Jakarta, iNBrita.com — Prabowo Subianto menyapa langsung warga bantaran rel di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Kehadirannya memicu antusiasme tinggi—warga berlarian mendekat untuk melihat dan berjabat tangan.
Seorang warga bernama Seger mengaku sangat terharu. Ia mengatakan, selama hidupnya tinggal di sana, baru kali ini seorang presiden datang langsung mendengarkan aspirasi warga. Ia juga merasa bersyukur atas rencana pembangunan hunian layak di wilayahnya.
Seger menjelaskan bahwa kondisi ekonomi membuatnya sulit menyewa tempat tinggal yang lebih baik. Ia bekerja sebagai pengamen dengan penghasilan pas-pasan, sehingga tidak mampu membayar kontrakan. Karena itu, ia memilih bertahan tinggal di bantaran rel. Ia berharap bisa pindah ke rumah susun jika tersedia.
Warga lain, Nur Hanifah, langsung meninggalkan aktivitas memasak saat mendengar kedatangan presiden. Ia bergegas keluar rumah untuk bertemu dan bersalaman. Nur juga berharap bantuan pemerintah dapat terus berlanjut.
Yana, warga lainnya, menyampaikan harapan agar program bantuan sosial seperti PKH tetap berjalan. Ia juga meminta program makan bergizi gratis bagi anak sekolah terus dilanjutkan karena banyak warga di daerah tersebut hidup dalam keterbatasan.
Wawan, seorang pengamen badut, mengaku hampir menangis karena terharu. Ia tidak menyangka presiden datang langsung ke lingkungannya untuk pertama kali.
Sementara itu, Cono yang bekerja sebagai pemulung sempat berbincang langsung dengan presiden. Ia menyatakan kesediaannya untuk pindah ke rumah susun karena keterbatasan tempat tinggal yang ia alami.
Dalam kunjungannya pada Kamis sore, Prabowo menegaskan bahwa ia turun langsung ke lapangan untuk mendengar aspirasi masyarakat. Ia berjanji akan segera membangun hunian yang layak bagi warga di kawasan tersebut.
(VVR*)














