Sungai Penuh, iNBrita.com – Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, menerima kunjungan silaturahmi Lembaga Kerapatan Adat 6 Luhah Sungai Penuh. Mereka datang bersama Ninik Mamak, Pemangku Adat, dan Tokoh Masyarakat, Kamis (29/…) di Rumah Dinas Walikota. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Silaturahmi ini bertujuan memperkuat hubungan pemerintah kota dengan lembaga adat. Acara juga menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan berbagai permasalahan pembangunan di wilayah 6 Luhah. Para peserta membawa isu beragam, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.
Walikota Alfin menekankan pentingnya dialog langsung dengan tokoh adat dan masyarakat. Ia mengatakan pemerintah kota harus mendengar suara rakyat agar pembangunan tepat sasaran. “Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen mendengar dan menindaklanjuti setiap aspirasi. Masukan Ninik Mamak dan Pemangku Adat sangat berarti untuk mewujudkan pembangunan adil dan berkelanjutan,” ujar Alfin.
Para tokoh adat juga memberikan masukan terkait program yang menyentuh masyarakat. Mereka menekankan pentingnya memperbaiki fasilitas publik, jalan, transportasi, serta layanan kesehatan dan pendidikan yang merata. Mereka mengingatkan pembangunan tidak boleh hanya fokus di pusat kota, tapi harus menjangkau seluruh desa dan kelurahan di 6 Luhah.
Alfin menyambut semua masukan dengan antusias dan berjanji menindaklanjuti setiap usulan. Pemerintah kota akan melibatkan lembaga adat dalam setiap tahap perencanaan pembangunan. Dengan cara ini, aspirasi masyarakat bisa terserap lebih efektif, dan pembangunan berjalan transparan serta partisipatif.
Silaturahmi diakhiri dengan suasana akrab. Para peserta berdiskusi, bertukar pandangan, dan mempererat tali persaudaraan. Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat. Dengan kolaborasi yang baik, pembangunan Kota Sungai Penuh akan lebih merata, adil, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.
(tim*)














