Home / Internasional

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:00 WIB

Salju Langka Lumpuhkan Transportasi Belanda Selama Empat Hari

Salju langka menutupi jalanan dan permukiman di Belanda selama empat hari berturut-turut, mengganggu aktivitas warga dan transportasi umum.

Salju langka menutupi jalanan dan permukiman di Belanda selama empat hari berturut-turut, mengganggu aktivitas warga dan transportasi umum.

Jakarta, iNBrita.com – Salju yang tidak biasa melanda Belanda dalam beberapa waktu terakhir. Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di sana, Arista Kusumastuti (36), membagikan pengalamannya menghadapi fenomena langka tersebut.

Arista menjelaskan bahwa salju bukan kejadian umum di Belanda. Dalam satu tahun, salju biasanya hanya turun satu hingga dua hari dan tidak bertahan lama.

“Banyak orang di luar Belanda mengira Eropa selalu bersalju tebal seperti di film. Padahal, di sini salju sangat jarang,” kata Arista saat berbincang dengan detikTravel, Jumat (9/1/2026).

Belanda Tidak Siap Hadapi Salju Berkepanjangan

Karena jarang terjadi, Belanda tidak sepenuhnya siap menghadapi salju yang turun lebih lama dari perkiraan. Pada awal tahun ini, salju turun selama empat hari berturut-turut.

Salju menutupi jalanan. Di beberapa titik, salju menumpuk cukup tinggi. Di lokasi lain, salju mencair dan membuat permukaan jalan menjadi licin.

Transportasi Umum Paling Terdampak

Transportasi umum menjadi sektor yang paling terdampak. Banyak layanan kereta, trem, dan bus berhenti sementara karena salju dan es menutup rel serta jalur transportasi.

Baca juga :   Jadwal M7 World Championship Day 5 Swiss Stage

“Belanda tidak siap menghadapi salju tebal. Rel dan infrastruktur di sini memang tidak dirancang untuk kondisi seperti ini. Berbeda dengan Norwegia atau Finlandia yang sudah terbiasa menghadapi musim salju panjang,” ujar Arista yang tinggal di Den Haag.

Ia menambahkan, pihak berwenang menghentikan operasional transportasi demi menjaga keselamatan dan mencegah kecelakaan.

“Banyak perjalanan dibatalkan karena risikonya cukup besar,” tegasnya.

Mobil Ikut Alami Pengendara Kesulitan

Selain transportasi umum, pengendara kendaraan pribadi juga menghadapi tantangan. Tidak semua pengemudi menggunakan ban musim dingin.

Berbeda dengan negara-negara Skandinavia yang mewajibkan penggunaan ban khusus saat musim dingin, Belanda tidak menerapkan aturan tersebut. Akibatnya, sejumlah mobil tergelincir di jalanan yang licin.

Pemerintah Keluarkan Peringatan Oranye

Kondisi ini mendorong Pemerintah Belanda mengeluarkan peringatan keselamatan kode oranye. Pemerintah meminta warga membatasi aktivitas di luar rumah.

Baca juga :   Kejutan! Xabi Alonso Mundur dari Real Madrid

Sejumlah sekolah menutup kegiatan belajar, dan banyak perusahaan meminta karyawannya bekerja dari rumah.

Warga Tetap Antusias Menikmati Salju

Meski demikian, sebagian warga tetap keluar rumah untuk menikmati momen langka tersebut.

“Banyak yang senang karena salju jarang turun. Anak-anak bermain seluncur, ada juga yang membuat permainan sederhana menggunakan sepeda,” kata Arista.

Salju menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi keluarga dan anak-anak yang ingin merasakan pengalaman berbeda.

Kondisi Berangsur Membaik

Arista menyebut kondisi mulai membaik saat salju perlahan mencair. Aktivitas warga kembali berjalan, meski mereka tetap waspada karena beberapa jalan, terutama di kawasan permukiman, masih licin.

“Salju kali ini indah sekali. Biasanya suasana di sini gloomy dan abu-abu, tapi sekarang semuanya putih. Warga terlihat antusias. Saya juga keluar rumah hari ini untuk pergi ke perpustakaan,” ujar Arista, yang telah menetap di Belanda sejak 2019. (Ven*)

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bendera negara-negara poros baru berkibar berdampingan

Internasional

Negara Teluk Peringatkan AS Soal Serangan Iran
Senator Amerika Serikat bertemu Perdana Menteri Denmark di Kopenhagen

Internasional

Delegasi Parlemen AS Dukung Denmark dan Greenland
Pertemuan Dewan Keamanan PBB membahas serangan Amerika Serikat ke Venezuela

Internasional

DK PBB Gelar Rapat Darurat Bahas Serangan AS
Anak-anak mengangkat tangan di dalam kelas di depan papan tulis bertuliskan World Children Day dengan ilustrasi gambar anak-anak.

Internasional

Hari Anak Internasional Tekankan Perlindungan Hak Anak
Keluarga duduk bersama merayakan Natal dengan tradisi unik dari berbagai negara.

Internasional

Tradisi Natal Unik di Berbagai Negara Dunia Aneh
Petugas pemadam Hong Kong memadamkan kebakaran besar di apartemen Wang Fuk Court, Tai Po.

Internasional

Kebakaran Apartemen Hong Kong Tewaskan 13 Warga
Massa demonstran menggelar aksi protes antipemerintah di Iran di tengah kerusuhan dan penindakan aparat keamanan

Internasional

Gelombang Protes Iran Tewaskan Ribuan, PBB Angkat Suara
Pegawai Ericsson berjalan di gedung kantor di Swedia, mencerminkan pengumuman pemangkasan 1.600 pekerjaan.

Internasional

Ericsson Rencanakan Pemangkasan 1.600 Karyawan Tahun Ini