BGN Klarifikasi Pengemasan MBG Balita dan Bumil

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto menampilkan pengemasan makanan bergizi gratis yang menjadi sorotan warganet, diambil dari video viral.

Foto menampilkan pengemasan makanan bergizi gratis yang menjadi sorotan warganet, diambil dari video viral.

Pandeglang, Banten, iNBrita.com  –BGN Klarifikasi  Video viral tentang Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita dan ibu hamil di Kecamatan Sukaresmi, Pandeglang, membuat masyarakat heboh beberapa hari terakhir. Warganet menilai makanan tidak higienis dan layak setelah melihat video pengemasan dalam kantong plastik.

Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra BGN Klarifikasi dan  menegaskan bahwa SPPG selalu menyiapkan dan mengirim MBG sesuai prosedur.

“Kami mengirim MBG menggunakan food tray untuk menjaga kebersihan dan tampilan makanan yang layak,” ujar Redy, Minggu (11/1/2026).

Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, menjelaskan kronologi kejadian. Pada Kamis (8/1), salah satu kader posyandu secara spontan memindahkan makanan dari food tray ke kantong plastik sebelum membagikannya kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.Dimas menjelaskan bahwa kader secara spontan melakukan tindakan ini dan hal itu tidak mencerminkan prosedur resmi SPPG.

Keesokan harinya, Jumat (9/1), SPPG mengundang kader posyandu untuk klarifikasi. Dalam pertemuan itu, kader mengakui tindakannya dan meminta maaf atas kejadian tersebut.

 Pemilik akun TikTok yang merekam video tersebut mengaku terkejut dan mempertanyakan kelayakan makanan untuk balita. Ia menuturkan, “Ini MBG untuk balita, tapi dikemas seperti ini. Isinya ayam, tapi tidak jelas apakah bubur atau apa. Tampak seperti muntahan kucing.” Akun tersebut kini telah menghapus videonya.

SPPG menegaskan bahwa kejadian ini tidak mencerminkan standar resmi distribusi MBG. SPPG berkomitmen membina kader posyandu agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Selain itu, SPPG menambah pengawasan dan memperkuat komunikasi dengan seluruh kader, sehingga distribusi MBG tetap higienis, aman, dan layak bagi ibu hamil dan balita.

SPPG berharap masyarakat memahami bahwa kader bertindak spontan, dan kejadian ini tidak mencerminkan kualitas program MBG secara keseluruhan.(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal
BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya
BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:00 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Berita Terbaru

Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji PAW Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Selasa (20/10).

SUNGAI PENUH

Hj. Helneti Mesra Resmi Jadi Anggota DPRD Sungai Penuh

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:00 WIB

keteranagan foto singkat
Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah melantik 38 kepala sekolah SD dan SMP negeri, Selasa (20/10/2026).

SUNGAI PENUH

Resmi! Ini Daftar 38 Kepala Sekolah yang Dilantik Azhar Hamzah

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:00 WIB

Jeep menyiapkan Renegade generasi baru dengan platform STLA One dan sistem penggerak 4x4.(Foto : Carscoops)

Teknologi

Jeep Siapkan Renegade Generasi Baru, Meluncur 2030

Selasa, 20 Okt 2026 - 21:00 WIB

IHSG menguat 5,65 persen ke level 5.278,88 setelah tekanan jual akibat sentimen MSCI.(Foto : TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Ekonomi

IHSG Melonjak 5,65 Persen ke 5.278,88, Ini Penyebabnya

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:00 WIB

Bank Indonesia menghadapi desakan untuk menaikkan suku bunga guna menjaga stabilitas rupiah dan kepercayaan investor.(Foto: Liputan6.com/Immanuel Christian)

Ekonomi

BI Berpeluang Naikkan Suku Bunga, Rupiah Terancam Melemah

Selasa, 20 Okt 2026 - 19:00 WIB