Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Getty Images/Sewcream

Foto ilustrasi: Getty Images/Sewcream

Jakarta, iNBrita.com  – Banyak orang menganggap rasa lelah, nyeri tubuh, atau perubahan kondisi fisik sebagai bagian normal dari penuaan, stres, maupun aktivitas sehari-hari. Padahal, sejumlah keluhan yang tampak biasa dapat menjadi sinyal awal penyakit serius, termasuk kanker.

Ahli onkologi Dr. Jad Chahoud mengungkapkan banyak pasien kanker baru menyadari gejala penyakitnya setelah berbulan-bulan mengabaikannya. Bahkan, pasien sering mengalami gejala tersebut jauh sebelum dokter menegakkan diagnosis, tetapi mereka mengaitkannya dengan faktor usia, tekanan pekerjaan, atau perubahan hormonal.

Karena itu, Dr. Chahoud mengimbau masyarakat untuk memperhatikan setiap perubahan tubuh yang muncul tanpa penyebab yang jelas dan berlangsung dalam waktu lama. Jika keluhan terus berlanjut selama beberapa minggu, masyarakat sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Untuk meningkatkan kewaspadaan, berikut lima gejala yang sering muncul tetapi kerap disalahartikan sebagai dampak kelelahan atau stres.

Kelelahan Berlebihan yang Tidak Kunjung Hilang

Biasanya, tubuh akan kembali bugar setelah seseorang beristirahat dengan cukup. Namun, seseorang perlu waspada jika rasa lelah terus muncul, semakin berat, dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Selain itu, kondisi tersebut dapat mengindikasikan beberapa jenis kanker, seperti leukemia, limfoma, kanker usus besar, dan kanker ginjal.

Berat Badan Turun Tanpa Sebab yang Jelas

Sebagian orang mungkin merasa senang ketika berat badan turun tanpa menjalani diet atau olahraga. Akan tetapi, penurunan berat badan hingga 5 persen atau lebih dalam waktu enam hingga 12 bulan tanpa alasan yang jelas dapat menandakan masalah kesehatan serius.

Tak hanya itu, kanker pankreas, paru-paru, lambung, dan kolorektal sering memicu penurunan berat badan secara drastis.

Perubahan Kebiasaan Buang Air Besar

Banyak orang menganggap perubahan pola buang air besar sebagai akibat pola makan yang kurang baik. Meski demikian, perubahan frekuensi, bentuk, ukuran, atau konsistensi tinja yang berlangsung terus-menerus perlu mendapat perhatian.

Sebagai contoh, tumor yang tumbuh di usus besar dapat menyempitkan saluran usus sehingga menghasilkan tinja yang lebih tipis atau pipih dari biasanya.

Gangguan Buang Air Kecil pada Malam Hari

Memang, banyak orang lanjut usia sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil. Namun, seseorang perlu segera memeriksakan diri apabila kondisi tersebut disertai darah dalam urine, nyeri saat berkemih, atau pancaran urine yang melemah.

Pasalnya, kanker kandung kemih, ginjal, maupun prostat dapat memunculkan gejala-gejala tersebut.

Nyeri Punggung yang Terus Memburuk

Sebagian besar kasus nyeri punggung muncul akibat gangguan otot atau postur tubuh yang kurang baik. Namun demikian, seseorang tidak boleh mengabaikan nyeri punggung yang berlangsung lama, muncul terus-menerus, dan semakin parah dari waktu ke waktu.

Lebih lanjut, kanker pada organ dalam seperti ginjal atau pankreas dapat menyebabkan nyeri punggung. Bahkan, penyebaran kanker ke tulang juga sering memicu keluhan serupa.

Pada akhirnya, Dr. Chahoud menegaskan bahwa proses penuaan normal tidak seharusnya menyebabkan penurunan kondisi fisik secara drastis dalam waktu singkat. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengenali setiap perubahan tubuh sejak dini dan segera mencari bantuan medis agar dokter dapat mendeteksi serta menangani penyakit lebih cepat.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Karhutla, Alfin, Sungai Penuh, Azhar, Kesiapsiagaan

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

Senin, 7 Sep 2026 - 18:00 WIB

Harga emas Antam dan emas Pegadaian turun pada perdagangan Senin, 7 September 2026.(Foto : M RISYAL HIDAYAT/kompas.com)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini Turun, Cek Antam Pegadaian

Senin, 7 Sep 2026 - 18:00 WIB

Peta sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menunjukkan pergerakan abu hingga wilayah Banten, Lampung, Bengkulu, dan Samudra Hindia.(Foto : Website BMKG)

Nasional

Abu Anak Krakatau Menyebar, Penerbangan Perlu Waspada

Senin, 7 Sep 2026 - 17:00 WIB

Sekda Kota Sungai Penuh Alpian saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (7/9/2026).

SUNGAI PENUH

Alpian Ingatkan ASN Jaga Disiplin dan Integritas

Senin, 7 Sep 2026 - 11:00 WIB

Motorola Edge 70 Plus resmi meluncur dengan kamera utama 200 MP dan layar AMOLED 144 Hz.(Foto : Motorola)

Teknologi

Harga Motorola Edge 70 Plus dan Spesifikasi Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 22:00 WIB