Pemira UNJA Tak Mewakili Demokrasi Mahasiswa

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INBRITA.COM, JAMBI – Pemilihan Umum Raya (Pemira) merupakan ajang demokrasi bagi mahasiswa Universitas Jambi (UNJA). Saat ini, kampus tengah hangat membicarakan persiapan Pemira sebagai proses demokratis untuk melahirkan Presiden Mahasiswa UNJA atau Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNJA.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) UNJA, Irham Nur Fazri, menegaskan pentingnya menjaga integritas Pemira sebagai wadah edukasi demokrasi di lingkungan kampus. “Kampus adalah miniatur dari negara, sehingga Pemira UNJA harus menjadi contoh demokrasi yang sehat. Jangan sampai proses pemilihan ini dicederai oleh kepentingan segelintir golongan,” ujarnya.

Setelah vakum hampir lima tahun, terakhir kali Pemira UNJA digelar pada tahun 2020. Momen ini menjadi harapan besar bagi mahasiswa UNJA untuk kembali menjalankan demokrasi kampus yang sehat. Namun, berbagai dinamika dan polemik muncul, sehingga awal 2025 dibentuk tim fasilitator dari unsur dosen sebagai mediator.

Baca Juga :  Membuat Kebun Mint Mini Sederhana di Dapur

Irham Nur Fazri mengingatkan agar birokrasi kampus tidak terlibat dalam konflik kepentingan yang hanya menguntungkan segelintir pihak. “Kami sangat mengecam jika ada intervensi yang mencederai demokrasi mahasiswa. Saya sudah berkoordinasi dengan teman-teman mahasiswa lainnya untuk membahas hal ini. Pemira UNJA harus inklusif dan melibatkan seluruh mahasiswa, baik dalam proses maupun hasilnya. Tidak boleh ada permainan di belakang layar. Kita semua harus berpikir jernih, baik sebagai mahasiswa maupun tenaga pengajar,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya prinsip LUBER JURDIL (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil) dalam pelaksanaan Pemira. Ia juga mengajak seluruh mahasiswa, termasuk pengurus Himpunan Mahasiswa (Hima), Organisasi Kemahasiswaan (OK), serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di UNJA, untuk bersama-sama mengawal proses ini agar berjalan transparan dan demokratis.

Baca Juga :  IAIN Kerinci Wisuda 537 Mahasiswa Langkah Menuju UIN

Sebagai mahasiswa Ilmu Politik, Irham dengan tegas menolak segala keputusan yang tidak demokratis. “Ini bukan hanya masalah representasi yang cacat, tetapi juga pengkhianatan terhadap harapan ribuan mahasiswa yang mendambakan kembalinya demokrasi kampus yang sehat. Selama lima tahun terakhir, demokrasi di Universitas Jambi seperti mati suri. Mahasiswa berhak menggunakan suaranya untuk memilih pemimpin yang benar-benar mereka percaya,” ungkapnya.

Ia pun mempertanyakan peran tim fasilitator Pemira dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dalam proses ini. “Jika mereka hanya diam dan membiarkan demokrasi ini diinjak-injak, jangan salahkan mahasiswa UNJA jika mereka melawan,” tegasnya.

Editor : Eni Syamsir

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tips Aman Bangun Rumah di Lahan Sawah
Mengenal Pemasok Supplier Peran Penting dalam Bisnis
Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Waktu Pendaftaran Resmi
Cara Cepat Naik Jabatan Lewat Public Speaking
Cara Mudah Menanam Bunga Sepatu di Pot
Cara Praktis Tanam Kentang di Karung Bekas
Cara Menanam dan Merawat Bunga Anyelir dengan Mudah
Konsep Inner Courtyard untuk Hunian Sehat dan Nyaman
Berita ini 192 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:00 WIB

Tips Aman Bangun Rumah di Lahan Sawah

Senin, 1 Juni 2026 - 19:00 WIB

Mengenal Pemasok Supplier Peran Penting dalam Bisnis

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00 WIB

Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Waktu Pendaftaran Resmi

Senin, 1 Juni 2026 - 03:00 WIB

Cara Cepat Naik Jabatan Lewat Public Speaking

Senin, 1 Juni 2026 - 00:00 WIB

Cara Mudah Menanam Bunga Sepatu di Pot

Berita Terbaru

Rumah di lahan bekas sawah dengan tanah lembek yang memerlukan pondasi kuat. ( Foto Pexsels)

Pendidikan

Tips Aman Bangun Rumah di Lahan Sawah

Senin, 1 Jun 2026 - 23:00 WIB

Bupati Monadi mengapresiasi rampungnya tender RSUD Kerinci Rp137,5 miliar untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. ( Foto Kominfo)

KERINCI

Monadi Apresiasi Tender RSUD Kerinci Rp137,5 M Rampung

Senin, 1 Jun 2026 - 22:00 WIB

Ilustrasi Lupus Nefritis(Shutterstock/Mamat Suryadi)

Kesehatan

Waspada Lupus Penyakit Seribu Wajah yang Mematikan

Senin, 1 Jun 2026 - 21:00 WIB

Penampakan Honda Super One EV saat menjalani uji jalan di Indonesia sebelum peluncuran resmi.(Foto: Septian Farhan/detikcom)

Teknologi

Honda Super One EV Sudah Bisa Dipesan

Senin, 1 Jun 2026 - 20:00 WIB

Proses pengiriman barang dari pemasok ke perusahaan dalam sistem supply chain.( Foto : Pengadaian.co.id)

Pendidikan

Mengenal Pemasok Supplier Peran Penting dalam Bisnis

Senin, 1 Jun 2026 - 19:00 WIB