Nisya Dapat Sekolah Pramugari Gratis Usai Viral

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar unggahan Facebook yang menampilkan Khairun Nisyah, perempuan yang viral setelah menyamar sebagai pramugari Batik Air.

Tangkapan layar unggahan Facebook yang menampilkan Khairun Nisyah, perempuan yang viral setelah menyamar sebagai pramugari Batik Air.

iNBrita.com  – Khairun Nisyah (23) mengambil langkah nekat dengan menyamar sebagai pramugari Batik Air akibat tekanan batin yang ia pendam lama. Peristiwa yang viral di media sosial itu berawal dari rasa malu kepada keluarga setelah uang Rp30 juta yang ia keluarkan untuk mengikuti seleksi pramugari habis tanpa hasil.

Alih-alih mewujudkan impian, kegagalan tersebut justru membuat Nisya terjerumus dalam tindakan yang akhirnya menyeret namanya ke sorotan publik.

Tekanan Keluarga dan Impian Jadi Pramugari

Sejak awal, Nisya bercita-cita menjadi pramugari demi membanggakan orang tuanya. Ia berharap bisa membawa kabar baik setelah mengikuti berbagai tahapan seleksi. Namun, harapan itu tidak pernah terwujud.

Kondisi tersebut menimbulkan tekanan psikologis. Nisya memilih jalan pintas dengan mengenakan atribut pramugari, meski ia tidak pernah resmi bekerja sebagai awak kabin maskapai mana pun.

Tawaran Pendidikan Gratis dari Aeronef Academy

Di tengah situasi sulit yang ia hadapi, Nisya kini menerima kabar baik. Aeronef Academy memberikan tawaran pendidikan pramugari secara gratis sebagai bentuk dukungan moral sekaligus kesempatan kedua untuk meraih mimpi.

Melalui unggahan di akun Threads resmi @aeronefacademy.official, pihak Aeronef Academy menyampaikan pesan penyemangat kepada Nisya.

“Mungkin Kak Nisa sedang bersedih. Namun kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari cerita baru yang lebih hebat,” tulis Aeronef Academy.

Lembaga tersebut secara khusus memanggil Nisya yang memiliki nama asli Khabrun Nisa untuk mengikuti program pendidikan tanpa biaya.

Aeronef Academy Ajak Nisya Bangkit

Dalam unggahan yang sama, Aeronef Academy menegaskan komitmennya membantu Nisya meraih masa depan lebih baik.

“Kami tahu salah satu kewajiban anak berbakti adalah membuat ayah dan ibu bangga. Mari berjuang bersama,” tulis pihak akademi.

Ajakan itu dipertegas melalui kalimat, “Aeronef Indonesia memanggilmu!”, sebagai undangan langsung agar Nisya kembali menata langkah di dunia penerbangan.

Aeronef Academy dikenal sebagai lembaga pelatihan awak kabin dengan konsep World Class Cabin Crew Training. Lembaga ini berfokus pada pembentukan profesionalisme dan kesiapan kerja di industri aviasi. Kampusnya berlokasi di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Keberadaan Nisya Masih Menjadi Tanda Tanya

Di sisi lain, keberadaan Nisya pasca-terbongkarnya penyamaran sebagai pramugari gadungan Batik Air masih menjadi sorotan. Setelah video klarifikasinya viral, Nisya tidak lagi terlihat di lingkungan kampung halamannya.

Pantauan di rumah keluarganya di Kelurahan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menunjukkan kondisi rumah tertutup rapat. Pintu, jendela, dan pagar terkunci tanpa aktivitas.

Pengakuan Kerabat: Keluarga Terkejut dan Haru

Kerabat keluarga mengaku hanya mengetahui kasus tersebut dari pemberitaan televisi. Mereka mengaku terkejut sekaligus sedih melihat peristiwa yang menimpa Nisya.

Zarkasih, salah satu kerabat, menyampaikan bahwa keluarga besar tidak mengetahui motif di balik tindakan Nisya.

“Kami tidak tahu persoalannya apa. Tetangga memberi tahu kalau Nisya masuk TV. Awalnya saya menangis, apa salah dia,” kata Zarkasih, Sabtu (10/1/2026).

Zarkasih menjelaskan bahwa orang tua Nisya lebih sering tinggal di Palembang dan jarang menetap di Muara Kuang.

“Mereka pulang kampung dua atau tiga bulan sekali, hanya beberapa hari, lalu kembali ke Palembang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keluarga sama sekali tidak mengetahui rencana atau aktivitas Nisya terkait penyamaran tersebut.

Harapan Baru Setelah Kesalahan

Tawaran pendidikan gratis dari Aeronef Academy membuka peluang bagi Nisya untuk memperbaiki diri. Kesempatan tersebut diharapkan menjadi titik balik agar ia dapat bangkit, belajar dari kesalahan, dan kembali mengejar cita-cita secara benar.

(tim)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Harga emas Pegadaian turun pada Sabtu, 24 Oktober 2026.(Foto : CNBC Indonesis/Trisusilo)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam dan UBS Turun

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:00 WIB

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB