Home / Teknologi

Minggu, 23 November 2025 - 13:00 WIB

Lelang Frekuensi 2,6 GHz Percepat Jaringan 5G Nasional

Direktur Kebijakan dan Strategi Infrastruktur Digital Komdigi menjelaskan rencana lelang frekuensi 2,6 GHz sebagai langkah percepatan pembangunan jaringan 5G nasional.

Direktur Kebijakan dan Strategi Infrastruktur Digital Komdigi menjelaskan rencana lelang frekuensi 2,6 GHz sebagai langkah percepatan pembangunan jaringan 5G nasional.

Jakarta, iNBrita.comKementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyiapkan kebijakan baru untuk mempercepat hadirnya layanan internet murah dan memperluas cakupan 5G di Indonesia.

Meski 5G sudah meluncur sejak pertengahan 2021, jaringannya masih mencakup kurang dari 10% wilayah. Untuk mendorong percepatan, Komdigi berencana membuka lelang frekuensi 2,6 GHz.

Direktur Kebijakan dan Strategi Infrastruktur Digital Komdigi, Denny Setiawan, menyatakan pihaknya sedang merampungkan persiapan agar lelang bisa digelar tahun ini.

“Kami mengupayakan persiapan selesai dalam tahun ini. Mudah-mudahan awal tahun depan sudah bisa rilis,” ujar Denny kepada CNBC Indonesia.

Pemerintah menilai layanan 5G membutuhkan lebar pita minimal 100 MHz agar optimal. Saat ini belum ada operator yang memegang spektrum khusus 5G karena frekuensi masih terbagi dengan 4G yang masih dominan.

Baca juga :   Bupati Kerinci Monadi Gagah dalam Seragam TNI di Retreat Akmil Magelang

Sebelumnya, Komdigi telah membuka konsultasi publik terkait pemanfaatan frekuensi 2,6 GHz. Pita mid-band itu memiliki kapasitas tinggi dengan total bandwidth 190 MHz. Selain itu, frekuensi 2,6 GHz berteknologi Time Division Duplex (TDD) memiliki ekosistem perangkat 4G dan 5G terbesar kedua di dunia.

Terkait insentif bagi operator, Denny menegaskan pemerintah sedang mengusulkannya kepada Kementerian Keuangan dan BPKP. Ia menyebut insentif kemungkinan diberikan melalui harga lelang yang tidak terlalu mahal, namun operator tetap wajib memenuhi komitmen pembangunan jaringan.

Baca juga :   46 Kode Redeem FC Mobile 16 Februari 2026 Hadiah Sultan

Sinyal pertama soal rencana lelang 2,6 GHz sebelumnya disampaikan Menkomdigi Meutya Hafid.

“Mudah-mudahan akhir tahun ini kita bisa mulai lelang 2,6 GHz untuk pembangunan 5G,” kata Meutya dalam acara FEKDI x IFSE 2025 di Jakarta Pusat, dikutip dari Antara.

Meutya menambahkan bahwa meski seleksi frekuensi digelar tahun ini, prosesnya kemungkinan selesai tahun depan. Setelah itu, pembangunan jaringan 5G melalui frekuensi 2,6 GHz dapat segera berjalan.

“Kalau lancar, lelang selesai tahun depan dan pembangunan jaringannya mulai dirasakan pada tahun yang sama,” ujarnya.

(VVR*)

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

VinFast Limo Green dipamerkan di GJAW 2025 dan dikelilingi pengunjung di ICE BSD City, Tangerang.

Teknologi

VinFast Perkenalkan Limo Green di Indonesia Mulai 2026

Teknologi

Fakta BYD Seal Kebakaran di Garasi Rumah,Begini Kronologi
Smartphone dengan simbol tengkorak melambangkan ancaman aplikasi berbahaya dan risiko kebocoran data pribadi.

Teknologi

Awas! Tiga Aplikasi Berbahaya di Smartphone Ancam Privasi Kamu

Teknologi

Suzuki Rilis XL7 Hybrid Alpha Kuro Terbaru
Lingkaran cahaya merah ELVEs di langit Italia.

Teknologi

Fenomena Lingkaran Merah ELVEs Muncul di Italia

Teknologi

Bill Gates Uji Coba Vaksin TBC di Indonesia
Antarmuka iOS 26.2 Beta 3 menampilkan peningkatan AirDrop dan desain Liquid Glass terbaru.

Teknologi

iOS 26.2 Beta 3 Hadir Dengan Peningkatan Besar
Antena Starlink berwarna putih terpasang di atas permukaan beton.

Teknologi

Starlink Gratiskan Layanan Internet bagi Korban Banjir Sumatra