Sungai Penuh iNBrita.com – Ustadz Guspiarman, S.Ag menyampaikan dalam acara Mutiara Pagi RRI Sungai Penuh, Minggu (21/9/2025), bahwa Nabi Muhammad SAW membawa umat manusia dari zaman gelap menuju terang serta membimbing manusia dari kebodohan menuju kepintaran.
Ustadz Guspiarman menegaskan, Allah SWT tidak pernah membeda-bedakan umat manusia, Allah melihat berdasarkan ketaatan.
Allah menegaskan setiap manusia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hanya ketakwaan membedakan manusia satu dengan yang lain.
Allah memberikan petunjuk kepada orang yang beruntung dan membiarkan orang yang merugi tetap tersesat, sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al-A’raf.
Rasulullah SAW memerintahkan manusia untuk berpegang pada Al-Qur’an dan hadis agar selamat dari kesesatan.
Ustadz Guspiarman menjelaskan tiga penyebab manusia tidak mendapat petunjuk Allah:
1. Lupa asal-usul
Banyak manusia menjadi sombong dan bertindak semena-mena karena melupakan asal-usulnya. Allah SWT berfirman dalam Surat Yasin ayat 77-78 bahwa manusia diciptakan dari setitik air mani. Namun, beberapa orang tetap bersikap angkuh.
2. Lupa pada diri sendiri
Orang yang selalu merasa benar dan membuka aib orang lain akan dilupakan Allah. Sebaliknya, Allah mengabulkan doa orang yang teraniaya. Oleh karena itu, manusia perlu melakukan introspeksi diri agar terhindar dari sifat tercela.
3. Lupa tanggung jawab kepada Allah
Manusia harus selalu mengingat kewajibannya kepada Allah SWT agar tetap berada di jalan yang benar.
Dengan memahami pesan ini, manusia dihimbau untuk selalu berpegang pada Al-Qur’an dan hadis, menjaga ketakwaan, serta melakukan introspeksi diri agar selamat di dunia dan akhirat.
(Eni Syamsir)









