Krisis Kemanusiaan Sudan Memburuk di Tengah Pertempuran

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengungsi Sudan terlihat melintasi kamp darurat di perbatasan Chad setelah melarikan diri dari pertempuran dan kekerasan yang meningkat di Darfur dan Kordofan.

Pengungsi Sudan terlihat melintasi kamp darurat di perbatasan Chad setelah melarikan diri dari pertempuran dan kekerasan yang meningkat di Darfur dan Kordofan.

Jakarta, iNBrita.com – Lebih dari separuh penduduk Sudan kini membutuhkan bantuan kemanusiaan di tengah pertempuran yang terus melanda negara Afrika timur laut tersebut.

Sejak perang meletus pada April 2023, bentrokan antara tentara Sudan dan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) telah menewaskan puluhan ribu orang dan mengusir hampir 12 juta warga dari rumah mereka, sehingga memicu salah satu krisis kemanusiaan terbesar di dunia.

“Kami melihat kondisi di mana lebih dari 30 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan, jumlah yang setara dengan setengah populasi Sudan,” ujar Sekretaris Jenderal Dewan Pengungsi Denmark, Charlotte Slente, setelah meninjau wilayah perbatasan Sudan–Chad.

Baca Juga :  BMKG Kerinci Imbau Warga Waspadai Hujan Hari Ini

Menurut Bank Dunia, Sudan memiliki sekitar 50 juta penduduk pada 2024.

Pernyataan Slente muncul setelah ia mengunjungi daerah di Chad yang berbatasan dengan wilayah Darfur di Sudan barat, yang belakangan mengalami pertempuran sengit.

Kekerasan meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir. RSF telah merebut kota penting El-Fasher, benteng terakhir tentara Sudan di Darfur, setelah pengepungan 18 bulan dan munculnya laporan kekejaman yang terus bertambah.

Baca Juga :  Puncak Hujan Meteor Alpha Monoceroids November 2025

“Ada pelanggaran yang menabrak semua hukum kemanusiaan internasional,” kata Slente.

Ia menyebut organisasinya telah menemukan bukti pembantaian massal dan kekerasan seksual, termasuk penahanan, penculikan, pemindahan paksa, dan penyiksaan.

Slente juga menuding komunitas internasional kurang bertindak menghadapi situasi tersebut. Ia memperingatkan bahwa beberapa kota lain masih terkepung namun tidak mendapat perhatian yang sama.

Kota Babanusa, benteng terakhir tentara di Kordofan Barat, sudah dikepung selama berbulan-bulan, begitu pula El-Obeid di Kordofan Utara serta Kadugli dan Dilling di Kordofan Selatan.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Cristiano Ronaldo Disorot Usai Portugal Ditahan Kongo Imbang
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:00 WIB

Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB