Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penyerangan Wisatawan Malang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi memberikan keterangan pers terkait penetapan empat tersangka kasus penyerangan wisatawan di Mapolres Malang.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi memberikan keterangan pers terkait penetapan empat tersangka kasus penyerangan wisatawan di Mapolres Malang.

Malang, iNBrita.com — Polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penyerangan terhadap wisatawan asal Surabaya di Pantai Wediawu, Kabupaten Malang.

Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, menyebut keempat tersangka berinisial A, Z, Y, dan M. Polisi mengungkap bahwa masing-masing tersangka memiliki peran berbeda dalam aksi penyerangan dan perusakan.

Peran Pelaku dalam Aksi Kekerasan

A, Z, dan Y melempari kendaraan roda empat milik korban menggunakan batu. Salah satu dari mereka juga mencoret kendaraan dengan cat semprot. Polisi telah menahan ketiga pelaku yang merupakan warga Malang Raya.

Sementara itu, M berperan menghasut massa hingga terjadi penyerangan. Polisi juga menetapkan M sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kapolres menegaskan bahwa jajarannya menangani kasus ini secara serius, transparan, dan profesional berdasarkan fakta hukum di lapangan.

Enam Kendaraan Rusak, Warga Lain Ikut Jadi Korban

Pelaku merusak enam kendaraan dalam kejadian ini, yaitu satu unit Hiace, dua unit Elf, satu unit Ertiga, satu unit Avanza, dan satu unit Innova.

Baca Juga :  Dibekukan Worldcoin ,Scan Bola Mata Siber Mengungkapkan

Polisi menemukan bahwa kendaraan Toyota Innova yang rusak bukan milik rombongan wisatawan, melainkan milik warga lain yang berada di lokasi. Akibatnya, pemilik kendaraan tersebut turut menjadi korban.

Polisi menerima dua laporan dalam kasus ini, yakni dari rombongan wisatawan dan dari pemilik kendaraan Innova.

Video Viral Ungkap Detik-detik Penyerangan

Sebuah video yang memperlihatkan penyerangan terhadap rombongan wisatawan asal Surabaya viral di media sosial. Video tersebut menunjukkan sekelompok orang yang diduga suporter Aremania menyerang dan merusak kendaraan korban.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, saat rombongan wisatawan sedang berlibur dan menginap di sekitar lokasi.

Pelaku memecahkan kaca kendaraan berpelat L dan mencoret bodi mobil dengan kata-kata umpatan yang ditujukan kepada Bonek, sebutan suporter Persebaya. Sejumlah korban mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Baca Juga :  Brigjen Rinny Wowor, Polwan Pertama Doktor Psikologi

Dugaan Pemicu Penyerangan

Rombongan wisatawan diketahui datang untuk berlibur tanpa membawa atribut suporter. Namun, pelaku tetap melakukan sweeping dan diduga menjarah area campground serta cottage tempat wisatawan menginap.

Setelah video pertama viral, muncul video lain berdurasi 25 detik yang merekam suasana di sebuah cottage. Dalam video itu, terdengar suara orang bernyanyi.

Keterangan dalam video menyebut bahwa wisatawan diduga menyanyikan lagu berisi ujaran kebencian atau rasis terhadap Arema FC dan Aremania. Dugaan tersebut memicu kemarahan massa hingga terjadi penyerangan.

Polisi Lakukan Penanganan Cepat

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa penyerangan terjadi pada Selasa dini hari (5/5/2026).

Petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara setelah menerima laporan. Polisi kemudian melakukan penanganan awal dan mengamankan situasi di lokasi.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Perketat Pelayaran
Salah Transfer Bank Diduga Spasi Nomor Rekening Nasabah
Siswi SMAN 1 SolSel Tembus Nominasi Nasional Paskibraka
Aturan Kemasan Rokok Berisiko Tingkatkan Peredaran Ilegal.
Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji 2027
TPG Juni 2026 Cair, Simak Jadwal dan Cara Pengecekan
BGN Hentikan Penyaluran MBG, Anggaran Hemat Rp3 Triliun.
Hotel Sultan Dieksekusi Besok, PPKGBK Tutup Akses GBK
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, KSOP Perketat Pelayaran

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:00 WIB

Salah Transfer Bank Diduga Spasi Nomor Rekening Nasabah

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:00 WIB

Siswi SMAN 1 SolSel Tembus Nominasi Nasional Paskibraka

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Aturan Kemasan Rokok Berisiko Tingkatkan Peredaran Ilegal.

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:00 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji 2027

Berita Terbaru

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (kanan) bersama jajaran saat konferensi pers memaparkan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara di Jakarta, 2026.(Foto : Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Travel

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB

Nissan Tekton tampil dengan desain SUV tangguh dan modern, resmi meluncur di India dengan harga mulai Rp 199 jutaan.(Foto: Dok. Nissan)

Teknologi

Nissan Tekton SUV Baru Irit 19 Km Dijual Murah

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:00 WIB

Tecno Pova 8 5G hadir dengan baterai 8000mAh dan fitur Alive Matrix Display yang unik.(foto : Dok.Tecno)

Teknologi

Tecno Pova 8 5G Resmi Indonesia, Baterai 8000mAh

Rabu, 15 Jul 2026 - 16:00 WIB