Topan Hantam Filipina, Wisatawan Diminta Tetap Waspada

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas membersihkan puing di jalan utama Manila setelah Topan Super Fung-wong menghantam Filipina pada Minggu (9/11/2025).

Petugas membersihkan puing di jalan utama Manila setelah Topan Super Fung-wong menghantam Filipina pada Minggu (9/11/2025).

Manila, iNBrita.com – Filipina memikat wisatawan dengan keindahan wilayah kepulauannya yang menakjubkan. Namun, di balik pesonanya, negara ini sering menghadapi berbagai bencana alam.

Setiap tahun, cuaca ekstrem silih berganti melanda wilayah Filipina. Sebelum Topan Super Fung-wong menerjang pada Minggu (9/11/2025), Topan Kalmaegi sudah lebih dulu memporak-porandakan sejumlah daerah.

Akibat kondisi tersebut, banyak negara kini mengeluarkan peringatan perjalanan ke Filipina. Mereka menilai situasi di sana masih berbahaya meskipun keadaan mulai membaik.

Menurut situs resmi Pemerintah Kanada, wisatawan yang ingin berkunjung ke Filipina harus tetap waspada karena kondisi alam dapat berubah secara tiba-tiba. Setelah badai berlalu, banjir, tanah longsor, dan gangguan transportasi sering terjadi.

Pemerintah Australia melalui laman Smartraveller juga menegaskan hal serupa. Laporan mereka menyebutkan bahwa badai tropis sering mengganggu penerbangan, menutup pelabuhan, serta merusak jalan dan jembatan di beberapa wilayah.

Selepas badai, banyak daerah masih menjalankan aktivitas pemulihan. Jalanan belum sepenuhnya bersih, listrik belum pulih, dan layanan umum masih terbatas.

Pemerintah Amerika Serikat, melalui Kedutaan Besar di Manila, bahkan memperingatkan bahwa situasi saat ini sangat mengancam jiwa.

“Badai ini mengancam keselamatan. Angin kencang dapat merusak bangunan dan menyebabkan pemadaman listrik besar-besaran. Beberapa wilayah mungkin kehilangan akses listrik dan layanan dasar,” tulis imbauan resmi tersebut.

“Kami meminta warga negara Amerika Serikat di wilayah terdampak untuk mengikuti panduan otoritas setempat, termasuk perintah evakuasi,” lanjut pernyataan itu.

Rajin Memantau Situasi Terkini

Wisatawan perlu meningkatkan kesiapan dan kewaspadaan sebelum berangkat. Langkah pertama yang penting adalah memantau informasi dari badan meteorologi Filipina (PAGASA). Lembaga ini secara rutin memberikan pembaruan cuaca dan peringatan dini mengenai potensi badai atau kondisi ekstrem lainnya.

Selain itu, wisatawan sebaiknya membuat rencana perjalanan yang fleksibel. Penerbangan bisa dibatalkan mendadak, dan perjalanan laut kerap tertunda akibat ombak tinggi.

Beberapa destinasi wisata, terutama di wilayah pesisir dan pegunungan, mungkin masih ditutup sementara untuk alasan keselamatan. Karena itu, wisatawan perlu menyiapkan rencana cadangan serta menjaga kesabaran agar perjalanan tetap menyenangkan.

Terakhir, pilihlah akomodasi yang aman dan memiliki prosedur evakuasi jelas. Hotel besar di kota umumnya menyediakan standar keamanan yang lebih baik dibanding penginapan kecil di daerah terpencil.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokyo Hadapi Masalah Baru Akibat Koper Bekas Turis
Hengdian Tawarkan Wisata Bikin Drama Pendek Sendiri
Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh
Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026
Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua
InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.
Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing
Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:00 WIB

Tokyo Hadapi Masalah Baru Akibat Koper Bekas Turis

Minggu, 6 September 2026 - 18:00 WIB

Hengdian Tawarkan Wisata Bikin Drama Pendek Sendiri

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:00 WIB

Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua

Berita Terbaru

Wali Kota Alfin saat menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026.

SUNGAI PENUH

Alfin Sampaikan Perubahan APBD 2026 Sesuai Kebutuhan Daerah

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga Fed

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:00 WIB

Petugas Polres Kerinci bersama warga memadamkan karhutla di Desa Semerap.

KERINCI

Sinergi Polres Kerinci dan Warga Padamkan Karhutla Semerap

Rabu, 16 Sep 2026 - 13:00 WIB

Sri Kartini Alfin menghadiri pembelajaran Sekolah Lansia Tangguh di Sungai Penuh.  (15/9/2026)

SUNGAI PENUH

Sri Kartini Alfin Ajak Lansia Hidup Sehat Produktif

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:00 WIB

Harga emas Antam menguat Rp1.000 menjadi Rp2.593.000 per gram pada Rabu, 16 September 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp1.000

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:00 WIB