Tradisi Natal Unik di Berbagai Negara Dunia Aneh

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perayaan Natal.()

Ilustrasi perayaan Natal.()

Jakarta, iNBrita.com – Perayaan Natal di berbagai negara tidak selalu berlangsung dengan cara yang lazim seperti menghias pohon Natal, bertukar kado, atau menyantap kalkun panggang. Sejumlah negara justru merayakan Natal melalui tradisi yang unik dan tidak biasa. Tradisi-tradisi tersebut lahir dari latar belakang budaya, sejarah, dan kepercayaan lokal masing-masing masyarakat.

Kompas.com merangkum sejumlah tradisi Natal paling tidak lazim dari berbagai negara, Rabu (24/12/2025).

Jepang: Natal identik dengan ayam goreng KFC

Masyarakat Jepang merayakan Natal dengan menyantap ayam goreng, khususnya dari restoran cepat saji KFC. Berbeda dengan negara Barat yang menjadikan kalkun sebagai menu utama, warga Jepang mengaitkan Natal dengan ayam goreng sejak tahun 1970-an.

Tradisi ini bermula ketika KFC membuka cabang pertamanya di Jepang. Takeshi Okawara, manajer KFC kala itu, menangkap peluang setelah mendengar keluhan warga asing yang merindukan kalkun Natal. Ia kemudian memasarkan ayam goreng sebagai alternatif hidangan Natal. Pada 1974, KFC meluncurkan kampanye “Kurisumasu ni wa Kentakkii” atau “Kentucky for Christmas”. Kampanye tersebut sukses besar dan membentuk kebiasaan baru di masyarakat Jepang.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Buka Gebyar PAUD Peringati Hari Anak Nasional

Norwegia: sembunyikan sapu dari roh jahat

Di Norwegia, warga menjalankan tradisi menyembunyikan sapu pada malam Natal. Masyarakat setempat mempercayai bahwa roh jahat dan penyihir turun ke bumi pada malam tersebut. Mereka menyembunyikan sapu agar para penyihir tidak menggunakannya untuk terbang dan mengganggu ketenangan rumah.

Kepercayaan ini berasal dari tradisi kuno yang masih bertahan hingga kini, terutama di wilayah pedesaan.

Venezuela: ke gereja dengan sepatu roda

Warga Kota Caracas, Venezuela, menjalani tradisi Natal dengan cara yang tidak biasa. Selama sepekan menjelang Natal, mereka mendatangi gereja menggunakan sepatu roda untuk mengikuti kebaktian pagi yang dikenal sebagai Misa de Aguinaldo.

Pemerintah setempat mendukung tradisi ini dengan menutup sejumlah jalan utama hingga pukul 08.00 waktu setempat. Langkah tersebut bertujuan untuk menjamin keselamatan jemaat yang meluncur menuju gereja.

Baca Juga :  Jadwal Piala Dunia 2026 Tidak Ramah Pekerja Indonesia

Spanyol: memukul kayu hingga “mengeluarkan” hadiah

Di wilayah Katalonia, Spanyol, keluarga-keluarga merayakan Natal melalui tradisi caga tio. Mereka menghias kayu gelondong dengan wajah dan topi, lalu memperlakukannya layaknya makhluk hidup.

Selama dua pekan menjelang Natal, keluarga memberi makan kayu tersebut dengan buah, kacang, dan permen. Pada malam Natal, anak-anak memukul kayu itu sambil menyanyikan lagu tradisional hingga kayu tersebut “mengeluarkan” hadiah Natal.

Guatemala: membakar iblis untuk membersihkan diri

Masyarakat Guatemala menyambut Natal dengan tradisi La Quema del Diablo atau pembakaran iblis. Menjelang Natal, warga membersihkan rumah dan lingkungan sekitar, lalu mengumpulkan sampah di satu titik.

Mereka meletakkan patung iblis di atas tumpukan sampah dan membakarnya bersama-sama. Ritual ini melambangkan keinginan masyarakat untuk menyingkirkan energi negatif dari tahun sebelumnya dan menyambut tahun baru dengan harapan yang lebih baik.

(eni)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026
United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan
Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026
NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat
Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata
Prabowo Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia Prancis
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:00 WIB

Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:00 WIB

Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:00 WIB

Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 14:00 WIB

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan

Senin, 1 Juni 2026 - 05:00 WIB

Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini tercatat stagnan setelah sebelumnya mengalami penurunan.(Foto: Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Tinggi

Rabu, 3 Jun 2026 - 14:00 WIB

Foto: Ilustrasi Rumah. (Dok: Freepik)

Nasional

KPR Mahal Bikin Milenial Menyerah Beli Rumah

Rabu, 3 Jun 2026 - 11:00 WIB

Prabowo copot Dadan Hindayana, Nanik Deyang ditunjuk pimpin BGN baru. ( Foto Dok Polri)

Nasional

Prabowo Copot Dadan Hindayana Dari Jabatan BGN

Rabu, 3 Jun 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi penukaran kode redeem Free Fire untuk hadiah gratis.

Game

Kode Redeem FF 3 Juni 2026 Hadiah Gratis Lengkap

Rabu, 3 Jun 2026 - 06:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH bersama Wali Kota Jambi Maulana saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tata kelola pemerintahan daerah dalam rangka Hari Jadi ke-625 Kota Jambi dan HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi.( Foto Prokopim Kota Sungai Penuh)

SUNGAI PENUH

Wali Kota Alfin Teken MoU Dengan Kota Jambi

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:00 WIB