Perbedaan Rendang Darek dan Pesisir Khas Minang Asli

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rendang, kuliner tradisional asal Sumatra Barat. ( Foto Pexels)

Rendang, kuliner tradisional asal Sumatra Barat. ( Foto Pexels)

Mengenal Rendang Darek dan Pesisir, Dua Cita Rasa Khas Minang

Jambi, iNBrita.comMasyarakat Indonesia mengenal masakan khas  rendang asal Sumatra Barat  sebagai salah satu kuliner paling ikonik. Namun, masyarakat Minang menghadirkan rendang dalam beragam karakter. Mereka mengembangkan dua jenis rendang utama berdasarkan wilayah asalnya, yaitu rendang darek dan rendang pesisir.

Selain itu, masyarakat Minang menciptakan perbedaan kedua rendang tersebut bukan karena kesalahan resep atau teknik memasak. Sebaliknya, mereka menyesuaikan komposisi bumbu dan cara memasak dengan tradisi, kebiasaan, serta kondisi geografis daerah masing-masing. Meski menggunakan bahan dasar yang hampir sama, mereka menghasilkan cita rasa dan tampilan yang berbeda.

Khas Rendang Darek, Kering dan Kaya Rempah

Masyarakat di kawasan dataran tinggi Minangkabau seperti Payakumbuh, Bukittinggi, dan Tanah Datar mengembangkan rendang darek. Mereka memasak rendang ini hingga menghasilkan tekstur kering, warna lebih gelap, dan rasa rempah yang kuat.

Untuk mendapatkan karakter tersebut, para juru masak mengolah rendang dalam waktu yang sangat lama menggunakan api kecil. Mereka terus mengaduk santan dan bumbu hingga mengering sempurna dan meresap ke dalam daging. Bahkan, pada beberapa varian, mereka memasak rendang lebih dari delapan jam.

Alhasil, mereka menghasilkan rendang dengan cita rasa pekat dan kompleks. Di samping itu, proses memasak yang panjang membuat kadar air rendang sangat rendah. Oleh karena itu, masyarakat dapat menyimpan rendang darek lebih lama dibandingkan jenis rendang lainnya. Tidak heran jika banyak orang mengenal rendang darek sebagai ikon kuliner Minang di berbagai daerah Indonesia maupun mancanegara.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Aborsi AM Mulai Terkuak, Janin Talah Ditemukan Polisi

Ciri-ciri Rendang Darek:

  • Memiliki tekstur kering dan padat
  • Menampilkan warna cokelat tua hingga hitam
  • Menghadirkan bumbu yang pekat dan kaya rempah
  • Menawarkan rasa yang kuat dan cenderung pedas
  • Bertahan lebih lama saat disimpan

Khas Rendang Pesisir, Lembut dan Lebih Ringan

Sementara itu, masyarakat di wilayah pesisir Sumatra Barat mengembangkan rendang pesisir dengan karakter yang berbeda. Mereka menyajikan rendang yang lebih basah dengan warna cokelat kemerahan.

Selain memangkas waktu memasak, mereka juga tidak mengeringkan santan sepenuhnya. Akibatnya, rendang pesisir memiliki tekstur yang lebih lembut, sedikit berminyak, dan aroma yang lebih ringan.

Tak hanya itu, banyak pencinta kuliner menilai rendang pesisir memiliki karakter yang mendekati kalio, yaitu tahap sebelum rendang berubah menjadi kering sempurna. Karena itulah, masyarakat masih dapat merasakan perpaduan santan dan rempah yang cukup dominan pada jenis rendang ini.

Ciri-ciri Rendang Pesisir:

  • Memiliki tekstur lebih basah dan lembut
  • Menampilkan warna cokelat muda hingga kemerahan
  • Menggunakan proses memasak yang lebih singkat
  • Menghasilkan rasa yang lebih ringan dan segar
  • Menyisakan aroma santan yang khas

Lama Memasak Menentukan Warna Rendang

Menariknya, para juru masak menentukan warna rendang melalui durasi memasak. Semakin lama mereka memasak santan dan bumbu dengan api kecil, semakin gelap warna rendang yang mereka hasilkan.

Baca Juga :  Hujan Lebat Picu Longsor di Kampus UIN Padang

Dengan demikian, masyarakat pedalaman Minangkabau umumnya menghasilkan rendang hitam pekat. Sebaliknya, masyarakat pesisir mempertahankan warna cokelat kemerahan karena mereka memasak rendang dalam waktu yang lebih singkat.

Tidak hanya itu, setiap daerah juga menggunakan komposisi bumbu yang berbeda. Misalnya, sebagian daerah menambahkan kunyit dalam jumlah lebih banyak. Sementara itu, daerah lain lebih menonjolkan penggunaan bawang merah atau cabai untuk membentuk cita rasa khas.

Setiap Rumah Makan Padang Menawarkan Ciri Khas Tersendiri

Lebih jauh lagi, keragaman rendang juga terlihat pada berbagai rumah makan Padang yang tersebar di seluruh Indonesia. Para pemilik rumah makan membawa resep dan tradisi memasak dari daerah asal mereka masing-masing.

Karena itu, setiap rumah makan menghadirkan rendang dengan karakter rasa yang berbeda. Dengan kata lain, asal daerah pemilik rumah makan turut membentuk identitas kuliner yang unik pada setiap sajian rendang.

Pada akhirnya, masyarakat Minang mewariskan rendang darek dan rendang pesisir sebagai kekayaan kuliner yang sama-sama autentik. Oleh sebab itu, masyarakat dapat memilih jenis rendang sesuai selera, baik rendang kering dengan bumbu pekat maupun rendang yang lebih basah dengan cita rasa yang lebih ringan.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahasia Sukses Kampung Lontong Surabaya Puluhan Tahun
Diskon Makanan Jamtos Bikin Pengunjung Antre Panjang
Tips Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Awet
Camilan Viral Pizza Mini Roti Tawar Sosis Nikmat
Kunjungan Jensen Huang Bikin Restoran Ini Viral
Resep Roti Sobek Teflon Empuk Tanpa Oven Anti Gagal
Salad Buah Creamy Jadi Camilan Sehat Keluarga Favorit
Tujuh Kuliner Kekinian 2026 Favorit Anak Muda Indonesia
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:00 WIB

Perbedaan Rendang Darek dan Pesisir Khas Minang Asli

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:00 WIB

Rahasia Sukses Kampung Lontong Surabaya Puluhan Tahun

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:00 WIB

Diskon Makanan Jamtos Bikin Pengunjung Antre Panjang

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:00 WIB

Tips Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Awet

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:00 WIB

Camilan Viral Pizza Mini Roti Tawar Sosis Nikmat

Berita Terbaru

Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, menyampaikan sambutan pada Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Angkatan XII, Kamis (18/6/2026).

Pendidikan

Wisuda 538 Lulusan, IAIN Kerinci Buka Program Doktor

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:00 WIB

Rendang, kuliner tradisional asal Sumatra Barat. ( Foto Pexels)

Kuliner

Perbedaan Rendang Darek dan Pesisir Khas Minang Asli

Kamis, 18 Jun 2026 - 13:00 WIB

Wawako Azhar Hamzah mengajak pelajar menolak radikalisme dan perundungan, Kamis (18/6/2026).

SUNGAI PENUH

Wawako Azhar Ajak Pelajar Cegah Radikalisme dan Terorisme

Kamis, 18 Jun 2026 - 12:00 WIB

Tahajud menjadi salah satu waktu terbaik untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT. (Foto: Pexels)

Khasanah

Penyebab Doa Belum Terkabul Meski Rutin Salat Tahajud

Kamis, 18 Jun 2026 - 04:00 WIB

Piala Dunia 2026 dihantui suhu panas ekstrem. (Foto: Richard Heathcote/Getty Images)

Kesehatan

FIFA Waspadai Ancaman Cuaca Ekstrem Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 03:00 WIB