur Petrokimia Iran, Hormuz Jadi Pemicu
Asap mengepul di Teheran setelah serangan AS-Israel, Khamenei tewas dan konflik Iran memicu lonjakan harga minyak.

Internasional

Khamenei Tewas Diserang AS-Israel, Harga Minyak Melonjak
Ilustrasi pria pekerja kantoran kelelahan akibat bekerja berlebihan

Internasional

Programmer China Tewas Diduga Akibat Kerja Berlebihan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri forum bisnis Indonesia Jepang di Tokyo

Internasional

Prabowo Amankan Investasi Jepang Rp380 Triliun di Tokyo
Ilustrasi emas batangan tersusun di ruang penyimpanan brankas.

Internasional

Serangan AS & Israel ke Iran Picu Emas Naik