Cape Town, iNBrita.com – Seorang turis Inggris hilang saat mendaki di Afrika Selatan, dan warga setempat khawatir ia menjadi korban praktik perdukunan.
Lorna McSorley, 71 tahun, berlibur bersama pasangannya, Leon Probert, 81, di Ghost Mountain Inn ketika ia menghilang pada 27 September 2025, menurut laporan NDTV pada Senin (9/2/2026). McSorley memutuskan berjalan sendiri dan tampak santai dengan keputusannya, sambil mengenakan tas pinggang hitam.
“Aku tampak santai dan mengatakan tidak ingin diantar kembali ke hotel, jadi saya kembali makan siang,” kata Koos Prinsloo, petani yang ditemui McSorley, kepada The Times.
Probert mulai khawatir ketika istrinya tidak kembali dari perjalanan yang seharusnya hanya memakan waktu sekitar 90 menit. Setelah beberapa hari pencarian, pihak berwenang membantu Probert kembali ke Inggris. “Saya merasa bersalah karena, jika saya tetap berjalan bersamanya, kemungkinan besar tidak akan terjadi apa-apa,” ujarnya.
Penyidik menduga bahwa McSorley menjadi korban Muti, praktik perdukunan yang menggunakan bagian tubuh manusia untuk ritual. Beberapa warga di kota terdekat, Mkuze, menilai skenario itu masuk akal karena tidak ada permintaan tebusan.
Sumber lokal menekankan bahwa orang hilang secara misterius pernah terjadi di daerah tersebut, sehingga kekhawatiran akan pembunuhan ritual meningkat. Sementara itu, penyelidik paralel menganalisis data ponsel korban dan menemukan aktivitas mencurigakan di dekat lokasi kehilangannya. Polisi belum memberikan komentar resmi, dan hingga kini kasus ini tetap belum terpecahkan.
(vvr)














