Prabowo Beri Kado May Day untuk Nelayan dan Driver

Prabowo Beri Kado May Day untuk Nelayan dan Driver

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo (Dok. YouTube Setpres)

Prabowo (Dok. YouTube Setpres)

Jakarta, iNBrita.com — Pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan paket kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di sektor perikanan dan transportasi online. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya menghadirkan perlindungan yang lebih merata bagi kelompok pekerja rentan.

Pertama, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 yang meratifikasi Konvensi 188 dari International Labour Organization. Melalui kebijakan ini, pemerintah memperkuat perlindungan awak kapal perikanan, terutama dalam aspek keselamatan kerja dan standar hidup yang lebih layak. Dengan demikian, kebijakan ini mendorong peningkatan kondisi kerja nelayan secara nyata.

Selanjutnya, pemerintah Prabowo  menggulirkan program pembangunan kampung nelayan di sektor kelautan. Pada tahap awal, pemerintah meresmikan 1.386 kampung nelayan tahun ini. Kemudian, pemerintah menargetkan pembangunan 1.500 kampung nelayan setiap tahun berikutnya. Tidak hanya itu, program ini menyasar sekitar 6 juta nelayan serta lebih dari 20 juta anggota keluarga mereka. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menyediakan infrastruktur seperti pabrik es dan bantuan kapal.

Di sisi lain, pemerintah juga memberi perhatian pada pekerja transportasi online. Melalui kebijakan terpisah, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 untuk melindungi para pengemudi. Secara khusus, pemerintah memberikan jaminan kecelakaan kerja dan akses layanan kesehatan melalui BPJS. Selain itu, pemerintah mengubah skema pembagian pendapatan.

Lebih lanjut, pemerintah menetapkan bahwa pengemudi menerima minimal 92 persen dari total pendapatan, meningkat dari sebelumnya sekitar 80 persen. Oleh karena itu, kebijakan ini meningkatkan kesejahteraan dan kepastian ekonomi para pengemudi.

Secara keseluruhan, pemerintah menunjukkan upaya nyata dalam memperluas jaring perlindungan sosial. Pada akhirnya, langkah ini meningkatkan taraf hidup pekerja di sektor-sektor yang selama ini rentan.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB

 Pemerintah mengevaluasi penambahan kuota Pertalite akibat lonjakan konsumsi masyarakat.(foto : Liputan6.com/Lizsa Egaham)

Ekonomi

Pemerintah Kaji Penambahan Kuota Pertalite hingga Akhir 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 18:00 WIB

Hardizal menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Hardizal Dukung Santri Unggul untuk Indonesia Emas 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:00 WIB