Bogor, iNBrita.com – Polisi mengungkap kronologi keributan yang terjadi di sebuah tempat karaoke di Parung, Bogor, Jawa Barat. Keributan tersebut berujung pada aksi pemukulan terhadap seorang pegawai perempuan. Dalam insiden itu, polisi mencatat ada tujuh orang pengunjung yang terlibat.
Kapolsek Parung, Maman Firmansyah, menjelaskan bahwa tujuh pengunjung yang belum diketahui identitasnya datang ke kafe tersebut pada Jumat (16/1/2026) dini hari. Para pengunjung itu langsung memasuki area karaoke dan berinteraksi dengan para pegawai.
Polisi menduga keributan bermula dari kesalahpahaman antara pengunjung dan salah satu karyawan kafe. Kesalahpahaman tersebut memicu adu argumen yang berlangsung cukup lama. Situasi kemudian memanas hingga menimbulkan ketegangan di dalam ruangan karaoke.
“Salah satu tamu menggebrak meja. Saat saksi pelapor mencoba melerai dan menenangkan situasi, ketegangan justru semakin meningkat,” ujar Maman, Sabtu (17/1/2026).
Dalam kondisi emosi yang tidak terkendali, salah satu pengunjung melakukan kekerasan dengan memukul korban menggunakan tangan kosong ke bagian leher. Aksi tersebut membuat korban merasa terancam dan tidak aman. Setelah menerima pukulan, korban langsung meninggalkan lokasi kejadian untuk menghindari situasi yang lebih buruk.
Polisi menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut. Saat ini, Polsek Parung masih melakukan penyelidikan secara intensif. Polisi memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian, mengumpulkan barang bukti, serta menelusuri identitas ketujuh pengunjung yang diduga terlibat dalam keributan.
Maman menegaskan bahwa polisi akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan dan pelanggaran hukum. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan menyelesaikan masalah dengan cara yang baik dan sesuai hukum.
Peristiwa keributan ini sebelumnya viral di media sosial. Video yang beredar memperlihatkan adu mulut hingga keributan antara pengunjung dan pegawai karaoke. Dalam unggahan tersebut, pengunjung diduga menolak membayar tagihan, sehingga memicu keributan yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dan menarik perhatian publik.
(Ven*)










