Trump Siap Abaikan Hukum Internasional Demi Kepentingan AS

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Donald Trump (Reuters/Anna Rose Layden)

Foto: Donald Trump (Reuters/Anna Rose Layden)

Jakarta, iNBrita.com  — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan dunia. Dalam wawancara eksklusif dengan The New York Times pada 7 Januari, ia menyatakan bahwa hanya moralitasnya sendiri yang membatasi kekuasaannya sebagai Presiden AS, bukan hukum internasional.

“Satu-satunya hal yang dapat menghentikan saya adalah moralitas saya sendiri, pikiran saya sendiri,” kata Trump. “Saya tidak membutuhkan hukum internasional.” Namun, ia menambahkan bahwa pemerintahannya tetap mematuhi hukum internasional, meskipun dirinya sendiri menentukan kapan hukum itu berlaku bagi AS.

Trump menyampaikan pernyataan ini di tengah kontroversi kebijakan luar negerinya. Sebagai contoh, ia memimpin operasi militer di Venezuela untuk menangkap Presiden Nicolás Maduro dan merencanakan pengambilalihan Greenland dari Denmark. Selain itu, ia menyinggung keberhasilan serangan AS terhadap program nuklir Iran. Trump menegaskan bahwa ia siap menggunakan kekuatan militer, ekonomi, dan politik untuk mempertahankan dominasi AS.

Negara-negara Eropa bereaksi keras terhadap pernyataan Trump. Beberapa anggota NATO bahkan memperingatkan bahwa pendekatan Trump dapat mengganggu tatanan dunia berbasis hukum internasional. Sementara itu, Denmark menyoroti isu Greenland dan menyiapkan langkah strategis untuk menanggapi rencana Trump.

Trump menegaskan bahwa ia tidak berniat menyakiti orang lain, tetapi tetap menempatkan kepentingan nasional AS dan kekuatan militernya di posisi utama. Para analis menilai sikap ini menunjukkan bahwa Trump menilai kekuatan nasional lebih penting daripada aturan internasional.

Dengan demikian, melalui wawancara ini, Trump menekankan bahwa ia bersedia mengabaikan norma internasional jika menguntungkan AS. Ia menempatkan moralitas pribadi dan strategi nasional sebagai penentu utama kebijakan global Amerika. (vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hamza Abdelkarim Cetak Gol, Barcelona Buka Peluang Tim Utama
Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global
Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Hamza Abdelkarim Cetak Gol, Barcelona Buka Peluang Tim Utama

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Berita Terbaru

SPBU Pertamina melayani pengisian BBM untuk masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. ( AI INBRITA)

Ekonomi

Harga BBM Pertamina, Cek Daftar Lengkap Semua Wilayah

Kamis, 22 Okt 2026 - 05:00 WIB

Nasi goreng kencur kemangi yang gurih, harum, dan praktis untuk menu sehari-hari. ( Foto inbrita)

Kuliner

Resep Nasi Goreng Kencur Kemangi Gurih Praktis Rumahan

Kamis, 22 Okt 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi kode redeem FF 22 Oktober 2026 untuk pemain Free Fire yang ingin mencoba klaim hadiah gratis melalui situs resmi Garena.(AI INBRITA)

Game

Kode Redeem FF 22 Oktober 2026, Klaim Hadiah Gratis

Kamis, 22 Okt 2026 - 01:00 WIB