Perempuan Tangguh di Medan Perang Uhud
Jakarta, iNBrita.com — Sekitar 14 abad silam, di tengah panasnya Perang Uhud, seorang perempuan tangguh mengukir sejarah keberanian. Dia adalah Nusaibah binti Ka’ab, yang dikenal sebagai Ummu Imarah.
Pada awalnya, Nusaibah datang bukan untuk bertempur. Ia membantu pasukan Muslim dengan memberi minum dan merawat prajurit yang terluka. Namun kemudian, kondisi medan perang berubah drastis dan mengancam keselamatan Nabi Muhammad.
Berani Angkat Senjata Demi Rasulullah
Melihat situasi itu, Nusaibah segera mengambil tindakan. Ia meraih senjata, mengikat pakaiannya agar leluasa bergerak, lalu maju ke garis depan. Ia secara langsung menghadang serangan musuh demi melindungi Rasulullah.
Dalam pertempuran sengit tersebut, Nusaibah bertarung tanpa gentar. Ia menerima banyak luka akibat serangan bertubi-tubi. Tercatat, ia mengalami hingga 13 luka di tubuhnya. Selain itu, Ibnu Qam’ah melancarkan serangan keras yang menyebabkan luka paling parah saat mencoba membunuh Rasulullah.
Meski mengalami luka berat, Nusaibah tidak mundur. Ia mengikat luka di tengkuknya dengan kain, lalu kembali berdiri dan terus melindungi Rasulullah tanpa memedulikan rasa sakit.
Pujian Langsung dari Rasulullah
Sementara itu, keberanian Nusaibah menarik perhatian Rasulullah.
Aksi heroik tersebut mengangkat nama Nusaibah sebagai “Perisai Rasulullah”. Ia menjadi satu-satunya perempuan yang turun langsung bertempur untuk membela Nabi dalam peristiwa itu.
Lanjutan Peristiwa Setelah Uhud
Peristiwa Perang Uhud berlangsung pada bulan Syawal tahun ketiga Hijriah. Setelah itu, kaum musyrik merencanakan serangan lanjutan pada tahun berikutnya. Namun, mereka membatalkan rencana tersebut. Kemudian, pada tahun kelima Hijriah, mereka kembali menyerang dalam pertempuan besar yang dikenal sebagai Perang Khandaq.
Dengan demikian, kisah Nusaibah binti Ka’ab menunjukkan keberanian nyata di medan perang. Ia membuktikan bahwa iman yang kuat mampu mendorong seseorang bertindak tegas, bahkan dalam situasi paling berbahaya sekalipun.
(eny)













