Rizal Djalil Soroti Terkait Lemahnya Tata Kelola BUMN Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rizal Djalil saat memaparkan kritik terhadap BUMN dan solusi melalui Danantara.

Rizal Djalil saat memaparkan kritik terhadap BUMN dan solusi melalui Danantara.

Jakarta, iNBrita.com — Mantan Ketua BPK RI, Rizal Djalil, menilai slogan BUMN BerAkhlak yang dipopulerkan sejak 2019 gagal memperbaiki tata kelola perusahaan pelat merah.

Walaupun jumlah BUMN mencapai lebih dari seribu, tapi  pada 2024 dividen yang disumbangkan hanya Rp 86,4 triliun. Bahkan 52 persen BUMN mengalami kerugian hingga Rp 50 triliun.

Rizal menegaskan, ada sederet kasus korupsi di Pertamina, Jiwasraya, Asabri, hingga Telkom, ini  menunjukkan lemahnya pengawasan.

“Ada inspektorat, ada komisaris, ada OJK, bahkan BPK sudah mengingatkan sejak lama. Tapi semua diam seribu bahasa,” ujarnya.

Ia menyambut pembentukan Danantara sebagai superholding dengan aset Rp 10.400 triliun. Namun, ia mengingatkan target kontribusi Rp 813,8 triliun ke APBN hanya bisa tercapai bila aturan main jelas.

Rizal mendorong percepatan restrukturisasi BUMN, keterbukaan informasi, dan penghentian praktik rangkap jabatan komisaris. Dan  meminta Menteri Keuangan tetap menjadi pemegang saham pemerintah sebagai bentuk check and balance.

“Harapan masyarakat kepada Danantara sangat besar. Pengelola harus jauh dari kepentingan politik maupun keluarga. Berpihaklah pada kepentingan rakyat,” tegas Rizal.

(*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan

Berita Terbaru

Ilustrasi Puppy Merge, game penghasil uang dengan klaim saldo DANA.

Teknologi

Puppy Merge Game Penghasil Uang, Benarkah Saldo DANA Cair?

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:00 WIB

Foto: Pemandangan Pelabuhan Victoria yang diselimuti kabut laut di Hong Kong, Cina, 2 Maret 2025. (REUTERS/Tyrone Siu)

Uncategorized

Investor Global Serbu China, Dana Miliaran Dolar Mengalir Deras

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:00 WIB

Honda Jazz GE8 bekas masih diminati dengan harga Rp 95 juta hingga Rp 145 juta per Oktober 2026.

Teknologi

Harga Honda Jazz GE8 Bekas Oktober 2026 Terbaru

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:00 WIB

Fitch Ratings memperingatkan potensi dampak reklasifikasi MSCI terhadap rupiah, cadangan devisa, dan risiko kredit Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Fitch Peringatkan Risiko Pasar Saham Indonesia Akibat MSCI

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:00 WIB

Polytron FOX 350, motor listrik untuk mobilitas harian dengan pilihan sewa baterai dan beli putus.

Teknologi

Harga Polytron FOX 350 Terbaru 2026 dan Spesifikasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:00 WIB