Kerinci, iNBrita.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh, Alpian, S.Sos., M.M., mewakili Wali Kota Sungai Penuh menghadiri pembukaan Festival Budaya Kerinci Tahun 2026 di Dermaga Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Kamis (22/10/2026).
Festival tahunan kebanggaan masyarakat Sakti Alam Kerinci itu berlangsung meriah. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah memadati lokasi acara untuk menyaksikan beragam pertunjukan seni dan tradisi lokal. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah bersama masyarakat berupaya menjaga warisan budaya sekaligus mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif.
Festival Budaya Kerinci 2026 Hadirkan Ribuan Pengunjung
Pembukaan festival turut menghadirkan Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, perwakilan Menteri Kebudayaan melalui Direktur Jenderal Kebudayaan, unsur Pemerintah Provinsi Jambi, pimpinan dan anggota DPRD se-Provinsi Jambi, para kepala daerah dan sekretaris daerah se-Provinsi Jambi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan BUMN dan BUMD, Ketua Tim Penggerak PKK se-Provinsi Jambi, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Himpunan Kerukunan Keluarga (HKK), serta ribuan masyarakat Sakti Alam Kerinci.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat tersebut menunjukkan dukungan terhadap upaya pelestarian budaya serta pengembangan pariwisata di wilayah Sakti Alam Kerinci.
Bupati Kerinci Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya
Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Festival Budaya Kerinci 2026. Ia menilai dukungan berbagai pihak menjadi kunci penting dalam menyukseskan agenda budaya tahunan tersebut.
Monadi menegaskan bahwa Festival Budaya Kerinci tidak hanya menghadirkan perayaan seni dan budaya, tetapi juga memperkuat persatuan, menjaga keberagaman, dan mendorong masyarakat melestarikan warisan leluhur.
“Kerinci merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa. Selain memiliki keindahan alam, Kerinci juga kaya akan seni budaya, tradisi, serta berbagai kerajinan yang menjadi identitas masyarakat. Semua potensi ini harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujar Monadi.
Ia menjelaskan bahwa kekayaan budaya dapat memperkuat daya tarik pariwisata daerah. Berbagai pertunjukan seni, tradisi, dan festival mampu mengundang wisatawan untuk berkunjung ke Kerinci. Kunjungan tersebut juga membuka peluang usaha bagi masyarakat, menggerakkan ekonomi kreatif, dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.
Sekda Alpian Dukung Promosi Wisata dan Budaya Daerah
Sementara itu, Sekda Kota Sungai Penuh Alpian, S.Sos., M.M., menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mendukung Festival Budaya Kerinci. Menurutnya, festival ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan adat istiadat, seni, dan budaya Kerinci kepada masyarakat luas.
Alpian juga menilai kegiatan tersebut mampu mempererat sinergi antarpemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata. Melalui kolaborasi yang kuat, pemerintah daerah dapat mengoptimalkan potensi budaya dan alam untuk menarik lebih banyak wisatawan.
“Festival Budaya Kerinci merupakan momentum penting untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya yang kita miliki. Selain itu, kegiatan ini juga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Alpian.
Festival Budaya Kerinci Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Alpian berharap pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat terus mengembangkan Festival Budaya Kerinci sebagai agenda tahunan yang semakin berkualitas dan menarik. Ia optimistis festival ini dapat memperkuat promosi pariwisata sekaligus mengangkat Kerinci dan Sungai Penuh sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Provinsi Jambi maupun tingkat nasional.
Melalui Festival Budaya Kerinci 2026, pemerintah daerah mengajak masyarakat, pelaku seni, dan pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga identitas budaya lokal, memperluas promosi wisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
(eny)









