Salju Langka Lumpuhkan Transportasi Belanda Selama Empat Hari

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salju langka menutupi jalanan dan permukiman di Belanda selama empat hari berturut-turut, mengganggu aktivitas warga dan transportasi umum.

Salju langka menutupi jalanan dan permukiman di Belanda selama empat hari berturut-turut, mengganggu aktivitas warga dan transportasi umum.

Jakarta, iNBrita.com – Salju yang tidak biasa melanda Belanda dalam beberapa waktu terakhir. Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di sana, Arista Kusumastuti (36), membagikan pengalamannya menghadapi fenomena langka tersebut.

Arista menjelaskan bahwa salju bukan kejadian umum di Belanda. Dalam satu tahun, salju biasanya hanya turun satu hingga dua hari dan tidak bertahan lama.

“Banyak orang di luar Belanda mengira Eropa selalu bersalju tebal seperti di film. Padahal, di sini salju sangat jarang,” kata Arista saat berbincang dengan detikTravel, Jumat (9/1/2026).

Belanda Tidak Siap Hadapi Salju Berkepanjangan

Karena jarang terjadi, Belanda tidak sepenuhnya siap menghadapi salju yang turun lebih lama dari perkiraan. Pada awal tahun ini, salju turun selama empat hari berturut-turut.

Salju menutupi jalanan. Di beberapa titik, salju menumpuk cukup tinggi. Di lokasi lain, salju mencair dan membuat permukaan jalan menjadi licin.

Transportasi Umum Paling Terdampak

Transportasi umum menjadi sektor yang paling terdampak. Banyak layanan kereta, trem, dan bus berhenti sementara karena salju dan es menutup rel serta jalur transportasi.

“Belanda tidak siap menghadapi salju tebal. Rel dan infrastruktur di sini memang tidak dirancang untuk kondisi seperti ini. Berbeda dengan Norwegia atau Finlandia yang sudah terbiasa menghadapi musim salju panjang,” ujar Arista yang tinggal di Den Haag.

Ia menambahkan, pihak berwenang menghentikan operasional transportasi demi menjaga keselamatan dan mencegah kecelakaan.

“Banyak perjalanan dibatalkan karena risikonya cukup besar,” tegasnya.

Mobil Ikut Alami Pengendara Kesulitan

Selain transportasi umum, pengendara kendaraan pribadi juga menghadapi tantangan. Tidak semua pengemudi menggunakan ban musim dingin.

Berbeda dengan negara-negara Skandinavia yang mewajibkan penggunaan ban khusus saat musim dingin, Belanda tidak menerapkan aturan tersebut. Akibatnya, sejumlah mobil tergelincir di jalanan yang licin.

Pemerintah Keluarkan Peringatan Oranye

Kondisi ini mendorong Pemerintah Belanda mengeluarkan peringatan keselamatan kode oranye. Pemerintah meminta warga membatasi aktivitas di luar rumah.

Sejumlah sekolah menutup kegiatan belajar, dan banyak perusahaan meminta karyawannya bekerja dari rumah.

Warga Tetap Antusias Menikmati Salju

Meski demikian, sebagian warga tetap keluar rumah untuk menikmati momen langka tersebut.

“Banyak yang senang karena salju jarang turun. Anak-anak bermain seluncur, ada juga yang membuat permainan sederhana menggunakan sepeda,” kata Arista.

Salju menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi keluarga dan anak-anak yang ingin merasakan pengalaman berbeda.

Kondisi Berangsur Membaik

Arista menyebut kondisi mulai membaik saat salju perlahan mencair. Aktivitas warga kembali berjalan, meski mereka tetap waspada karena beberapa jalan, terutama di kawasan permukiman, masih licin.

“Salju kali ini indah sekali. Biasanya suasana di sini gloomy dan abu-abu, tapi sekarang semuanya putih. Warga terlihat antusias. Saya juga keluar rumah hari ini untuk pergi ke perpustakaan,” ujar Arista, yang telah menetap di Belanda sejak 2019. (Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hamza Abdelkarim Cetak Gol, Barcelona Buka Peluang Tim Utama
Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global
Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Hamza Abdelkarim Cetak Gol, Barcelona Buka Peluang Tim Utama

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Berita Terbaru

Anggota kepolisian turut membantu proses pemadaman api di Gunung Sumbing, Rabu 21 Oktober 2026. (Foto: Polda Jateng

Nasional

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:00 WIB

SPBU Pertamina melayani pengisian BBM untuk masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. ( AI INBRITA)

Ekonomi

Harga BBM Pertamina, Cek Daftar Lengkap Semua Wilayah

Kamis, 22 Okt 2026 - 05:00 WIB

Nasi goreng kencur kemangi yang gurih, harum, dan praktis untuk menu sehari-hari. ( Foto inbrita)

Kuliner

Resep Nasi Goreng Kencur Kemangi Gurih Praktis Rumahan

Kamis, 22 Okt 2026 - 04:00 WIB