Tembok Besar China Jadi Arena Seluncur Saat Musim Dingin

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisatawan seluncuran di Tembok Raksasa China (iHenan/X)

Wisatawan seluncuran di Tembok Raksasa China (iHenan/X)

Beijing, iNBrita.com  – Salju deras menyelimuti Beijing pada pertengahan Januari 2026 dan membekukan sebagian Tembok Besar China, sehingga wisatawan mencoba pengalaman unik: berseluncur di atas es.

Menurut Times of India pada Jumat (30/1/2026), pengunjung tetap memilih Tembok Besar sebagai destinasi favorit saat musim salju. Pada 17 Januari 2026, salju menutup beberapa bagian tembok yang menanjak dan menurun hingga menjadi licin. Akibatnya, pengunjung yang awalnya datang untuk trekking mencari cara baru untuk menikmati situs bersejarah itu.

Beberapa wisatawan menuruni turunan es dengan berseluncur, dan menikmati sensasi yang mendebarkan. Sebagian orang bersenang-senang, sementara itu yang lain terpeleset dan jatuh. Fenomena ini membuat aktivitas itu viral di media sosial China, sehingga semakin banyak orang datang untuk menguji adrenalin mereka.

Baca Juga :  Lonjakan Wisata China Dorong Tren Hotel Ekonomi

Otoritas setempat mengimbau pengunjung untuk berhati-hati, memakai sepatu antiselip, dan memperhatikan kondisi cuaca. Badan Meteorologi Beijing memprediksi salju ringan akan terus turun hingga 18 Januari, dan mereka juga menyebarkan peringatan gelombang dingin dengan suhu 6–12°C di wilayah tengah dan timur China.

Baca Juga :  Menjelajahi Rawa Bento, The Amazon of Kerinci

Sejarah Tembok Besar bermula pada masa Qin Shi Huang, sekitar 221 SM. Kaisar Qin menyatukan seluruh wilayah China dan memerintahkan penghancuran tembok lama antar kerajaan seperti Qin, Wei, Zhao, Qi, Yan, dan Zhongshan. Ia kemudian membangun tembok baru di perbatasan utara untuk melindungi kekuasaannya dari serangan bangsa Xiongnu.

Dinasti-dinasti berikutnya, seperti Han, Sui, dan dinasti utara, memperbaiki, memperpanjang, dan meninggikan tembok itu. Kini, Tembok Besar membentang sepanjang sekitar 8.850 km, dan tetap menjadi simbol kekuatan serta sejarah panjang peradaban China.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua
InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.
Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing
Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia
Batik Air Buka Penerbangan Langsung Jakarta–Muara Bungo
Italia Kuasai Daftar Kedai Kopi Paling Unik Dunia
Pariwisata Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2026
Ubud Bali Dari Desa Sunyi Jadi Ikon Dunia
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:00 WIB

Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:00 WIB

Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:00 WIB

Batik Air Buka Penerbangan Langsung Jakarta–Muara Bungo

Berita Terbaru

Bongkahan amber seberat 3,5 kilogram ini tercatat sebagai potongan rumanit terbesar yang pernah ditemukan. (Dok. Museum Kabupaten Buzău)

Teknologi

Batu Ganjalan Pintu Ini Ternyata Bernilai Rp20 Miliar

Senin, 22 Jun 2026 - 09:00 WIB

Ilustrasi rumah. (Foto: Pexels)

Ekonomi

Gaji Rp14 Juta Bisa Ajukan Rumah Subsidi

Senin, 22 Jun 2026 - 08:00 WIB

Spanyol menang telak atas Arab Saudi di Piala Dunia 2026. (REUTERS/Claudia Greco)

Internasional

Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi

Senin, 22 Jun 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi kanker tiroid dan gejalanya pada leher.(Dok. Mayapada Hospital)

Kesehatan

Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi

Senin, 22 Jun 2026 - 06:00 WIB

Bupati Monadi menghadiri Kenduri Sko Belui 2026 dan mengajak masyarakat menjaga adat serta melestarikan budaya Kerinci. ( Foto Kerinci Satu)

KERINCI

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Belui.

Senin, 22 Jun 2026 - 05:00 WIB