Home / Nasional

Senin, 12 Januari 2026 - 02:00 WIB

BGN Klarifikasi Pengemasan MBG Balita dan Bumil

Foto menampilkan pengemasan makanan bergizi gratis yang menjadi sorotan warganet, diambil dari video viral.

Foto menampilkan pengemasan makanan bergizi gratis yang menjadi sorotan warganet, diambil dari video viral.

Pandeglang, Banten, iNBrita.com  –BGN Klarifikasi  Video viral tentang Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita dan ibu hamil di Kecamatan Sukaresmi, Pandeglang, membuat masyarakat heboh beberapa hari terakhir. Warganet menilai makanan tidak higienis dan layak setelah melihat video pengemasan dalam kantong plastik.

Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra BGN Klarifikasi dan  menegaskan bahwa SPPG selalu menyiapkan dan mengirim MBG sesuai prosedur.

“Kami mengirim MBG menggunakan food tray untuk menjaga kebersihan dan tampilan makanan yang layak,” ujar Redy, Minggu (11/1/2026).

Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, menjelaskan kronologi kejadian. Pada Kamis (8/1), salah satu kader posyandu secara spontan memindahkan makanan dari food tray ke kantong plastik sebelum membagikannya kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.Dimas menjelaskan bahwa kader secara spontan melakukan tindakan ini dan hal itu tidak mencerminkan prosedur resmi SPPG.

Baca juga :   Kisah Keluarga Merawat Pohon Natal Lebih 40 Tahun

Keesokan harinya, Jumat (9/1), SPPG mengundang kader posyandu untuk klarifikasi. Dalam pertemuan itu, kader mengakui tindakannya dan meminta maaf atas kejadian tersebut.

 Pemilik akun TikTok yang merekam video tersebut mengaku terkejut dan mempertanyakan kelayakan makanan untuk balita. Ia menuturkan, “Ini MBG untuk balita, tapi dikemas seperti ini. Isinya ayam, tapi tidak jelas apakah bubur atau apa. Tampak seperti muntahan kucing.” Akun tersebut kini telah menghapus videonya.

Baca juga :   WFA Libur Akhir Tahun 29–31 Desember 2025

SPPG menegaskan bahwa kejadian ini tidak mencerminkan standar resmi distribusi MBG. SPPG berkomitmen membina kader posyandu agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Selain itu, SPPG menambah pengawasan dan memperkuat komunikasi dengan seluruh kader, sehingga distribusi MBG tetap higienis, aman, dan layak bagi ibu hamil dan balita.

SPPG berharap masyarakat memahami bahwa kader bertindak spontan, dan kejadian ini tidak mencerminkan kualitas program MBG secara keseluruhan.(vvr)

Berita ini 2 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Istana Kepresidenan Jakarta membahas percepatan hilirisasi dan program kampung nelayan.

Nasional

Prabowo Bahas Hilirisasi dan Kampung Nelayan di Istana
Apel gelar pasukan polisi lalu lintas untuk Operasi Zebra Jaya 2022.

Nasional

Operasi Zebra 2025 Dimulai, 11 Pelanggaran Jadi Sasaran
Antasari Azhar semasa hidup saat menghadiri acara publik.

Nasional

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia
Uang pecahan seratus ribu rupiah yang diduga palsu tergeletak di atas meja.

Nasional

Warga Tangkap Nenek 70 Tahun Gunakan Uang Palsu
contoh Pembuatan kartu SIM pengemudi

Nasional

Tarif Resmi Perpanjangan dan Pembuatan SIM 2026

Nasional

Bupati Monadi Usulkan Sejumlah Pembangunan Strategis ke Mentri PUPR
Kapolri Listyo Sigit dan Menhut Raja Juli ungkap temuan kayu terbawa banjir Sumatera, beberapa batang memiliki bekas potongan gergaji mesin

Nasional

Kapolri Ungkap Bekas Gergaji Kayu Banjir Sumatera
Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi memberikan klarifikasi soal KTP palsu warga negara Israel bernama Aron Geller di Jakarta.

Nasional

Dukcapil Pastikan KTP WNA Israel Aron Geller Palsu