Home / Nasional

Senin, 8 Desember 2025 - 20:30 WIB

Pencarian Korban Bencana Terus Dilakukan Basarnas Nasional

Petugas Basarnas menyisir area terdampak banjir bandang dan longsor untuk mencari korban yang masih hilang.

Petugas Basarnas menyisir area terdampak banjir bandang dan longsor untuk mencari korban yang masih hilang.

Jakarta, iNBrita.comKepala Basarnas, Mohammad Syafii, menyatakan bahwa tim terus melakukan pencarian korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa operasi pencarian tidak akan dihentikan sebelum dinilai benar-benar tidak efektif. “Tim SAR akan terus bekerja hingga kami menerima keputusan bahwa pencarian ini sudah tidak lagi efektif,” ujar Syafii dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025).

Kondisi Korban Sulit Diidentifikasi

Syafii menjelaskan bahwa banyak korban ditemukan dalam kondisi tubuh yang berubah akibat lama tertimbun lumpur. Evakuasi tidak memungkinkan identifikasi langsung sehingga seluruh temuan diserahkan kepada DVI Polri. Ia menyebut proses identifikasi memerlukan waktu panjang karena kondisi jasad yang rusak.

Baca juga :   Batas Negara Sebatik Bergeser, Lahan Indonesia Berkurang

Lumpur Mengeras Hambat Proses Evakuasi

Basarnas menghadapi berbagai kendala di lapangan. Salah satunya adalah kondisi lumpur yang awalnya cair kini mulai mengeras, sehingga menyulitkan tim gabungan menemukan korban yang tertimbun. Luasnya wilayah terdampak dan bekas banjir bandang bercampur lumpur membuat pencarian semakin berat.

K-9 Dikerahkan untuk Mempercepat Temuan

Untuk memperkuat operasi, Basarnas mengerahkan anjing pelacak K-9 dari Polri dan TNI serta unsur potensi lainnya. Kehadiran K-9 diharapkan membantu mendeteksi lokasi korban dengan lebih cepat di area yang sulit dijangkau.

Baca juga :   Gunung Semeru Erupsi dan Muntahkan Awan Panas Hari Ini

Dua Anjing K-9 Gugur Akibat Dehidrasi

Namun, beberapa anjing pelacak ikut menjadi korban. Cuaca panas ekstrem beberapa hari terakhir menyebabkan dehidrasi pada hewan yang bertugas. Syafii menyebut hingga hari ini dua ekor anjing K-9 dilaporkan gugur saat menjalankan misi.

Data Terbaru: 974 Meninggal, 298 Hilang

Hingga pukul 08.00 pagi, tercatat 974 orang meninggal dunia dan 298 masih hilang. Basarnas menjelaskan perbedaan antara data awal dan data terbaru terjadi karena sejumlah korban ditemukan melintasi batas kabupaten sehingga pencatatan dilakukan oleh wilayah berbeda.

(VVR*)

Berita ini 20 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Gubernur Jambi Al Haris menerima penghargaan dari Kementerian Kebudayaan.

Nasional

Gubernur Al Haris Terima Penghargaan Kebudayaan Nasional 2025
Yai MimEks Dosen UIN dan istrinya, Rosyida Vignezvari, sedang diperiksa di Polresta Malang Kota oleh petugas kepolisian.

Nasional

Eks Dosen UIN Malang Tersangka Dugaan Pornografi
Mitsubishi Xpander Hybrid dan Xforce Hybrid versi Thailand

Nasional

Mitsubishi Siap Luncurkan Mobil Hybrid Pertama Indonesia
Polisi menunjukkan barang bukti bom molotov saat penangkapan RAP di Jakarta.

Nasional

Polisi Tangkap RAP Sebar Tutorial Molotov Saat Aksi Demo
Rupiah Indonesia sebagai simbol penetapan UMP 2026

Nasional

Pemerintah Umumkan UMP 2026, Jakarta Teratas Lagi
Ekskavator dan pekerja membersihkan puing pembongkaran rumah Ahmad Sahroni di Kebon Bawang.

Nasional

Pembongkaran Rumah Ahmad Sahroni Habiskan Rp250 Juta
Ilustrasi penukaran uang baru di pinggir jalan menjelang Lebaran .

Nasional

Potensi Riba dalam Penukaran Uang Baru Lebaran
Petugas damkar padamkan kebakaran di RS Hermina Jatinegara

Nasional

RS Hermina Terbakar 75 Pasien Dievakuasi