Reza Pahlavi buka suara usai Khamenei tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reza Pahlavi (Foto: REUTERS/Abdul Saboor)

Reza Pahlavi (Foto: REUTERS/Abdul Saboor)

Los Angeles, iNBrita.com  – Reza Pahlavi, putra mahkota terakhir Iran, bereaksi atas laporan kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Pahlavi, yang telah tinggal di Amerika Serikat sejak revolusi 1979, menulis di akun resmi X pada Minggu (1/3/2026) bahwa kematian Khamenei menandai akhir era Republik Islam. Menurutnya, ini merupakan titik balik penting bagi sejarah negara.

Reza Pahlavi  menyatakan, “Zahhak zaman kita, pembunuh puluhan ribu putra dan putri Iran yang berani, kini telah dihapus dari sejarah. Rezim ini telah berakhir, dan sejarah akan membuangnya ke tong sampah.” Selain itu, Pahlavi menegaskan bahwa siapa pun yang mencoba menggantikan Khamenei tidak akan mendapatkan legitimasi, karena mereka tetap terlibat dalam kejahatan rezim lama.

Baca Juga :  Adnan/Indah Melaju Final BWF Super 300

Lebih jauh lagi, Pahlavi menyerukan aparat militer, polisi, dan lembaga keamanan Iran untuk menolak mendukung rezim. Ia meminta mereka bergabung dengan rakyat agar transisi negara menuju kebebasan dan kemakmuran berjalan stabil. Ia menambahkan, rakyat Iran harus merayakan momen ini sebagai “perayaan nasional besar” dan bersiap menghadiri demonstrasi besar di jalanan untuk menegaskan kemerdekaan negara.

Sementara itu, Khamenei, yang memimpin Iran sejak 1989 menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini, membangun jaringan militer dan paramiliter yang memperluas pengaruhnya hingga ke luar negeri. Sebelumnya, ia menjabat presiden selama Perang Iran-Irak pada 1980-an. Konflik panjang dan isolasi dari Barat membuatnya semakin tidak percaya pada AS dan negara-negara Barat.

Baca Juga :  Israel Serang Lebanon Selatan Usai Evakuasi

Selain karier politiknya, Khamenei mengajar yurisprudensi dan interpretasi teologi, yang memungkinkan ia menjangkau generasi muda yang kecewa dengan monarki. Selama rezim Shah, polisi rahasia SAVAK beberapa kali menangkapnya dan menempatkannya di pengasingan di Iranshahr, namun ia kembali ikut protes pada 1978 yang menggulingkan monarki Pahlavi.

Dengan demikian, kematian Khamenei membuka peluang bagi perubahan besar di Iran, dan Pahlavi memandangnya sebagai momentum bagi rakyat untuk mengambil peran aktif dalam menentukan masa depan negara.

(tim)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Cristiano Ronaldo Disorot Usai Portugal Ditahan Kongo Imbang
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:00 WIB

Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/frantic00)

Kesehatan

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Antam Tetap Tinggi

Jumat, 17 Jul 2026 - 09:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB