Home / Kuliner

Minggu, 9 November 2025 - 04:00 WIB

Toko Roti 200 Tahun di Skotlandia Tutup

Bangunan toko roti Alexander Taylor yang telah berdiri selama dua abad di South Lanarkshire, Skotlandia, kini resmi ditutup karena tak ada penerus.

Bangunan toko roti Alexander Taylor yang telah berdiri selama dua abad di South Lanarkshire, Skotlandia, kini resmi ditutup karena tak ada penerus.

Jakarta, iNBrita.com – Toko roti berusia 200 tahun ini akhirnya tutup dan dijual karena pemiliknya tidak memiliki penerus. Penutupan toko ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi para pelanggan setianya.

Banyak pemilik bisnis kuliner legendaris kini menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan usaha mereka. Persaingan yang semakin ketat dan kekhawatiran tidak adanya generasi penerus membuat banyak bisnis tua terancam berhenti.

Hal itu juga terjadi pada toko roti legendaris Alexander Taylor di South Lanarkshire, Skotlandia, yang baru saja menutup usahanya. Menurut laporan BBC pada Kamis (6/11), toko roti ini telah berdiri selama dua abad dan dikenal sebagai toko roti tertua di Skotlandia.

Baca juga :   Manfaat Sarapan Pepaya untuk Kesehatan Tubuh Setiap Hari

Barry dan Claire Taylor, generasi keenam keluarga Taylor, telah mengelola toko ini selama 28 tahun. Claire mengaku awalnya merasa antusias saat mengambil alih usaha keluarga tersebut, namun lama-kelamaan ia mulai merasa tidak ingin terus menanggung beban besar itu.

Kisah toko roti ini berawal dari Alexander Taylor, seorang mantan petani yang mendirikan toko kecil di awal abad ke-19. Saat itu, jumlah toko roti di Skotlandia masih sedikit, dan Alexander Taylor menjadi toko roti ketujuh yang berdiri di wilayah tersebut.

Barry masih mengingat dengan jelas cerita yang diwariskan oleh ayah dan pamannya tentang perjuangan keluarga mereka membangun toko roti itu. Bagi Barry, toko roti ini bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat sekitar.

Baca juga :   Tips Resep Bolu Keju Cheddar Lembut Gurih

“Banyak orang bertemu di sini dengan wajah ramah. Berbagai peristiwa penting yang membentuk kota ini juga berawal dari toko kami,” ujar Barry.

Sayangnya, perjalanan panjang toko tersebut kini harus berakhir. Barry memutuskan untuk menutup dan menjual toko karena ia merasa sudah saatnya berhenti. Ia mengaku telah berbicara dengan anak-anaknya, namun tidak ada yang ingin meneruskan usaha keluarga ini.

“Dalam hidup, kita tidak bisa berharap anak-anak akan memilih jalan yang sama seperti orang tuanya,” kata Claire menutup kisahnya.

(VVR*)

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Seseorang makan mie panjang umur saat Imlek

Kuliner

Mie Panjang Umur Simbol Harapan dan Keberuntungan Imlek
Ilustrasi berbagai olahan singkong seperti perkedel, combro, dan singkong goreng keju

Kuliner

7 Olahan Singkong Lezat, Murah, dan Mudah Dibuat
Gorengan yang sangat nikmat

Kuliner

Rahasia Campuran Tepung Bikin Gorengan Tetap Renyah
Gorengan rumahan berupa tahu isi, pisang goreng wijen, dan bakwan sayur siap untuk takjil keluarga.

Kuliner

Kreasi Gorengan Rumahan Lezat untuk Takjil Keluarga
Aneka menu buka puasa manis sehat seperti kolak labu, bubur kacang hijau, salad buah yogurt, dan es timun serut di meja makan.

Kuliner

7 Menu Buka Puasa Manis Sehat Praktis
Aneka jajanan tradisional Indonesia seperti klepon, lupis, dan kue putu tersaji di atas piring bambu beralas daun pisang.

Kuliner

Alpukat, Pisang, dan Jajanan Tradisional Bebas Gluten
Potongan roti tawar lembut berwarna cokelat keemasan tersusun di keranjang rotan siap disajikan untuk sarapan.

Kuliner

Roti Tawar Buatan Sendiri Jadi Pilihan Sehat
Foto seporsi Nasi Kapau lengkap dengan rendang, gulai tambusu, dan telur balado disajikan di piring putih dengan latar restoran modern Jakarta.

Kuliner

Lezatnya Nasi Kapau Modern Autentik di Jakarta