Sarwendah Bawa Bukti Status Anak Saat Diperiksa Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sarwendah di Polda Metro Jaya, Jumat (30/1/2026). Foto: Febryantino/detikcom

Sarwendah di Polda Metro Jaya, Jumat (30/1/2026). Foto: Febryantino/detikcom

Jakarta , iNBrita.com — Sarwendah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan sebagai saksi korban dalam laporan dugaan pencemaran nama baik yang diajukan Ruben Onsu. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan konten media sosial yang menyinggung asal-usul anak mereka.

Sarwendah hadir didampingi kuasa hukum dan secara kooperatif mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan yang berlangsung di Jakarta Selatan.

Bawa Bukti Terkait Status Anak

Dalam pemeriksaan itu, Sarwendah menyerahkan sejumlah bukti kepada penyidik. Bukti tersebut bertujuan memperkuat keterangan bahwa anak berinisial T merupakan anak sah dari Sarwendah dan Ruben Onsu.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan kliennya ingin meluruskan informasi yang keliru dan menyesatkan. Menurutnya, konten yang beredar sama sekali tidak berdasarkan fakta.

Kuasa Hukum Nilai Konten Bermuatan Fitnah

Chris menyebut akun TikTok @vina.run telah menyebarkan tuduhan yang tidak benar. Akun tersebut menuding status anak Sarwendah dan Ruben Onsu dengan narasi yang merugikan nama baik keluarga mereka.

Ia menilai unggahan tersebut mengandung unsur fitnah dan mencederai hak anak. Oleh karena itu, pihaknya memilih menempuh jalur hukum agar kasus ini mendapat kejelasan.

Dugaan Serangan Berulang di Media Sosial

Pihak Sarwendah juga mencermati adanya serangan yang terjadi secara berulang melalui media sosial. Chris menyampaikan kliennya merasa ada pihak tertentu yang secara konsisten menyerang dan menyudutkan Sarwendah.

“Kami melihat pola yang terus berulang. Karena itu, kami akan menghadapi proses ini sampai menemukan siapa pihak yang bertanggung jawab,” ujar Chris.

Harapan Jadi Pembelajaran Publik

Chris kembali menegaskan seluruh tuduhan yang muncul di media sosial tidak benar. Ia berharap penanganan kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan platform digital.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami dampak hukum dan psikologis dari penyebaran informasi palsu, terlebih jika menyangkut anak di bawah umur.

Ruben Onsu Laporkan Akun Media Sosial

Sebelumnya, Ruben Onsu melaporkan pemilik akun Instagram dan TikTok @vina.run ke Polda Metro Jaya. Akun tersebut menyebarkan tudingan bahwa Thalia Putri Onsu bukan anak kandung Ruben Onsu dan Sarwendah.

Laporan itu tercatat dengan nomor STTLP/B/5364/VII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA. Ruben menjerat terlapor dengan Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik dan fitnah.

Selain itu, laporan tersebut juga mengacu pada Pasal 27 Ayat (3) juncto Pasal 45 Ayat (3) UU ITE, Pasal 32 Ayat (1) juncto Pasal 48 Ayat (1) UU ITE, serta Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Zodiak Berpeluang Keluar dari Masalah Keuangan Oktober 2026
Fuji Pamer Hermes Birkin , Momen Unboxing Jadi Sorotan
Doctor X Raih Rating Tertinggi Berkat Akting Kim Ji Won
Rembulan Bersinar Lagi, Tasya Hidupkan Karya Mansyur S
Angka 6661 dan Sejarah Avenged Sevenfold
Film Pulang Kampung Bawa Cinta dari Danau Toba
4 Shio Berpeluang Temukan Pintu Rezeki Oktober 2026
Netflix Pastikan KPop Demon Hunters 2 Tayang 2029
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Fuji Pamer Hermes Birkin , Momen Unboxing Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Doctor X Raih Rating Tertinggi Berkat Akting Kim Ji Won

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Rembulan Bersinar Lagi, Tasya Hidupkan Karya Mansyur S

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Angka 6661 dan Sejarah Avenged Sevenfold

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Film Pulang Kampung Bawa Cinta dari Danau Toba

Berita Terbaru

Ilustrasi perak Antam. (Foto : Dok PT Aneka Tambang Tbk)

Ekonomi

Harga Perak Antam Hari Ini Turun Rp 2.000 per Gram

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:00 WIB

Harga emas Antam turun Rp13 ribu menjadi Rp2.561.000 per gram pada Kamis (15/10).(Foto : CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Rp13 Ribu, Cek Daftarnya

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:00 WIB

Rupiah melemah 0,25 persen ke level Rp17.948 per dolar AS akibat tekanan inflasi Amerika Serikat.(Foto : CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp17.948 per Dolar AS Pagi Ini

Kamis, 15 Okt 2026 - 10:00 WIB

Pelatihan ekspor bagi UMKM agar bisa menembus pasar global di TEI 2026. ( Foto istimewa)

Ekonomi

TEI 2026 Buka Peluang Ekspor bagi UMKM Indonesia

Kamis, 15 Okt 2026 - 09:00 WIB

Konsumsi makanan bergizi terutama saat sarapan untuk memulai hari. (Foto: Unsplash/Ben Kolde)

Kesehatan

Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:00 WIB