iNBrita.com — Permen karet tidak hanya membuat napas terasa segar. Jika Anda mengunyahnya dengan bijak, permen karet juga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.
Aktivitas mengunyah yang sederhana ini mampu meningkatkan fokus, meredakan stres, hingga menjaga kesehatan gigi dan mulut. Namun, Anda tetap perlu membatasi konsumsinya agar manfaat tersebut tidak berubah menjadi efek samping.
Manfaat Mengunyah Permen Karet
Mengunyah permen karet bukan sekadar kebiasaan ringan. Aktivitas ini memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, otak, dan penampilan. Berikut manfaat yang bisa Anda rasakan:
1. Mengurangi Stres dan Meningkatkan Memori
Mengunyah permen karet membantu tubuh menurunkan kadar hormon stres. Gerakan mengunyah membuat tubuh lebih rileks dan pikiran terasa tenang.
Selain itu, permen karet juga membantu meningkatkan fokus, kewaspadaan, dan daya ingat. Manfaat ini paling terasa saat Anda sedang mengunyah dan membutuhkan konsentrasi ekstra.
2. Membantu Menurunkan Berat Badan
Permen karet dapat mendukung program diet karena rasanya manis tetapi rendah kalori. Anda bisa menikmati sensasi manis tanpa khawatir menambah asupan kalori berlebih.
Mengunyah permen karet juga membantu menekan rasa lapar dan mengurangi kebiasaan ngemil, terutama makanan tinggi karbohidrat. Beberapa orang bahkan membakar lebih banyak kalori saat berjalan sambil mengunyah.
3. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut
Permen karet bebas gula merangsang produksi air liur. Air liur membantu membersihkan sisa makanan dan menjaga mulut tetap lembap.
Jika Anda memilih permen karet dengan xylitol, manfaatnya akan lebih optimal. Kandungan ini mampu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang dan bau mulut.
4. Meredakan Gejala Asam Lambung
Mengunyah permen karet membantu menetralkan asam di kerongkongan. Produksi air liur yang meningkat dapat mengurangi rasa perih dan panas di dada.
Penderita GERD sebaiknya memilih permen karet bebas gula agar manfaatnya lebih maksimal dan tidak memicu keluhan tambahan.
5. Membantu Menjaga Penampilan Wajah
Gerakan rahang saat mengunyah melatih otot wajah secara ringan. Latihan ini membantu membuat wajah tampak lebih segar dan tidak mudah terlihat lelah.
Jika Anda melakukannya secara rutin dan seimbang, mengunyah permen karet dapat mendukung penampilan wajah yang lebih kencang.
6. Mengurangi Rasa Kantuk dan Menambah Energi
Mengunyah permen karet meningkatkan aliran darah ke otak. Efek ini membantu tubuh tetap waspada dan mengurangi rasa kantuk.
Karena itu, banyak orang memilih permen karet sebagai cara praktis untuk menjaga konsentrasi saat lelah atau mengantuk.
7. Membantu Pencernaan dan Pemulihan Pasca Operasi
Mengunyah permen karet merangsang hormon pencernaan dan membantu kerja usus. Dokter sering memanfaatkan metode ini untuk mempercepat pemulihan pencernaan setelah operasi.
Selain itu, permen karet juga membantu penderita mulut kering dengan meningkatkan produksi air liur.
Efek Samping Mengunyah Permen Karet
Meski menawarkan banyak manfaat, konsumsi permen karet secara berlebihan bisa menimbulkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui batas aman dalam mengonsumsinya.
Berikut beberapa efek samping yang dapat muncul:
1. Menyebabkan Gangguan Pencernaan
Permen karet bebas gula biasanya mengandung gula alkohol. Jika Anda mengonsumsinya terlalu banyak, zat ini dapat memicu perut kembung dan diare.
Kandungan tersebut juga termasuk FODMAP yang bisa memperburuk gangguan pencernaan, terutama pada penderita IBS.
2. Merusak Gigi Jika Mengandung Gula
Permen karet manis meninggalkan sisa gula di mulut. Bakteri memanfaatkan gula tersebut untuk membentuk plak dan merusak enamel gigi.
Jika Anda terus melakukannya, risiko gigi berlubang dan bau mulut akan meningkat. Asupan gula berlebih juga berkaitan dengan obesitas dan diabetes.
3. Menyebabkan Nyeri Rahang
Mengunyah permen karet terlalu sering membuat otot rahang bekerja berlebihan. Kondisi ini dapat memicu gangguan sendi rahang atau temporomandibular disorder (TMD).
Gejalanya meliputi nyeri saat membuka mulut atau mengunyah makanan.
4. Memicu Sakit Kepala
Gerakan rahang yang berulang dapat menegangkan otot kepala dan leher. Ketegangan ini berpotensi memicu sakit kepala.
Jika Anda memiliki riwayat migrain atau sakit kepala tegang, sebaiknya batasi kebiasaan mengunyah permen karet.
(Tim*














